Bukan Janda Biasa

Bukan Janda Biasa
Ke taman


__ADS_3

Hari hari berlalu begitu cepat..


Tanpa terasa kini sudah satu bulan berlaku dan sudah satu bulan pula lio tidak pernah lagi bertemu dengan ben.. Gadis kecil itu sekarang lebih sering murung dan melamun.. Ia seperti kehilangan semangat nya..


Gadis kecil yang selalu ceria dan tersenyum ,kini tidak pernah lagi menampakkan senyuman nya..


"Nona ayo makan dulu ".. Ayla berjalan masuk ke dalam kamar lio sambil membawa nampan di tangan nya..


Ayla duduk di samping lio.. Ia mulai Menyendok nasi dari dalam piring itu, lalu ayla mengarahkan sendok itu ke mulut lio.. Lio segera membuka mulut nya.. Ia mengunya makanan di dalam mulut nya..


" Bibi uncle sudah pergi?? ".. Tanya lio..


Ayla menganggukkan kepala nya.. " Bibi temani lio jalan ya".. Lio menatap ke arah ayla.. "Jalan ke mana nona?? ".. Tanya ayla..


" Ke taman depan komplek xxx".. Ucap lio.. Ia sengaja mengajak ayla ketempat itu .. Lio berharap bisa bertemu syila dan ben di taman itu.. Tapi sepertinya harapan untuk bertemu syila sangat kecil.. Tapi apa salah nya berusaha..

__ADS_1


Namun untuk mendatangi rumah syila lio tidak berani karena uncle nya sudah melarang lio untuk tidak bertemu lagi dengan syila..


"Tapi nona, Tuan enzo tidak mengizinkan nona keluar ".. Ucap ayla..


" Lio bosan di rumah bibi, Lio mau keluar hanya sebentar pliss".. Lio menatap ayla dengan tatapan memohon..


Dan akhirnya ayla pun mengikuti keinginan lio.. "Tapi hanya sebentar ya nona..Bibi takut di marahi tuan enzo ".. Ucap ayla.. " Iya hanya sebentar , lio janji ".. Jawab lio..


Ayla mengeluarkan motor matic nya dari dalam garasi.. Motor itu memang di sediakam enzo khusus untuk ayla..


" Nona pegangan yang kuat ya ".. Ucap enzo..


Hanya butuh waktu sekitar sepuluh menit untuk mereka sampai di tempat itu..


Lio segera berlari masuk ke dalam taman itu.. Ia meninggalkan ayla yang masih sibuk memarkirkan motor nya..

__ADS_1


Pemandangan hijau di sertai dengan bungan warna warni.. Pemandangan yang menyejukkan mata.. Lio duduk di salah satu bangku yang ada di taman itu..


pandangan gadis itu tertuju pada pohon bungan mawar yang tinggi nya sama dengan dirinya.. Lio suka melihat bungan mawar itu.. lio ingin memetik salah satu bungan mawar itu.. " Aaa shhh".. Gadis itu meringis saat tangan nya tertusuk duri dari pohon bungan itu..


"Kamu nggak papa ".. Seorang wanita datang dari arah belakang lio.. Wanita itu segera melihat jari lio.. " Duri nya tertinggal di dalam..Kamu tahan ya, biar aunty keluarin duri nya "..


Wanita itu menekan jari lio dengan perlahan..


" Sudah keluar ".. Guman syila.. Besar duri nya hanya seujung jarum..


" Aunty ".. Kedua mata lio berbinar menatap wanita di depan nya.. Senyuman manis muncul di balik wajah imut itu.. Wanita itu mengadahkan kepala nya menatap pada anaknya kecil yang memanggil nya..


" Liona ".. Syila tersenyum menatap lio..


" Aunty lio kangen pada aunty ".. Gadis kecil itu menghambur memeluk syila..

__ADS_1


" Lio sama siapa ?? ".Tanya syila.. Ia takut kalau lio bersama enzo.. " Lio sama bibi ayla aunty ".. Jawab lio..


Lio duduk bersama dengan syila di kursi taman itu.. Sementara ayla memperhatikan mereka dari kejauhan..Ayla sudah melihat ny dari tadi.. " Andai saja tuan enzo menikah dengan nona syila ".. Guman ayla..


__ADS_2