
πΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉ
setelah berdebat dengan Adiknya Bara Tak Menghirau rey iya mengacuhkan nya . bara memilih pergi meninggalkan rey di pinggir jalan sendirian
"Is oke , aku akan Membantumu Tanpa Kau Ucapkan Nantinya !!"Gumam Rey sambil menatap mobil bara yang kian menjauh dari tempat rey berdiri
didalam Mobil bara lagi-lagi mengerang "Agghhhh..."Memukul stir mobil , tak lama mobil yg iya kendarai tiba dihalaman mansion
bara memasuki Ruang utama mansion tampak sepi , seperti nya para penghuni disana sudah pada tidur.
iya menaiki anak tangga , lalu membuka gagang pintu kamar nya dengan pelan
bara melirik ke setiap sudut ruangan namun tak melihat jihan, dan ternyata wanita itu sedang tertidur pulas diatas ranjang mereka . bara menyunggingkan senyum melihat istri kecilnya itu .
bara Memasuki ruang ganti , menggantikan pakaian nya dengan piala tidur . lalu mendekat menaiki ranjang
ingin menarik tubuh jihan agar memeluk dirinya ,namun ternyata sang empunya belum tidur
"stop..!!suara jihan
"Kau belum tidur ?"Tanya bara membalikan tubuh jihan menghadap padanya
"Kenapa kau menutupi tubuhmu dengan selimut tebal seperti itu?apa kau kedinginan?"Tanya bara khawatir
Jihan Langsung Membuka Selimut yang menghalai Dirinya .
Bara Membulatkan Bola Matanya menatap Tubuh istrinya polos begitu saja .
"Kau Ingin Menggoda ku ji!!"Ucap bara
"Kesetiaan istri diuji saat suami tidak punya apa-apa,Kesetiaan suami di uji saat istri tak pakai apa-apa."ucap jihan
"Dan jangan sentuh aku,aku mau tidur begini!!"Ucap jihan lagi
bara hanya nmenggelengkan kepalanya .
*******
__ADS_1
pagi itu masih di mansion utama bara tidak bergabung untuk sarapan pagi , Iya Langsung Pergi bersama asisten lu . jihan Hanya Menatap suaminya yg menghilang dari balik Pintu mansion
dirinya pun meminta izin kepada mertua nya untuk Berkunjung ketempat sahabatnya arin .
tadinya Helena tidak mengizinkan ,Namun karna rengek jihan yang tak henti-hentinya membuat Helena Mengizinkan nya.
jihan Yang Tak ingin diiringi oleh pengawal karna merasa risih memilih untuk menaiki taksi online .
Namun saat didalam taksi Iya Melihat seorang anak kecil berjalan tak tau mau kemana namun jihan bisa melihat dengan jelas raut wajah sedih anak itu .
jihan pun menghentikan taksi untuk Mengejar bocah tadi ,untuk mengingatkan agar tidak terlalu jauh dari jangkauan orang tua nya .
"Hay."Sapa Jihan Kepada Anak Itu yg sedang Duduk Di bangku panjang dipinggir jalan
jihan ikut duduk disebelahnya ,bocah laki-laki perkiraan umur 5 tahun itu hanya diam memandang jihan tanpa menjawab sepatah kata pun .
"kenapa sendirian ?"Jihan Mencoba Menyapa Nya lagi ,namun Anak itu tetap diam menatap kearah jalan dengan tatapan kosong .
jihan berfikir mungkin anak seusia itu sedang merajuk karna dimarahi orang tua mereka atau tak dituruti kehendak nya .
"Apa Kau Tak Mau Bicara Pada Ku!!"Tanya Jihan Yg sudah mulai Frustasi
"Baiklah mari kenalan,agar kita tidak jadi orang asing lagi?!"Ucap jihan dengan menampil kan senyum lalu mengulurkan tangan perkenalan
anak itu menatap wajah jihan dengan lama seketika anak itu membalas jabatan pertemanan dgn wanita dewasa dihadapan nya itu.
"Aku Jihan !"Sapa jihan
"Elano panggil saja el .!"Ucap nya datar
"Cup..cup...nama yang manis!!"Jihan Mengusap-usap rambut el,mereka sudah mulai akrab sudah setengah jam lebih jihan berbicara pada el . iya melupakan tujua awalnya
"El,,kaka dari tadi tak melihat papa dan mama mu ?dimana mereka?apa mereka tak mencarimu nanti!!"Tanya Jihan penasaran
"Bukan Mereka,Tapi aku yang mencarinya kak.!"Ucap El yang Mana Membuat jihan Tak enak hati mendengar ucapan bocah malang itu
"Kenapa begitu?emang mereka kemana?!"Jihan Makin penasaran dgn orang tua el
__ADS_1
"Papa Setiap hari sibuk kerja,dan Aku selalu iya tinggalkan di apartemen !!"Ucap el lalu menunjukan tempat apartemen iya tinggal tak jauh dari jihan dan el duduk.
"Lalu Mama el Kemana ..!"ucap Jihan lagi
"papa bilang suatu saat nanti mama akan menemui el kak,waktu el umur 4 tahun Mama menemani el namun tak pernah menatap wajah el yg bahagia akan kehadiran ma!!"Ucap bocah itu lirih wajahnya terlihat sekali murung , kerinduan akan sosok wanita yg disebut"Ibu"Jelas sekali dirasakan oleh anak itu ,jihan pun dapat merasakan yg nama nya kehilangan .
ibu menjadi tempat kembali yang paling dirindukan oleh setiap orang. ibu menjadi pelipur lara dan obat paling ampuh untuk menghilangkan rasa lelah dan mengembalikan suasana hati. Namun, tidak setiap orang bisa merasakan keharmonisan dari sebuah peluk hangat seorang ibu. Bahkan, muncul rasa kecewa dari seorang anak yg tak bersalah terhadap ibunya .
"Terkadang el menangis ketika ada teman yang menceritakan betapa bahagianya mereka mempunyai orang tua lengkap . Mungkin el iri."ucapnya lagi
"Setiap anak ingin keluarga yang sempurna, tapi tidak semua anak memilikinya."ucap jihan memegang bahu el
"kakak Juga sama seperti mu , hanya saja jalan dan cerita kita berbeda!!"Jihan
"Kaka dulu pernah kecil seperti el dulu,bahkan sering diejek oleh teman-teman karna orng tua yg tak lengkap .Ketika teman-teman menceritakan tentang indahnya keluarga. kk hanya mendengarkan karena tak paham."ucap Juga Pada el
"Jadi jangan bersedih, banyak anak lainnya bahkan lebih Buruk dari apa yg el alami saat ini!"Ucap jihan lagi
el menganguk setuju
ayo kk antr kau sampai depan apartemen mu .
setelah mengantarkan el jihan akan Mencari taksi untuk pergi dari sana Namun Tiba-tiba dari arah belakang Seseorang menarik tangan nya dengan paksa .
Bersambung ...
maaf ya baru up lagi π
nggak Lama Lagi Ni Jihan Akan Pergi π₯sesuai permintaan para reader sabar ya ππsiap kan mental π
terimakasih yg sudah sabar menunggu k'put up ππ
terimakasih kk baik yg sudah memberi k'put setangkai πΉ ππdan juga vote nya
terimakasih buat kk baik yg menyempatkan memberi π pada setiap Bab Ku ππ
terimakasih juga buat kk baik yg sudah sempat mengetik komen di kolom komen bab ku untuk menyemangati dan support juga krisan nya ππ
__ADS_1
see you
"Putry"