
Cek lek...
Pintu rumah itu terbuka.. Menampakkan seorang wanita cantik dengan pakaian santai nya.. Enzo terdiam melihat penampilan syila.. Biasanya syila sering mengenakan Dress saat di rumah.. Ya walaupun Enzo hanya melihat nya beberapa kali.. Tapi sekarang Gadis itu mengenakan celana longgar dan juga baju kos.. Syila terlihat seperti gadis berumur dua puluhan..
Syila benar benar terkejut melihat kedatangan Enzo.. Dengan langkah cepat syila kembali masuk ke dalam rumah nya dan menutup pintu nya.. Namun gerakan syila kalah dekat dengan Enzo.. Enzo menahan pintu rumah syila agar tidak tertutup..
"Mau apa kau ke sini ha??.. Apa belum cukup dengan aku pindah ke luar kota??.. Apa perlu aku pergi ke luar negri supaya kau tidak mengganggu kehidupan ku lagi!! ".. Teriak syila dengan suara yang menggema di ruang tengah.. Hal itu membuat Ben dan brian terkejut.. Mereka segera menghampiri mommy nya..
"Mommy ada apa ?? ".. Tanya ben Yang kini sudah berada di dekat syila..
BUG.. Pintu rumah itu pun kembali terbuka, menampakkan dua orang pria yang sangat mereka kenal.. " Uncle Enzo, uncle Axel ".. Guman ben sambil menatap pria itu secara bergantian..
Seketika tatapan kedua anak itu berubah menjadi tajam.. Apalagi brian, ingin rasanya brian menghajar wajah pria yang sudah membuat mommy nya sakit hati.. Kalau saja Enzo seumuran dengan nya, maka sudah habis pria itu ia buat..
" Mau apa uncle ke sini ha??.. Kalau uncle ingin mengatakan sesuatu yang akan menyakiti mommy lebih baik uncle pergi dari sini.. Uncle tau rumah ini tidak ingin menerima seorang seperti uncle ".. Bentak brian sambil terus menatap Enzo dengan tajam..
__ADS_1
"Tidak brian, uncle tidak akan menyakiti mommy lagi ".. Ucap Enzo dengan tatapan teduh nya.. Perbuatan Enzo mampu membuat dua orang anak laki laki yang dulu menyukai nya, kini menatap nya dengan tajam bahkan membentak nya..
*
*
Di sinilah mereka sekarang, Di sebuah ruangan yang tidak terlalu besar.. Mereka duduk di sofa dengan posisi berhadapan..
Syila duduk si antara Brian dan Ben.. Wanita itu terus menatap tajam pada Enzo..
" Brian uncle ingin bicara pada mommy ".. Ucap Enzo sambil menatap anak laki laki di depan nya..
" tidak bisa kalau uncle mau bicara pada mommy bicara saja.. Tapi Bri akan tetap di sini.. Kalau tidak mau ya sudah uncle pulang saja sana ".. Brian menekan kan ucapan nya..
" Dasar jahat".. Timpal ben..
__ADS_1
Enzo benar benar terkejut mendengar ucapan anak laki laki yang sebaya dengan keponakan nya itu..
Enzo menyuruh Axel membawa ben menjauh.. Karena Anak sekecil ben tidak boleh mendengar pembicaraan orang dewasa..
"Maaf ".. Satu kata yang keluar dari mulut Enzo..
"Minta maaf?? ".. Brian menatap sinis ke arah Enzo..
" Ya uncle minta maaf pada mommy, semua itu bukan kesalahan mu syila.. Aku benar benar minta maaf.. Aku tidak tau apakah kau mau memaafkan ku atau tidak.. Tapi aku berharap kau kembali ".. Ucap Enzo..
" Karena lio??.. Aku tau itu Enzo.. Sekarang lebih baik kau pergi dari rumah ku.. Setelah apa yang kau lakukan pada ku, sekarang dengan mudah nya kau datang dan meminta maaf.. Kau tidak sadar selama ini apa yang sudah kau lakukan pada ku ha.. Kau menghina mu dan nengatai ku wanita murahan.. Apa kau pikir aku tidak sakit hati mendengar nya.. Dan sekarang dengan muda nya kau minta maaf.. Manusia macam apa kau!! ".. Ucap syila dengan suara bergetar.. Syila mencoba menahan rasa sakit yang mengganjal di dada nya..
HAI KAK MAMPIR JUGA YUK DI CERITA BARU AUTHOR YANG BERJUDUL " RAHIM BAYARAN "..JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK YA..
__ADS_1