CEO Dingin Vs Gadis Cuek

CEO Dingin Vs Gadis Cuek
Bab. 4


__ADS_3

Flas back off


...................


Dengan kecepatan tinggi karna kesal ditambah lagi tubuhnya masih menahan sakit akibat pukulan Cleo,, Kevin si sopir,, tuan muda dan nona muda itu sudah tiba di kediaman keluarga Milano.


Rumah mewah bak istana bergaya modern itu, terlihat sepi sebab tuan dan nyonya besar tidak ada di rumah.mereka sedang berada di luar negri untuk suatu urusan.


Sudah seminggu mereka pergi, bertepatan dengan datangnya Pasha di tanah air setelah 2 tahun lamanya berada d negri paman sam itu.


Pasha keluar dari mobil, diikuti adiknya Leodra.


Kevin segera memarkirkan mobil tanpa bicara langsung berjalan menuju paviliun belakang tempat yang disediakan tuan rumah itu untuknya tinggal.


tanpa sepatah katapun tuan muda ganteng itu membuka pintu istananya, segera melangkah kedalam.


setelah beberapa langkah dia berhenti.


"Duduk....!!" suara Pasha dibarengi dengan wajahnya yang sudah nampak marah.


Leodra menghentikan langkahnya,,


dia langsung melihat samping kiri dan kanannya, namun tak ada orang di sana selain dirinya, sementara sang kakak ada di hadapannya.


"saya..kak..?" balas Leodra dengan jari telunjuk di arahkan pada wajahnya.


"lalu siapa lagi..hah..??" jawab kakaknya kesal, tangan satunya berkacak pinggang dan satunya lagi mengusap wajahnya.


Leodra pun segera duduk di sofa, sesuai perintah kakaknya.


"maaf..kak kalau Leodra salah..."Laodra memohon "tapi... kalau Leodra minta izin,,pasti kakak tidak mengizinkan..!"tambahnya.


"oh begitu yah...sedangkan saja tanpa izin.. kamu seenaknya keluyuran sampai jam segini...apalagi kalau dizinkan..wah..anak kecil ini...!!"balas Pasha.


"Leodra bukan anak keci lagi..kak..." bantahnya jengkel.


"benarkah...?" Pasha membalas singkat.


Leodra mengangguk perlahan dengan bibir cemberut.


"pokoknya selama mama, papa tidak ada, berarti kakakmu yang berhak menentukan kamu pergi atau tidak,,pergi dengan siapa,,kemana.....


dan...jangan membantah..." panjang lebar keterangan sang kakak.


"Tapi kak..." gadis muda itu protes.


"sudahlah..."ucap Pasha, suaranya sudah sedikit melunak.


mungkin karna sudah lelah dan mengantuk.


"sekarang..pergilah tidur...!"ucap Pasha.


Leodrapun yang tidak mau lagi berdebat panjang lebar,,karna dia tau seberapa keras sifat kakaknya itu, segera melangkah kekamarnya,

__ADS_1


namun..


"tunggu...dengar...kakak tidak mau kau berteman dengan gadis yang sudah dewasa,,apa lagi dia ceweq jagoan...dan tidak tau sopan santun...."Pasha menambahkan.


"iyah..kak.."balas Leodra..


"tapi ceweq jagoan itu cantik loh kak...!"gumamnya pelan.sehingga tak didengar kakaknya.


Pasha segera menuju lantai atas, langsung masuk kekamarnya,, tanpa ada embel-embel lagi dia segera menghempaskan tubuhnya di atas kasur. cuma beberapa menit dia telah memasuki alam mimpi.


.............


hari itu Kevin tidak masuk,, dia mengirim pesan singkat pada majikannya si tuan muda.


mang dadang akhirnya menggantikan dia untuk mengantar tuan muda Pasha kekantornya.


tapi naas di persimpangan mang dadang menabrak sebuah gerobak sayur.


"ah...sial...kenapa lagi mang dadang ini...masa tidak lihat² dulu kalau ada yang menyebrang..!ucap Pasha sedikit kesal.melihat gerobak dan semua yang di dalamnya berserahkan di jalanan.


"maaf tuan muda...!"balas mang dadang ketakutan.


Pasha segera turun dari mobil, menemui abang tukang sayur yang sudah marah².


"bagaimana ini...tuan...saya cuma pedagang kecil²an...kalau begini kan tidak ada yang mau beli..."ucap si abang marah bercampur sedih.


"yah...sudah.. berapa semuanya...biar nanti saya bayar semuanya...juga gerobak anda yang rusak..."jawab Pasha sambil mengeluarkan beberapa lembar uang yang warnanya merah.


mobil sudah mulai lalu lalang.


"ada apa..mang karyo..?"ucap gadis itu.


"ini neng...tadi ada yang nabrak...!"balas abang yang di panggil mang karyo itu, matanya menunjuk kearah si tuan muda, yang sudah menuju ke mobilnya di sebrang jalan.


Ternyata gadis di sepeda motor itu si Cleopatra. Cleo segera mengikuti arah yang ditunjuk mang karyo itu.


"tapi sudahlah neng...si tuan itu sudah ganti rugi kok..!"kata mang karyo lagi.


"tidak...orang kaya yang seenaknya seperti itu harus di beri pelajaran..."ucap gadis itu, sambil segera menuju ke arah Pasha.


Pasha sedang masang sabuk pengaman tiba²..


tok


tok


kaca mobil di ketuk dari luar.


Si tuan muda segerabuka kaca mobil, dan dia kaget memandang gadis di luar mobil sesang pasang muka juteknya.


keduanya sempat terbelalak karna merasa bahwa mereka baru juga bertemu beberapa eaktu lalu.


Pasha segera membuang muka.

__ADS_1


karna pikirnya gadis itu mau menanyakan lagi tentang kejadian tadi malam soal adiknya.


"jalan mang..."perintah Pasha pada mang dadang.


"tunggu....!!!" gadis itu sedikit berteriak.."saya tau anda orang kaya dan memiliki segalanya..."tambahnya


" tapi sayang...sopan santun dan rasa iba tidak anda miliki..!" Cleo menambah dengan kata² pedasnya.


kemudian berbalik pergi.


Pasha mendengar ucapan yang menjadi kalimat panjang itu,, sungguh..langsung murka, diapun segera menatap gadis yang dianggapnya suka mencampuri urusan orang lain itu.


dengan gigi yang dikatupkan, tangan yang mengepal,,wajah memerah, karna marah, segera keluar dari mobil,, berjalan mengejar Cleopatra yang sudah beranjak beberapa langkah dari mobil,


karna tau mobil itu akan pergi,


pria itu menarik paksa gadis itu,, sehingga tubuh Cleo langsung menabrak tubuh si tuan muda,,dengan gerakan cepat, Pasha memeluk erat gadis itu,,membungkukkan tubuhnya membungkam bibir mungil merah muda gadis itu,, dengan bibirnya,,dia segera **********,, beberapa detik kejadian itu berlangsung,


Pasha akhirnya melepas pagutannya setelah Cleo meronta² sebab hampir kehabisan napas. tangan Pasha dengan tangan yang dibukanya lebar² segera melepas tubuh Cleo. mundur beberapa langkah.


"maaf nona...!!saya memang tidak memiliki sopan santun...dan rasa iba...!!sudah jelas..??!!"ucap Pasha dengan senyum sinis.


"dan...itu hukuman buat orang yang suka turut campur urusan orang lain...!!


selesai Pasha berkata demikian, diapun segera berlalu tanpa rasa bersalah sedikitpun.


Gadis manis itu termangu di tempatnya.


dia diam tak bergeming.


entah perasaan apa yang tengah berkecamuk.


Emosinya sudah naik sampai ubun2. tapi mau marah, entah pada siapa.


wajahnya mulai memanas, napasnya tak beraturan, tangannya mengepal,


akhirnya dia mulai marah pada dirinya sendiri,


marah karna dia terlalu ikut campur.


padahal semua itu karna perasaannya terlalu peka, sehingga tak bisa melihat orang lain tertindas dan teraniaya.


sampai akhirnya kristal bening mulai keluar dari kedua mata indahnya.


bunyi klakson kendaraan yang sudah lalu lalang menyadarkannya,


posisinya memang agak sedikit ketengah.


dia menyeka airmatanya dengan kasar dan segera menuju ke tempat sepeda motornya diparkir.


diapun segera pergi dari situ, tak peduli dengan beberapa orang yang sudah sejak tadi menyaksikan kejadian itu termasuk mang karyo si tukang sayur, yang menatap kasihan padanya atas perlakuan yang dianggapnya tidak senonoh itu.


................

__ADS_1


Trima kasih...


tunggu kelanjutannya yah...


__ADS_2