
Ela pun seolah tak faham dengan maksud Nabil
dan menanyakan ulang perihal itu
akhirnya Nabil pun berkata jujur ke Ela, kalau dia meminta ijin memanggil dengan panggilan sayangnya.
" Boleh aku panggil kamu dengan sebutan dik... ".
tanya Nabil dengan pelan sembari menatap wajah ela
" Kenapa mas mau memanggil aku dengan sebutan begitu? ". tegas ela ke Nabil sembari menatapnya
" ya aku mau kita biar lebih akrab, di biasakan saja manggil dengan itu biar nggak kaku" ucap nabil ke ela dengan perasaan bergetar nya
ela pun menggangguk bertanda setuju dengan perkataan nabil kepadanya
" iya mas".
jawab ela pelan
Dan akhirnya keduanya pun kini memanggil dengan sebutan yang lebih akrab layaknya pasangan.
__ADS_1
lalu sembari menunggu makan datang, Ela pun menanyakan sesuatu ke Nabil dengan keseriusannya tentang perjodohan yang orang tuanya lakukan.
" mas... aku mau tanya, kenapa kamu langsung setuju saja ketika orang tua kita menjodohkan kamu sama aku, padahal kita kan sebelumnya tidak pernah saling kenal dan baru banget pertama bertemu".
" ya aku percaya saja ke orang tua. Karena jika orang tua memberikan kepada anaknya pasti sesuatu yang terbaik, dan aku percaya akan hal itu, dan di samping itu pula, mas juga terus memohon ke Allah, jika memang kamu jodoh yang di takdir kan Allah untukku maka Allah pun akan memberi kemudahan buat semua nya". jawab nabil yang begitu cermat dan menatap Ela
Ela pun tercengang dengan jawaban nabil yang seperti itu. dia seolah menerima semua takdir yang sudah di tetapkan Allah untuknya.
" Tapi apa kamu yakin ke aku mas? kalau aku ini wanita baik baik? aku ini pantas bersanding denganmu? ".
tanya Ela lagi ke Nabil sembari meyakinkan
" kenapa kamu tanya gt dik? ". tanya nabil nimpalin kata kata ela
" emm... kalau seandainya aku pernah melakukan dosa yang hina apa kamu mau memaafkan aku mas? apa kamu tetap mau menerima aku sebagai calon pendampingmu? ". kata Ela dengan sungguh sungguh
" Ya dosa apa dulu, kan semua orang juga pernah melakukan dosa". jawab Nabil dengan senyum tipis
Ela pun berfikir , apakah saat ini adalah waktu yang tepat buat terus terang ke nabil , sebelum kita melangkah di bahtera runah tangga yang sedang. kami rencanakan. seolah perasaan itu menggelayuti batin ela.
Sejujurnya Ela ingin sekali berterus terang ke nabil tentang masa lalu nya. Namun Ela pun tak. kuasa untuk menceritakannya, dia seolah masih takut akan kenyataan yang terjadi dan respon dari Nabil yang pasti akan kecewa terhadapnya...
__ADS_1
"iya pasti mas, semua orang punya dosa. Tapi dosa apa dulu yang pernah di lakukan" tegas ela lirih sembari menatap ke bawah tidak menatap nabil
" Apapun dosa yang kamu lalukan dahulu, sebelum aku mengenalmu, iti. urusanmu dengan sang pencipta, kalau aku pribadi lebih melihat hatinya dan sejauh mana dia bisa berubah menjadi lebih baik lagi". jawab Nabil dengan penuh keseriusan
mendengar kata kata nabil seperti itu, hati Ela pun makin berdecak kencang, seolah ada sinyal kuat yang memungkinkan Nabil menerima Ela walau dengan masa lalu ela yang kurang baik.
ela hanya tersenyum mendengar kata kata Nabil yang barusan di ungkapkan.
dalam hati nya pun berbisik..
" Ya Allah.. jika memang dia jodohku. Mudahkan aku untuk terikat kepadanya, berikan aku kesanggupan untuk bisa berkata jujur tentang masa lalu ku. "
" Ya sudah kita makan dulu yuks, udah dateng nih makanan nya". ucap Nabil sembari menata Sendok ke piringnya
lalu apa yang terjadi??
BERSAMBUNG.....
NOTE: salam hangat dr Author ya.... 😍🥰
tolong bantu komen dan like yuks kak. ikuti terus ya kak update an selanjutnya
__ADS_1
update setiap harii...