
Nadia dan Roy meluncur ke sebuah rumah makan yang sangat besar....
Roy memang punya sikap yang dingin namun punya hati yang baik.
Nadia yang selalu mengikuti pak roy...menjadi bahan perbincangan orang-orang yang ada di sekitarnya.
Nadia yang selalu menjadi perbincangan mereka,Nadia sangat tidak nyaman,Roy pun mengerti apa yang di rasakan oleh Nadia...
Nadia jangan kamu menghiraukan perkataan mereka,kamu harus tetap tenang....
Roy yang sedikit memberi saran pada Nadia, sehingga Nadia menjadi sedikit tenang....
Nadia kamu ini gadis yang sangat cantik dan sempurna.
Roy yang sedikit sedang memikirkan Nadia.
pak Roy....pak .....oh iya maaf.." itu pesanan makanannya sudah datang...pak Roy kenapa?
tidak apa-apa,ayok kita makan....iya pak.
Nadia yang memperhatikan pak Roy dari tadi,...sikap pak Roy sepertinya sedikit berbeda.ada apa ya....!
permisi pak Roy aku mau ke belakang sebentar...
Roy pun tetap saja diam...dan memperhatikan langkahnya Nadia yang pergi meninggalkan dia sendiri.
semua orang sangat memuji kecantikannya... benarkah dia gadis yang cantik dan sempurna....ah kenapa aku memikirkan Nadia.
maaf pak Roy ... kalau lama menunggu...iya tidak apa-apa....
ayok sekarang kita harus pergi ...takut kita telat....baik pak...
Nadia yang begitu mempesona selalu menjadi perhatian orang-orang di sekitarnya, terutama kaum lelaki.namun Nadia bersikap selalu tenang dan tersenyum manis.
maaf pak roy....aku sedikit mau bertanya...apa ada yang salah dengan wajah dan penampilan aku ya....
tidak ... kenapa....tidak apa-apa,cuma nanya saja.
mereka berdua naik lif,di dalam lif mereka hanya berdua tanpa ada orang lain di dalam lif itu....Roy dan Nadia saling menatap tanpa ada kata-kata yang terucap dari mulut mereka berdua.
akhirnya Nadia dan Roy sampai tempat yang di tujuh mereka.
maaf pak kita berdua telat....iya tidak apa-apa....
rekan bisnis pak Roy pun melihat Nadia sangat terpesona dengan kecantikannya Nadia.
__ADS_1
oh ya maaf pak kenalin dia ini sekertaris baru saya....oh sekertaris kamu pak Roy....saya kira.....hahaha....calon istri kamu hahaha.... mereka berdua saling menatap....dan tersenyum....
kenalin nama saya Nadia,...nama saya Martin.
mereka bertiga saling tertawa....
akhirnya mereka bertiga mulai membahas mengenai pekerjaannya.
Nadia yang selalu memperhatikan pak Roy dalam memberi pengarahan.." Nadia sangat kagum pada pak Roy...dia sangat berwibawa sekali di hadapan rekan bisnisnya.
pak Roy memang sangat berbakat dalam bidang berbisnis.
setelah beberapa jam kemudian meeting pun selesai.... tiba-tiba pak Martin menatap Nadia dengan wajah yang penuh arti.
Nadia sangat tidak nyaman saat di tatap oleh pak Martin.....
Nadia apa besok siang kita bisa bertemu.... untuk apa ya pak " ya untuk sekedar makan siang saja dan ngobrol santai gitu saja... bagaimana anda bisa..! maaf pak Martin sepertinya besok mungkin tidak bisa,besok saya banyak sekali kerjaan pak, mungkin lain waktu saja pak Martin..! oh begitu baik kalau begitu...saya pamit duluan.... terimakasih pak Roy untuk kerjasama....iya sama-sama pak Martin.
Roy pun merasa sangat heran pada pak Martin, kenapa dia ngajak janjian sama Nadia,apa pak Martin bener-bener suka sama Nadia.
Roy menatap wajah Nadia dengan penuh arti.
pak Roy kenapa menatap aku seperti itu....ada apa dengan dia.
pak Roy pun jadi salah tingkah di hadapan Nadia.
Hem....pak Roy kenapa si bikin aku selalu penasaran.
Nadia ayok kita harus segera kembali ke kantor, karena di sana sudah ada pak Robby dan ibu Lusi yang menunggu kita.
Nadia yang belum tau siapa pak Robby dan Bu Lusi itu,Nadia segera siap-siap untuk kembali ke kantornya.
Nadia yang berjalan sambil melamun, tiba-tiba ada motor yang lewat ke arah Nadia,Roy yang melihat Nadia mau tertabrak motor,roy langsung lari."....Nadia awas....!
Nadia langsung terkejut setelah menengok ke arah Roy....Nadia yang berteriak.....tidak.....! Roy yang sampai langsung menarik tangan Nadia...." awas....!
akhirnya mereka berdua saling terjatuh.......
aduh....Nadia yang melihat pak Roy di sampingnya,... langsung membantu membangunkannya.." pak Roy tidak apa-apa ?
iya aku tidak apa-apa" maafin Nadia ya pak.... gara-gara aku,pak Roy jadi hampir celaka.
sekali lagi aku mohon maaf ya pak....? iya sudah tidak apa-apa....aku mau tanya sama kamu... kenapa kamu jalan sambil melamun"....apa yang sedang kamu pikirkan,...? maaf pak Roy aku sedang tidak fokus saja....
kalau begitu ayok kita harus segera pergi dari sini...iya pak Roy....
__ADS_1
mereka berdua pun meluncur kembali ke kantornya.
mereka berdua saling terdiam, tiba-tiba ponsel Nadia bunyi, tanda pesan masuk."
Nadia pun segera membuka pesan di ponselnya....
hai Nadia cantik....aku sangat suka dengan penampilan kamu,aku harap suatu saat nanti,kamu tidak akan pernah menolak aku.
wajah Nadia berubah menjadi sedikit pucat.... merasa takut.... setelah membaca pesan di ponselnya.
siapa yang kirim pesan ini ....
wajah Nadia ko berubah jadi pucat, setelah membaca SMS
Nadia kamu kenapa...apa ada yang menggangu kamu,...tidak pak Roy"....
sepertinya Nadia menyembunyikan sesuatu dari saya.
Roy yang Diam-Diam sedang memperhatikannya, begitu ingin tau apa yang terjadi pada Nadia....
akhirnya mereka berdua sampai di kantornya.
Nadia yang tersenyum melihat Nita yang menatapnya dengan tatapan matanya yang penuh arti...
hai Nita kamu kenapa menatap aku seperti melihat hantu.... hehehe... mereka berdua saling tertawa....ih Nadia kamu ini sangat serasi sekali kalau lagi jalan bareng pak Roy, kalian berdua seperti sepasang kekasih.....
ih Nita apaan sih.... sudah komentarnya" ya sudah aku mau masuk dulu ke dalam....
hai roy.....Hai Nia....apa kabar ? baik"
Nadia yang melihat wanita yang datang menghampiri Roy dan memeluknya,Nadia pun sedikit kecewa dengan pak Roy.
Nadia pun langsung menuju ke ruangannya.karena Nadia sangat kesal sama pak Roy.
ih kenapa aku jadi mikirin pak Roy.... mendingan aku fokus kerja.
Nadia pun segera fokus menyelesaikan tugasnya,pak Roy dengan wanita itu pun datang untuk masuk dalam ke ruangan pak Roy, Roy menatap wajah Nadia....namun Nadia tetap menundukkan kepalanya fokus dengan komputer di depannya.
memang Nadia sengaja tidak menghiraukan pak Roy ...
kenapa pak Roy masih tetap menatap aku di sana....ih bikin aku tidak nyaman saja.mending aku pura-pura pergi ke belakang saja kali ya...
Nadia kenapa kamu cuek sekali,ada apa dengan kamu....aku suka banget dengan penampilan kamu yang sempurna seperti itu.
akhirnya Nadia berlalu dari tatapan pak Roy.
__ADS_1