
Dan akhirnya mereka pun Dinner bareng, sembari menyantap makanan yang baru di hidangkan, merekapun sedikit bercerita tentang masa masa dulu sewaktu sekolah menengah Atas atau SMA.
Nabil pun flashback lagi masa masa SMA nya yang sampai saat ini masih membuatnya Happy dan ceria. Dengan antusias Nabil pun menceritakan semua masa lalu sewaktu masih menjadi siswa SMA.
" eh.. dulu SMA nya di mana dik". kenapa dari dulu aja kita nggak ketemu ya? kalau dulu kita sudah kenal pasti kan bisa lebih dekat sekarang". Tegas Nabil ke Ela dengan exspresi ceria.
Spontan Ela kaget dan matanya langsung terbelalak ke arah Nabil, karena Ela sebenarnya terlalu sensitif kalau mengusik ke masa masa SMA, karena flash back ke masa masa itu pasti membuatnya sakit hati dan penyesalan yang dalam di lubuk hatinya.
" ehm... iya mas, kenapa? ". jawab Ela dengan nada tegang
" kamu kenapa dik? kok aku tanya masa masa SMA kelihatan nya kamu tegang begitu". kata nabil sembari menyantap makanan nya
" enggak apa mas, its okay
kalau dari dulu kita ketemu dan kita sekolah bareng , udah pasti kamu naksir aku mas" . celetuk ela dengan tertawa sembari melihat ke arah Nabil.
"bisa jadi ya... "-
jawab Nabil singkat sembari melempar senyum ke arah ke Ela
" Dulu SMA kamu punya pacar ga mas? ". Tanya Ela ke Nabil dengan penuh penasaran.
sebenernya ini ke dua kalinya Ela menanyakan perihal yabg sama tentang masa lalu Nabil. tapi Nabil selalu berusaha jujur dengan semua jawabannya.
__ADS_1
" Kan sudah aku bilang, aku belum pernah pacaran ". jawab Nabil dengan nada pelan
" Emang dulu kamu nggak pengen pacaran mas? kan masa masa SMA serba ingin tahu dan mencoba ini itu". tanya Ela kembali sembari penuh rasa penasaran
" enggak dik, dulu mas mikirnya sekolah dulu, seneng seneng. dulu sama teman teman, ke sana kemari... dan dulu itu, Mas seneng banget main basket, yah olah raga apapun mas suka..makanya nggak mikir pacaran dulu". Dengan Nada Nabil yabg pelan namun penuh keyakinan ke Ela.
Ela pun seolah tertampar dengan kata kata Nabil, Pengakuan yang begitu jujur apa adanya , dan tidak ada kebohongan di matanya, sedangkan aku???
Hati nya terus berkecamuk, terus berontak , Ela merasa perempuan yang kotor dan tidak pantas bersanding dengan Mas Nabil. karena pengakuan Nabil yang begitu Tertata dalam pergaulan, berbanding terbalik dengan pergaulan Ela saat SMA.
" eh cerita dong.. kalau kamu gimana dik? pas SMA punya pacar tidak? sejak SMA kan katanya kamu ngekos ? sama siapa aja di kost mu dik?". tanya Nabil dengan penuh rasa ingin tahu an
" iya mas , dulu aku ngekos, sendiri sih. jadi kostnya tuh deket sama sekolah gitu, iyaa dulu aku pernah punya pacar, Tapi nggak lama kok. Setelah itu kita putus dan tak pernah komunikasi lagi". jawab ela pelan dan seolah tetap tenang dengan menjawab pertanyaan ke Nabil .
tanya nabil sembari penuh penasaran
" udahlah mas, nggak penting bahas itu lagi, dan aku oun sudah tidak mau mengingat ingat masa lalu lagi" .
dengan nada pelan dan sembari menunduk
Dan Nabil pun tak lagi membahasnya, Nabil tahu betul, mungkin itu adalah privacy nya yang perlu di jaga.
Sempat ela mengutarakan yang sejujurnya, Dia ingin mengakhiri kebohongan ini dan mengawali ke masa depan bersama Nabil. dengan kejujuran. Namun mulut Ela merasa masih kaku untuk mengungkapkan yang sejujurnya, Ela sudah berniat , suatu nanti dia harus berkata jujur padanya, karena dengan kejujuran dan saling terbuka itu nanti yang akan menjadi jembatan mereka dalam meniti ke gerbang yang lebih serius lagi.
__ADS_1
Sembari menikmati malam malam nya, Handphone Ela pun berdering, Ternyata mama menelfon nya.
" Assalamualaikum.. nak kamu dimana? kok belum pulang? ".
tanya mama dengan penuh penasaran dan rasa khawatir
" waalaikumsalam ... iya ma. maaf Ela belum sempet kasih kabar mam , ini ma Ela lagi malam sama Mas Nabil di Mall yang deket dari kampus ma". jawab ela dengan suara pelan
mama nya mendengar dibalik telfon sembari tersenyum.
" Mama merasa senang nak, akhirnya kalian semakin dekat ya, semoga kalian menjadi semakin kenal satu sama lain dan di mudahkan jalan ke depannya " tegas sang mama sembari tersenyum di balik telfon nya.
" husst... udah ma, iyaa iya Assalamualaikum ma". jawab ela sembari buru buru menutup telfonnya
lalu apa yang terjadi??
BERSAMBUNG.....
NOTE: salam hangat dr Author ya.... 😍🥰
tolong bantu komen dan like yuks kak. ikuti terus ya kak update an selanjutnya
update setiap harii...
__ADS_1