
Saat Lu Hendak meninggalkan taman itu arin berteriak.
"Jika kamu ingin pergi, tolong tunggu sampai aku siap. Tapi sampai kapanpun aku tak akan mungkin siap. Jadi itu artinya, tolong jangan pergi."Ucap Arin dengan lantang nya membuat Lu berhenti seketika Namun tidak membalikkan tubuhnya menghadap arin .
"Tolong jangan pergi, aku lelah jika harus mengenal orang baru lagi."Ujar Arin lagi .
Melihat Lu hanya diam Arin Kembali bersuara. "Aku tak memaksamu untuk tetap tinggal, aku hanya ingin kamu tidak pergi."Ucap Arin lagi
"Jangan egois Arin,saya Juga Lelaki butuh Hidup juga Kehidupan layaknya orang-orang."Ucap Lu tanpa membalikan tubuhnya menghadap Arin .
"Karena sesuatu yang dipaksa itu tidak baik. Jadi, jika saya tiba-tiba pergi, jangan halangi.agar kau terbebas "Ucap Lu lagi namun Arin menggeleng kan kepala nya di belakang Lu .
"Jangan terus menyesali saya yang akan pergi. Jika saya cukup bodoh melepasmu, kau harus cukup pintar untuk melepaskan saya."Ucap Lu dengan Senyum Paksa nya
Lagi-lagi Arin menggelengkan kepala nya .
"Hidup ini simpel, jika kamu ingin dapatkan apa yang baik bagimu, kamu harus punya keinginan tuk menjauh dari apa yang tak baik bagimu."Ucap Asisten Lu pada akhirnya
"Tapi kau cukup baik untuk ku Lu."Ujar Arin
"No..Berhenti membohongi hati mu , Aku memang pria bodoh tapi bukan berarti harus dibodoh-bodohi."Seru Lu lagi
__ADS_1
Lu berjalan mendekati Arin Lalu berkata
"Aku paham, kau selalu ingin menjauh agar aku merasa jenuh, namun kau lupa satu hal, perasaan lahir bukan untuk dibunuh."Ucap Lu lagi di hadapan wanitanya itu.
Arin Menatap Tajam Pada mata Lu "Ya aku Egois,Aku Mengabaikan Mu ."Ucap Arin Di wajah Lu
"Kau Tau kenapa ?"Tanya Arin pada Lu yang hanya diam
โAku sempurna tertikam oleh ilusiku sendiri. Pengkhianatan oleh hatiku yang sibuk menguntai simpul pertanda cinta.โ Ucap Arin lagi
โAku mencintai, cinta yang berusaha kusembunyikan dalam setiap sikap dinginku.โ Lagi Arin berbicara , Iya Menunjuk Dada Lu dengan Telunjuk nya .
"Aku merasa lengkap meski kita belum sempurna. Aku merasa senang meski hatimu belum juga kugenggam."Seru alin Lagi menekan kan dada Lu
"Kau seseorang yang benar-benar mencintaiku, melihat betapa berantakannya diriku, betapa muramnya diriku, dan betapa sulitnya aku menangani, tetapi kamu tetap menginginkan aku."Ucap Arin Pada Lu
"Maafkan Aku ."Arin menundukkan wajah nya .
"Aku mencintaimu,Biarlah ini urusanku.Bagaimana kamu dengan ku,Terserah itu urusan mu."Ucap Arin mengutarakan perasaan nya .
"Ya,Aku istri yang Buruk tak bisa jadi Yang baik untuk mu . Tapi Sekali lagi aku tegaskan pada mu asisten Lu ,AKU MENCINTAIMU."pekik Arin di taman Itu dan tiba-tiba Hujan sangat deras turun Membasahi keduanya .
__ADS_1
"Aku benci Kebodohan Ku yang mengabaikan lelaki seperti mu Lu Dan Aku benci Kebodohan Ku yang Tak mampu Jujur akan Hati ku , Tapi kau ingat jelas - Jelas disini ."Ucap Arin Lalu menepuk nepuk dada Lu
"Aku Mencintai mu sangat Mencintai mu , paham kau."ketus Arin pada Lu
Badan Arin dan Lu sudah Basah tampak Jelas Bibir Wanita Itu menggigil Kedinginan .
Lu Mengusap-usap wajahnya yang disiram air hujan Namun Mata Lu tak lepas dari Arin
"Aku benci perpisahan dan aku benci kepergian ."Cicit arin lagi sudah menggigil
Secepat kilas Lu memeluk Tubuh Arin dengan Erat .
Lu menciumi pucuk kepala Arin dibawah derasnya hujan
"AKU MENCINTAIMU..."
bersambung
jangan lupa Like komen dan Vote ya ๐ Cerita Ge dan el mulai hari ini othor up ya , yanv belum masukin Favorit nya monggo Masukin dulu .
baper,Lucu,Ngakak,Sedih dan Kecewa jadi satu di cerita Ge kepoin ya kepoin
__ADS_1
"Putry"