
Flash back on..
sore itu, Pasha baru kembali ke negaranya.
kedatangannya secara tiba-tiba,, tanpa memberitahu pada tunangannya,,dia ingin memberi surprise.
bahkan dia melarang anggota keluarganya untuk memberi tahukan kedatangannya, pada Cyntia.
Bebarapa menit setibanya dari bandara..
didalam kamarnya Pasha segera menelpon seseorang.
sengaja tidak menggunakan video call.
"hallo...pa khabar sayang....!!"dengan senyum manis Pasha berbicara,setelah seseorang di sebrang, mengangkat telpon.
"hmm..hallo 'beb..aku baik² saja....!"balas seseorang yang tak lain adalah Cyntia,, dia biasa memanggil tunangannya dengan panggilan 'beb'
"ada di mana....??"tanya Pasha, sambil senyum² bahagia.
Bagaimana tidak...dia sedang berpikir tentang kelanjutan hubungan mereka,,yaitu hendak melamar gadis pujaan hati untuk segera menikah.
"emang kenapaaa...?apa kamu mau terbang kesini kalau aku kasih tau,, ada di mana...!!?"balas Cyntia.
"hehehe...apa kau pikir aku tidak bisa terbang kesana..sayang.??"Pasha sedikit bercanda, sekaligus memancing Cyntia, agar dia mengatakan posisinya,
supaya boleh kesana memberi kejutan.
"masa sih...belajar terbang sama superman yah..!?" ledek Cyntia.
"iyah dong...itulah gunanya temenan sama superman...bisa belajar terbang...!!"Pashapun tak mau kalah.
"hahaha...benar juga yah...baiklah....kalau begitu..terbang saja kesini..di hotel 'DREAM' kamar 112.." Cyntia mengatakan posisinya.
karna dia pikir tidak mungkin ada manusia bisa terbang.
beberapa detik Pasha sengaja belum langsung membalas....
"aahh.....sial...sudah aku coba terbang....tapi ternyata....aku takut ketinggian sayang..!!??."ucap Pasha bermanja..
"hahaha...yah...sudahlah...kita bicara lagi nanti yah 'beb..baik² disana yah...bye....muach.."Cyntia mengakhiri percakapan mereka.
"hmmm...hotel 'DREAM kamar 112...baiklah...tunggu aku sayang..." gumam Pasha, sambil mengangguk-anggukan kepalanya perlahan...
kemudian ia menatap kotak kecil warna merah di tangannya sambil mengecup benda tsb.
Malam itu..
Pasha tiba di depan gedung megah, tinggi menjulang.
"hmm...boleh juga ni hotel di pake buat bulan madu.." Pasha sedikit kagum dengan keadaan hotel yang bagus itu..sesaat setelah memarkir mobilnya.
dia sengaja pergi sendiri tanpa sopir pribadi.
meski lelah duduk berjam² di pesawat.
__ADS_1
dipintu masuk..
"tapi...
sebenarnya..sedang apa Cyntia di tempat ini.." batin Pasha dengan wajah menyelidik..
Dia menatap beberapa saat gedung megah itu.
tiba²..dia tersenyum lebar...karna teringat sesuatu.
"ah aku lupa...." sambil menepuk jidatnya.." bulan kemarinkan Tia pernah bilang kamarnya di renovasi,,dia maunya nginap di hotel ini ..mungkin dia merasa enakkan tinggal di sini...makanya dia datang lagi ke sini ..ada² saja si Tia...."
Pasha dapat menepis kecurigaannya..
karna memang tidak baik curiga pada orang yang dicintai.
nanti jadi orang yang posesif dan cemburuan.
begitu pikirnya.
..............
Kamar 112 sudah berada di depan matanya...
Pasha deg degan...yah..baru kali ini dia akan bertatap muka langsung..secara dekat dengan pujaan hatinya yang sudah 6 bulan ini di ikat dengan pertunangan.
memang sih...waktu yang sangat singkat untuk saling mengenal satu dengan yang lain.
namun karna setiap hari setelah pertunangan itu terjadi,, mereka saling telponan,, video call,,
yang akhirnya membuat Pasha jatuh cinta juga..
Deg²an jika bertemu pujaan hati..memang wajar...
katanya sih setengah hati kita berada pada sang pujaan..jadi jika keduanya bertemu..maka jantung akan merespon...karna bersatunya kepingan² hati.
HAH...???hati yang ketemu koq jantung yang deg degan????
Semoga tidak ada yang bingung dengan penjelasan ini😁😁
next..
Tok
Tok
Tok
Ceklak
Pintu kamar itu terbuka..
Sama terbukanya dengan mata kedua manusia sesama jenis.Yah... pria disana dan pria satunya disini.
pria disini..menggunakan setelan jas, tampak elegan, tampan, berbadan tegap,,kulit putih, hidung mancung lancip, pokoknya ganteng banget..
__ADS_1
pria disana..hanya menggunakan celana pendek, sehingga tampak bulu2 dadanya,,tangan yang kekar,,badannya kira² 5 senti dibawah laki² tadi...lumayan ganteng juga sih.
"siapa..sayang..!"suara gadis di dalam, membuyarkan tatapan kedua laki² itu.
suara itu....??? perasaan Pasha tidak enak.
Pasha jadi tidak sabar untuk melihat kedalam setelah mendengar suara wanita tadi bertanya.
dengan kuat dia mendorong pintu kamar hotel itu,,dan...tatapannya pun langsung terpaku pada sosok wanita yang sedang duduk di atas kasur mewah kamar 112 itu...
gadis yang hanya menggunakan selimut putih menutupi setengah tubuhnya,,sehingga dada mulusnya kelihatan jelas..
Pasha melangkah maju dengan tersendat..
dia mau menatap gadis itu secara dekat..hanya memastikan kalau yang dilihat matanya itu benar.
meski wajah gadisnya itu hanya di lihat melalui ponselnya saja...tapi wajah itu sangat dikenalnya..
wajah itulah yang selalu tersenyum manja padanya saat mereka bicara..
wajah itu yang sering cemberut jika sedang merajuk.
wajah itu yang sering menyapanya "beb..!?"
saat video call...
wajah itu..!!??
Ya tuhan...
"Tia...." panggil Pasha pelan dan terdengar parau..
Yah...memang meskipun pria adalah mahkluk yang tergolong kuat..tapi kalau matanya dicolok pasti nangis juga..
memang.....hanya dengan tatapan matanya yang menyaksikan kejadian itu,, membuat seorang Pasha terluka.
sakit,,marah,,,benci,,kecewa,,dll...
Dia tak mau meminta penjelasan..
smua sudah jelas hanya dengan melihat kejadian singkat itu,,
Pasha membatakan pertunangan, saat itu juga.
Tak ada yang tau alasan apa yang membuat Pasha membatalkan pertunangan,,
sampai semuanya dijelaskan sendiri oleh waktu,,
ketika Cyntia menikah dan melahirkan anaknya.
enam bulan setelah kejadian itu.
...........
Trima kasih sudah hadir....
__ADS_1
Nanti di lanjutkan kisahnya...
sabar yah...