
malam pun sudah berganti menjadi pagi...
Nadia dan Roy pun sudah siap untuk berangkat ke kantor bersama ....
sesampainya di kantor mereka berdua mendapat ucapan selamat dari semua karyawan pak Roy....
ih yg habis tunangan nih sekarang lupa ya sama temennya yang jelek dan gendut !"Nita yang mencoba menggoda Nadia
ih apaan sih kamu Nita" aku gak bakal lupa sama sekali sama temen aku yang paling perhatian ini.
terus kenapa kalau tidak lupa, kalian berdua tidak mengundang pertunangan kalian.
kalau itu tanya saja sendiri sama bos kamu?" Nadia pun tersenyum pada Roy
iya maaf Nita emang kita tidak mengundang siapapun kemarin, karena kemarin acaranya yang buat mama dan papaku.
mereka berdua bikin kejutan buat kita berdua.
oh gitu...."! tapi aku senang melihat kalian berdua sudah bertunangan semoga kalian akan selalu bersama..
iya Nita mungkin kita dua hari lagi akan melangsungkan pernikahan kita?" Roy tersenyum melihat ekspresi wajah Nadia..
apa..! kalian berdua secepatnya akan segera menikah...?" Nita langsung terkejut mendengar ucapan Roy
iya dong Nita....!" Roy tersenyum
kamu harus datang ya Nita....? Roy pun berharap Nita datang.
pasti aku akan datang ?"Nita tersenyum melihat tingkah laku Nadia dan Roy yang selalu mesra di hadapan Nita...
selang beberapa jam mereka bertiga mulai beraktivitas seperti biasa lagi di kantornya Roy.
Ting....
suara ponsel Nadia bunyi tanda ada pesan masuk.
Nadia pun segera membuka ponselnya....
awas kamu Nadia .... kamu sudah merebut lelaki yang sudah sangat aku cintai.
tunggu saja aku tidak akan segan-segan membuat kamu menderita.
ya Tuhan siapa lagi ini .... apa ini nomor Sinta
apa ada wanita lain lagi yang suka dengan Roy.
aku harus selalu berhati-hati....
Nadia adalah wanita yang sangat kuat dan tegar.....
Hem....
ada apa sayang....ko sepertinya kamu seperti ada sesuatu yang kamu pikirkan...?" Roy bertanya...
oh tidak apa-apa ko mas aku sedang memikirkan pernikahan kita nanti....
jangan khawatir sayang semua akan baik-baik saja...
iya aku tau mas, tapi yang aku takutkan.... sama orang yang tidak suka sama aku mas!"
tenang saja aku akan mempersiapkan segala sesuatunya supaya mereka tidak bisa melakukan apapun kepada kita....?"
oh ya mas ini berkas yang harus kamu tanda tanganin...!" Nadia menyerahkan sebuah berkasnya
oke ....! mksih Nadia
iya sama-sama mas....?"Nadia pun sangat mengagumi calon suaminya, yang sudah sangat perhatian padanya.
namun tiba-tiba lamunan Nadia di kejutkan dengan kedatangan wanita yang tak di harapkan oleh Nadia....
Sinta....! hatinya Nadia semakin geram,melihat gadis yang suka menggoda calon suaminya itu.
ngapain dia masuk ke ruangan mas Roy....? hatinya bertanya-tanya.
Nadia yang tadinya mau menuju ke ruangannya Roy..., langkah kakinya tertahan, karena Nadia mendengar ponselnya berdering....
halo,...siapa ini?Nadia bertanya kepada orang yang menelponnya.
halo....maaf ini mbak Nadia ya? si penelepon
iya Bu betul,...ada apa ya Bu? Nadia sangat penasaran dengannya.
maaf mbak Nadia ...aku tetangga nenek kamu di kampung,saya mau ngasih tau...!"
iya ada apa ya Bu...? Nadia semakin bingung
__ADS_1
nenek mbak Nadia mendapat kecelakaan mbak,dan nyawanya tidak bisa tertolong!"
"apa" kecelakaan? Nadia pun sangat terkejut dan langsung menuju ke ruang Roy....sambil menangis dan berlari....
Nadia buka pintu tanpa mengetuknya terlebih dahulu...
mas Roy.....!" namun apa yang di lihatnya, Nadia tidak menyangka apa yang terjadi di dalam ruangan Roy....
Roy yang sedang berpelukan dengan Sinta...dan Roy pun tanpa menolak Sinta untuk melepaskan pelukannya....
Roy pun sangat terkejut melihat Nadia yg sudah melihat adegan mereka berdua ...
Nadia pun segera pergi dan berlari menuju ke jalan dan menyetop taksi.
Roy segera pergi berlari mengejar Nadia....
Nadia....Nadia....tunggu .....
Nadia.... Nadia...... tunggu dengarkan penjelasan dari aku.....
Nadia.....
namun Nadia tetap pergi naik taksi.....Nadia yang sudah memutuskan untuk segera langsung pulang kampung ....
untuk menemui neneknya untuk terakhir kalinya.... sebelum di kubur.
mas Roy maafkan aku....,?" kenapa kamu tega di saat aku sedang berduka seperti ini.
aku tidak menyangkah mas ...kamu bisa melakukan itu, sedangkan kamu sudah bertunangan dengan aku ....
apa sih mas salah aku....."! Nadia hatinya sangat hancur hari ini....
Roy pun segera menyusul namun sia-sia,taksi yang di tumpangi Nadia sudah tidak bisa di ikuti,Roy kehilangan jejak ....
Nadia maafin aku....angkat telpon aku Nadia,aku akan jelaskan semuanya.
balas SMS aku Nadia....
Roy pun sangat khawatir dengan keadaan Nadia....
kamu di mana sayang...
jangan buat aku begini sayang....
namun tiba-tiba Nadia mendengar suara ponselnya berdering...
Nadia segera melihat nama yg tercantum di ponselnya.
ternyata mas Roy yang memanggilnya....
namun Nadia sudah tidak semangat untuk mengangkat telpon darinya....
maafkan aku mas....!" Nadia segera mematikan ponselnya.
uwek..... uwek....uwek
kenapa non...?" supir taksinya bertanya
enggak apa-apa pak, mungkin cuma masuk angin aja pak...." maaf ya pak?"Nadia pun merasa sangat tidak enak dengan supir taksinya.
pak tolong anterin aku ke alamat ini ya pak?"Nadia memberikan secarik kertas kepada supir taksi.
baik non....?" supirnya pun mau mengantarnya.
terimakasih ya pak....? sama-sama non!"
beberapa jam kemudian Nadia akhirnya sampai di rumah neneknya....
Nadia yang sudah sangat lelah dan sangat terpukul dengan kejadian neneknya,Nadia merasa sangat lemas melihat di rumah neneknya sudah banyak orang pelayat.....
nenek ...jangan tinggalin Nadia nek....
Nadia sudah tidak punya siapa-siapa lagi....
hanya nenek yang aku punya....
tapi sekarang nenek pergi ninggalin Nadia untuk selamanya....
maafin Nadia ya nek....
mata Nadia pun berkunang-kunang .... akhirnya Nadia pingsan saat melangkahkan kakinya menuju ke jenazah neneknya yang sedang di bacakan doa oleh para tetangganya....
Nadia....para tetangga segera mengangkat tubuh Nadia di bawa ke dalam kamar, untuk segera di beri pertolongan supaya cepat sadar dari pingsannya.
mbak Nadia.... Alhamdulillah kamu sudah sadar....kamu harus kuat dan ikhlas ya atas kepergian nenek kamu....
__ADS_1
iya Bu terimakasih atas semuanya , ibu-ibu sudah sangat membantu mengurus jenazah nenek saya ...
iya sama-sama Nadia....itu semua sudah kewajiban kita, untuk membantu warga yang sedang terkena musibah....
kalau begitu ibu mau kedepan dulu ya....!" akhirnya para ibu pun meninggalkan Nadia sendiri di kamar.
Nadia menangis lagi Nadia sangat kehilangan sesosok seorang wanita tua yang sudah sangat sabar membesarkan dia.
dia adalah neneknya....
maaf mbak Nadia.... jenazah akan segera di makamkan.
oh iya Bu...maaf!"
Nadia pun segera keluar dari kamarnya, untuk melihat wajah neneknya untuk yang terakhir kalinya....
nenek Nadia sangat sayang nenek....
kenapa nenek tinggalin Nadia...
nenek bangun....nenek pasti seneng lihat Nadia sudah kerja....
nenek ....nenek....nenek.....
hikhikhik.... jangan tinggalin Nadia nek.....
Nadia terus menerus menangis tanpa henti....
Nadia.... sudah kamu harus ikhlas dan kuat ....
nenek kamu sudah tenang dan sudah bahagia di surga sana.
kamu harus mengikhlaskan kepergian nenek kamu ya....
kasihan nenek kamu kalau kamu menangis terus menerus begini....
nenek kamu ikut sedih di sana....
makasih ya Bu....
iya Bu.... Nadia sudah ikhlas nenek pergi....semoga nenek akan mendapatkan tempat yang lebih baik di sana,surga sudah menanti nenek di sana....
air mata Nadia pun terus menerus mengalir deras membasahi pipinya yang putih mulus itu....
akhirnya jenazah di bawa ke makam,Nadia ikut ke pemakaman ...
setelah selesai di kubur.... orang-orang pun segera pergi dari sana....
Nadia hanya seorang diri di makam neneknya...
dia masih menangis dan merasa bersalah karena Nadia selama ini kurang perhatian dan tidak bisa menjaga neneknya.
nek...aku ingin ngasih tau, kalau Nadia sudah bertunangan nek,...
nenek tau enggak.... calon suami Nadia adalah lelaki yang baik dan sangat tampan.
Nadia pun tersenyum dan menangis terus menerus di atas makam neneknya....
namun tiba-tiba ....
Nadia di kejutkan dengan sesosok lelaki tampan yang sudah lama berdiri di belakang Nadia.
mbak....!"lelaki itu menyapanya.
Nadia segera menoleh ke arah lelaki itu" penasaran
iya mas.... maaf anda siapa?" Nadia bertanya
oh maaf mbak ...kenalin namaku Haris....?" lelaki itu memperkenalkan diri
aku ini yang selalu menemani nenek kamu mbak!" namun untuk hari terakhirnya aku tidak bisa melihatnya.
maksud kamu apa?" Nadia sedikit tidak percaya dengan orang asing yang baru di kenalnya
maaf mbak Narika....? lelaki itu meyebut Nadia, narika....
"apa" Narika...?" siapa Narika itu? Nadia bertanya..."
bukannya mbak ini namanya Narika....!"
nama aku bukan Narika,tapi Nadia!"
masa sih mbak....?" aku yakin mbak ini mbak Narika...?" ih kamu ini sudah jangan buat aku tambah stress
aku Nadia....titik!" Nadia pergi meninggalkan lelaki tampan itu.
__ADS_1