
Suga : "Aku mau bilang, sebenarnya aku sudah menyukaimu saat pertama kali aku melihatmu" .
Lina : "Hee?" (heran bercampur kaget)
Suga : "Maukah kamu menjadi kekasihku?" .
Lina : "Sebenarnya aku juga mempunyai perasaan yang sama kepadamu" .
Suga : "Jadi, apakah kamu mau menjadi kekasihku?" .
Lina : "Tentu" . (sambil menunjukkan senyumnya semanis mungkin)
AHAHAHA SELAMAT YA!!! -Suara para member BTS
Suga : "Eh dari tadi kalian mengintip? Sangat tidak sopan" .
Jimin : "Ya enggak apa apa kann, dan selamat untuk kalian!" .
Lina : "Ahahaha, kalian jahat sekali" .
RM : "Maafkan kami" .
Suga : "Yasudah tidak apa apa" .
Jin : "Btw traktir kami makan dong" .
Jungkook : "Nah bener tuh" .
Suga : "Nanti saja ah" .
Jin : "Ish pelit" .
Lina : "Biar aku saja yang traktir kalian semuanya" .
Jin : "Aaa Lina baik sekali, tidak seperti Suga" .
Suga : "Apa yang kalian bilang?!" .
Jin : "Emang bener kok" .
Suga : "Yasudah biar aku saja yang traktir makan" .
Jin : "Nah gitu dong, dari tadi kek" .
__ADS_1
Saat mereka berbincang bincang, Jimin keluar dari rumahnya dengan cara mengendap ngendap agar tidak diketahui oleh para member BTS yang lain dan Lina.
Lalu masuk ke rumah Kia, pada saat itu rumah Kia tidak terkunci dan Jimin menyelonong masuk ke rumah Kia tanpa seizin Kia terlebih dahulu.
Setelah Jimin masuk ke rumah Kia, dia masuk ke dapur, saat itu Kia sedang membuat makanan lalu Jimin menghampirinya.
Jimin mengambil pisau yang berada di dapur Kia dan mengarahkannya ke leher Kia.
Entah mengapa sikapnya menjadi begitu menyeramkan bagiku, Jimin yang lama telah hilang menurutku.
Lalu aku bertanya pada Jimin.
Kia : "Ada apa denganmu Jimin? Kenapa sikapmu menjadi seperti ini?" .
Jimin : "Maaf saja ya aku memakai cara ini" .
Kia : "Memangnya ada apa?" .
Jimin : "Aku ingin bilang sesuatu padamu" .
Kia : "Memangnya kamu mau bilang apa padaku sampai sampai kamu melakukan cara seperti ini? " .
Jimin : "Aku hanya ingin kamu menjadi pacarku" .
Kia : "Kenapa kamu memakai cara ini hanya gara gara kamu ingin bilang seperti itu padaku?" .
Kia : "Tetapi aku tidak menyukaimu" .
Jimin : "Aku tahu jawabannya, makanya aku melakukan cara ini " .
Kia : "Jadi?" .
Jimin : "Kalau kamu menolaknya aku akan membunuh sahabatmu" .
Kia : "Membunuh?" .
Jimin : "Ya!" .
Kia : "Oh tidak apakah itu Lina?" .
Jimin : "Itu saja yang aku tahu" .
Kia : "Baik baik, aku akan menerimamu" .
Jimin : "Bagus, dan jangan pernah kasih tau siapa siapa" .
Kia : "Baik baby" .
__ADS_1
Jimin : "Oh my luv" . (berubah menjadi Jimin yang dulu, dan dia menaruh pisau ditempatnya semula)
Kia : "Eh kalau begitu lebih baik kamu keluar dari rumahku, nanti dikira apa apa nanti" .
Jimin : "Iya iya, dan aku punya berita kalau Suga dan Lina sudah berpacaran" .
Kia : "Whoa baguslah" .
Jimin : "Ahahaha iya" .
Kia : "Btw cepat keluar dari rumahku" .
Jimin : "Ah kamu kasar sekali" .
Kia : "Cepat keluar dari rumahku ya zeyeng" .
Jimin : "Iya iyaa my luv" .
Lalu Jimin keluar dari rumah Kia dan dipergoki oleh para member BTS dan Lina.
RM : "Sedang apa kamu dirumah Kia berdua?" .
Jin : "Ya, sedang apa kamu?" .
Jimin : "Nih aku kenalkan ya, Kia itu pacarku" .
V : " ... " .
RM : "Benarkah itu Kia?" .
Kia : "Huh, y a ya itu benar" .
V terkejut akan hal itu, dia berlari kerumahnya dan menuju ke kamarnya.
Dikamarnya V menangis seperti anak laki laki berumur lima tahun yang tidak dibelikan mainan oleh orang tuanya.
Jungkook yang melihat sikap V tadi tahu, kalau V itu sebenarnya menyukai Kia dari sejak mereka bertemu.
Sukai novel buatanku ya:)
Tq❤️
__ADS_1