Broken Heart Merenggut Mahkotaku

Broken Heart Merenggut Mahkotaku
Berdua Saja


__ADS_3

lamunan ela pun terhenyak, Setalah menunggu hampir 1 jam akhirnya nabil pun datang , di depan kampus dia menyandarkan motornya. dan kemudia menelfon ela yang pasti sedang menunggu nya. dan handphone ela pun berdering..


" Asaalamualaikum... hi... dimana? aku udah sampai nih. tegas nabil sambil senyum di balik pembicaraan dari handphone nya


" aku lagi di kantin mas, kesini saja sembari minum jus " jawab ela dengan riang dan tersenyum


" okee aku. kesitu ya...assalamualaikum" sembari menutup telfonnya


" di tunggu mas, waalaikumsalam" jawab ela dengan lembut


akhirnya nabil pun berjalan menuju kampus ela dan langsung menemui ela di kantin.


lalu dia pun menjumpai ela yang sedang duduk di. pojokan kantin sembari minum jus alpukat. dan terlihat di meja nya ada 2 jus yang sudah di pesan. dan ternyata ela sudah memesankan untuk nabil.


" hey... maaf jadi lama yah tunggu nya" sembari senyum mengarahkan pandangan ke ela


" gpp mas, aku. udah selesai semua kok, tinggal nyantai di kantin sambil nunggu kamu, ehh aku udah pesenin mas jus nih. sama kaya aku, suka ga alpukat? " tanya ela


sembari melempar senyuman manis nya


" oh makasih jusnya,, iyaa suka kok"


jawab nabil dengan pelan


lalu nabil pun duduk berdua dengan ela, dia pun ngobrol banyak sembari ketawa bersama nya. mereka kelihatan sangat senang, dan menikmati obrolan demi obrolan. dan becanda bareng seakan semua permasalahan bisa terlupakan. karena ke intim an berdua asyik ngobrol.


sampai pada di mana nabil membahas perjodohan dengannya yang di lakukan kedua orang tuanya .

__ADS_1


" ehhm ... ela boleh nanya sesuatu ga? " ucap nabil dengan penuh hati hati


" boleh mas, mau tanya apa? ". ungkap ela


" senenarnya kamu setuju nggak sih dengan perjodohan yang orang tua kita lakukan? " tegas nabil dengan pandangan ke ela


" yaa setuju saja sih mas, karena aku nggak ingin mengecewakan orang tua dan aku ingin berbakti kepadanya, toh sampai saat ini aku liat mas nabil sepertinya orangnya baik ya? " Ucap ela dengan tertawa dan melempar senyum ke arah nabil


nabil pun ikut tersenyum mendengar kata kata ela yang sedang memujinya. dia seolah membenarkan bahwa dirinya. juga setuju tentang perjodohan itu.


namun ela pun kembali bertanya dan meminta nabil untuk menjawab sesuatu dengan sejujurnya.


" Mas... gantian aku yang nanya yah, kalau mas apa mau sama aku?, kalau mas udah tau seutuhnya aku seperti apa?, memang mas mau nerima? dan selama mas udah kerja ada tidak cewe yang deket dengan mas? ". tanya ela dengan serius


" hmmm.... insyaa Allah mau jika memang sudah kehendakNYA, dari dulu aku belum pernah pacaran. ya deket sewajarnya saja. deket biasa namun belum pernah pacaran. dan sampai saat ini. aku udah kerja pun, aku masih sendiri" jawabnya dengan senyum an.


" deg deg deg.. ".


dalam hatinya pun berbisik,


Maa syaa Allah .. dia anak yang sholeh, yang berbakti. ke orang tua dan pergaulannya pun sangat terjaga,


sedangkan aku??


Aku wanita sudah kotor, aku sudah hina. bahkan kesucianku di renggut oleh laki laki yang baru aku kenal. bukan buat suamiku. sembari menahan bulir bulir air mata . agar jangan sampai terlihat menangis di hadapan nabil.


" Maa syaa Allah mas,, terjaga sekali pergaulanmu ya" sembari menatap nabil dengan hangat.

__ADS_1


nabil pun membalas senyuman ela dengan tatapan mesra nya


lalu ngobrol pun berlanjut, sampai pada akhirnya mereka sama sama sepakat untuk berkarir dulu, dan ela pun harus menyelesaikan kuliahnya dulu. tanggung jawab saat ini adalah selesai kuliah dulu. agar jika sudah lulus kuliah ela bisa bekerja menjadi guru dan itu lah harapan keluarganya.


setelah selesai mengobrol mereka pun bergegas untuk pulang.


dan nabil pun ijin untuk mengantarkan ela sampai ke rumahnya dengan selamat.


" mas yuks pulang, kayaknya sudah semakin siang nih,, biar ga kesoran" ungkap ela seraya melihat ke arah jam tangannya


" ayoo aku anter ya" sembari menatap ela


"aku pulang sendiri aja mas naik angkot" ucap ela memandangnya


" ee tidak usah, aku anter aja ya, biar mastiin sampai rumah" dengan pandangan romantis


" iya mas" jawab ela dengan suara pelan.


dalam hati ela sangat senang dan beruntung sekali bisa dekat dengan mas nabil. karena


dia orang nya sangat penyayang dan sangat peduli. bahkan ke aku aja dia begitu pedulinya.


lalu apa yang terjadi??


BERSAMBUNG.....


NOTE: salam hangat dr Author ya.... 😍🥰

__ADS_1


tolong bantu komen dan like yuks kak. ikuti terus ya kak update an selanjutnya


update setiap harii...


__ADS_2