Ceo Sang Bos Mafia

Ceo Sang Bos Mafia
terbentur


__ADS_3

malam yg gelap menyelimuti tubuh ini


sendiri terdiam diterpas dinginnya sang angin


mataku tertuju hanya ke objek Yg bersinar diluasnya langit semesta


Itu tak lain adalah bulan dan ribuan bintang


Mungkin bulan yg dapat menggambarkan suasana sunyi ini


Juga dengan bintang yg mampu mengerti keadaan gelap ini


Seperti cintanya sang bulan terhadap bintang


Tetap setia menemani setiap malam


Namun Berbeda dgn Gadis Yg Menutupi seluruh tubuhnya dengan selimut seakan dirinya Tak Mau menampakan Sedikit pun tubuh mungil nya


iya , Malam Ini jihan Pun Hanya sendirian Ditemani bulan dan juga Bintang Yg bisa Iya lihat dibalik Jendela Kamar Yg iya Tiduri Saat ini


Gadis Itu merasa Lebih Baik Jika Malam Ini dia Hanya sendirian Di kamar itu .


setelah apa Yg iya Perbuat dikantor suami nya siang tadi , Gadis itu dgn Langkah cepat Kembali Pulang Ke aparteman Tuan Suami nya .


memilih Mengaman kan dirinya sendiri jauh lebih baik


flashback on


setelah Mendapatkan Hasutan Dari Ibu mertua Jihan Pun Dgn Berani Nya Menuju Ruangan Barata Tanpa Memikirkan Yg lain nya


Dihati nya saat ini adalah Komplen kepada Tuan Suaminya Atas Jabatan Yg Iya dapat kan Saat ini .

__ADS_1


saat jihan Hendak Memasuki Ruangan Bara Namun Dirinya di cegat langsung oleh asisten Lu


"Maaf Nona Anda Belum Bisa Menemui Tuan Bara Karna Beliau sedang sibuk!!"Ucap Asisten lu


Jihan Tersenyum Mengejek ke arah Lu


"Jika Aku Tak bisa Ketemu tuan Bara Mu itu , Aku Mau ketemu Suami Ku !!"Ucap Jihan Dgn Suara Lantang


namun Dgn Cepat Tangan Lu menutup mulut jihan , Padahal Disana Hanya Ada Jihan Dan Lu


"Em..emm!!"Jihan Meronta ingin dilepaskan Namun lu masih menutup mulut jihan dgn tangan nya


"Maaf nona Sy di suruh Tuan bara Untuk menutup mulut anda Jika Anda membicarakan Masalah pribadi di depan umum seperti ini


ucap asisten lu lalu melepaskan Tangan nya dari mulut jihan karna gadis itu telah mengambil ancang2 Untuk menginjak kaki nya


jihan Pun Menatap lu dgn sorot mata tajam nya


"Kau...tidak perlu menutup mulut ku,disini tidak ada Orng tau!!"Teriak jihan dgn suara cemprengnya


"maaf...!!"Ucap Lu dgn wajah datar nya


Disaat Lu Lengah Jihan Pun dgn cepat membuka Pintu namun disaat jihan membuka pintu


bara dari dalam pun ingin keluar Dan


bruukkkk


kepala Bara terbentur pintu yg dibuka Paksa dan Keras Oleh Jihan ....


"awwwsss....!!"Ringis bara Mengeluh kepala nya sakit

__ADS_1


"Ada Apa Bara!!"Suara audye dari dalam ruangan


jihan yg melihat ada perempuan didalam ruangan suami nya itu mengepalkan tangan nya ,dan Menatap Asisten lu dgn Benci


ingin Jihan Labrak kedua orng tersebut namun iya lebih memilih kabur dari situasi saat ini sebelum tuan suami nya marah besar .


"Maaf Aku Harus Pergi!!"Ucap Jihan Pelan hampir tak terdengar oleh siapapun .


"Hey...nona!!"Panggil lu


namun jihan tak menghiraukan panggilan lu , iya dgn cepat bejalan


"Apa Kau Ingin berdiri saja disana lu!!"Pekik bara karna pelipis nya memerah


"Maaf Tuan ,!!"Ucap lu


"Siapa Yg Masuk Tadi!!!"Suara Bara Sudah Mulai emosi


"Itu tuan , em ... anu nona Jihan !!"Ucap lu terbata-bata


Disaat audye membawakan obat untuk bara mendekati pria itu namun


"Kau kerja kan tugas ku lu,aku mau pergi!!"Bara Pun Berlalu dari hadapan lu


"Bara!!"Panggil audye


"Maaf nona audye sebaiknya kau pelajari lagi berkas2 Yg tadi bentar lagi akan ada metting dan aku yg menggantikan tuan muda !!!"Ucap lu


audye hanya menghela napas berat nya ......


flashback off

__ADS_1


bersambung......


__ADS_2