BTS My Soulmate?

BTS My Soulmate?
Episode 8


__ADS_3

Jungkook pun mengikuti V lalu mengetuk pintu kamar V.



Jungkook : "Taehyung?" .


V : "Apa?" . (dengan suara terisak isak)


Jungkook : "Bolehkah aku masuk?" (sebenarnya Jungkook ingin masuk tanpa seizin V, tetapi karena pintunya dikunci oleh V jadinya dia harus meminta izin pada V)


V : "Tidak" .


Jungkook : "Sungguh Taehyung yang malang" .



Kamu bisa membayangkan seorang anak kecil menangis? Rasanya ingin sekali aku memeluknya.


Aku yang melihat V berlari, aku juga menyusulnya setelah Jungkook.



Kia : "Bagaimana dengan V?" .


Jungkook : "Dia tidak mau membukakan pintunya" .


Kia : "Ah, V tolong bukakan pintunya ini aku Kia" .


V : "Ada apa kamu kesini?" . (sambil terisak isak)


Kia : "Ayolah V, aku ingin berbicara berdua denganmu" .


V : "Yasudah masuk" . (sambil membukakan kunci pintunya)


Kia : "Terimakasih" .



Lalu Kia masuk ke kamar V, dan mulai berbicara padanya.



Kia : "Kamu kenapa menangis V?" . (Sambil mengusap air mata diwajahnya V)


V : "Tidak, siapa yang menangis" .


Kia : "Oh ayolah V, jangan berbohong padaku. Jelas jelas kamu menangis tadi, ada apa? Cerita padaku" .


V : "Aku hanya tidak menyukai hubungan antara kamu dengan Jimin" .


Kia : "Benarkah?" .


V : "Tentu saja!" .

__ADS_1


Kia : "Ahahaha " .


V : "Ada apa denganmu, kenapa kamu tertawa?" .


Kia : "Wajah mu itu, sangat menggemaskan" . (sambil menyubit pipinya, sebenarnya aku ingin menciumnya huh)



Seolah olah V bisa membaca pikiranku, dia langsung menciumku bahkan dia mendorongku ke ranjangnya.



Kia : "Ada apa denganmu V?" .


V : "Aku hanya menyukaimu " .


Kia : "Benarkah itu? Dan itukah alasannya kamu tidak menyukai hubunganku dengan Jimin?" . (muka memerah)


V : "Jangan menyebut namanya" . (dengan ekspresi wajah cemberut)


Kia : (Oh ayolah kenapa aku ada disituasi sulit seperti ini?)



Kia yang melihat ekspresi wajah V yang cemberut itu langsung memeluknya, yang pasti memeluknya itu tepat Kia dibawah dan V diatas. Ya diranjang mereka berdua tertumpuk.


Muka V yang pada saat itu langsung memerah, dan Kia melihatnya itu hanya tersenyum.



Kia : "Ya, kamu sangat berat" .


V : "Maafkan aku" .


Kia : "Ahahaha tentu saja tidak" .


V : "Kamu nih ya" .


Kia : "Aku suka ekspresi wajah memerah mu itu hahaha" .


V : "Ah Kia!" . (memerah lagi mukanya)


Kia : "Apa kamu sedang menggodaku?" .


V : "Menggoda apa?" .


Kia : "Lihat di kaca, mukamu memerah lagi" .


V : "Benarkah?" .


Kia : "Ah tetet, jangan buat aku kehilangan kendali" .


V : (Cemberut ditambah mukanya yang memerah karena malu)

__ADS_1


Kia : "Oh ayolah tetet" (akhirnya dia tidak lagi menangis)


V : "Ayo" .


Kia : "Heh?" .


V : "Eh apa?" . (ditambah wajah polos)



Aku yang tidak tahan dengan sikapnya itu langsung menciumnya dan ternyata ciuman itu dibalas balik olehnya. Untung saja aku dan V tidak kebablasan, ya ya ya kalau kebablasan kan repot hahaha.


Aku senang melihat wajah V yang kembali gembira lagi.



Kia : "Oh ya V, katanya kamu menyukaiku apakah itu benar?" .


V : "He? T e tentu saja" .


Kia : "Ah V maafkan aku ya karena aku telah menyakiti perasaanmu" .


V : "Iya aku maafkan" .


Kia : "Tetapi V, apakah kamu mau tahu sesuatu?" .


V : "Apa itu?" .


Kia : "Sebenarnya aku tidak menyukai Jimin, aku hanya memiliki perjanjian bersamanya. Jadi aku harus menjadi kekasihnya selama tiga bulan " .


V : "Oh begitukah?" . (sambil menunjukkan wajah ceria)


Kia : "Tentu saja, tapi kamu harus berjanji padaku agar tidak memberitahu siapa siapa. Dan kamu harus berakting untuk seolah olah kamu membenciku" .


V : "Entah aku bisa melakukannya atau tidak" .


Kia : "Kamu harus bisa, lakukanlah untukku Taehyung" .


V : "Iya iya akan aku lakukan" .


Kia : "Terima kasih tetet" .


V : "Iya keket" .


Kia : "Nama macam apa itu?!!" .


V : "Biarin wlee" .



Lalu mereka main perang bantal dikamarnya V.


__ADS_1



__ADS_2