
Mereka Bertiga Pun pulang karena hari sudah sore.Rara benar benar letih karena seharian berbelanja dia istirahat sepulang dari Mall
"Nathan Nathan jangan tinggalin aku Nathan!!!"Teriak Rara bangun dari tidurnya
"Huuu untung cuman mimpi"Ucap Rara lalu mengambil Minum di sampingnya
Rara pun Mandi karna merasa bandanya sangat lengket Rara merasa bosan di kamar
Rara pun Turun untuk mencari udara segar.Ternyata ada sekelompok anak muda dan juga ada kak Ricko yg sedang main gitar bersama temannya dan juga ada Linda dan beberapa Sahabat Rara dekat Rumahnya.
Rara tadinya ingin Mencari Mamanya Tapi terurung karna Linda mengajak Rara bergabung Rara pun bergabung duduk dekat Linda sahabat Rara
"Eh Ra bagaimana kuliah mu di London ngomong ngomong kau sudah menjadi dokter yah"ucap Lia Sahabat Rara
"yah begitulah setidaknya aku bisa jalan jalan mengelilingi Landon"ucap Rara sambil mengambil makanan yg ada di tangan Linda
"Eh Ra kalau mau tuh ambil sendiri jangan ambil punya aku"ucap Linda dengan cemberut karena Rara mengambil makanan nya
Rara pun hanya memanyunkan bibirnya lalu ia pun mengambil makanan dan tangannya tersentuh oleh pria yg tak Rara kenal Rara pun langsung mengambil tangannya
"Ehmm Ehmm"ucap Linda dengan pura pura terbatuk
"Apaan sih Ndah Lu"ucap Rara yg ingin pergi dari situ Tapi Terhalang Oleh karna Kak ricko memangilnya
"Eh.. Ra tunggu dulu kamu kan pinter nanyi coba kamu nanyi" ucap kak Riko
"ngak ah males"ucap Rara sambil melanjutkan jalannya
"emang bocah itu ngak berubah rubah"ucap kak Riko
"emang Rara mau berubah kayak ap kak"ucap Linda Kebingungan
"Auh ah terserah Lu"Ucap kak Riko lalu meninggalkan tempa tersebut
Tiba tiba seorang kurir Datang ke Diaman Tuan Hendry Agatha
"Permisi apa disini ada yg bernama Clara Adriana Agatha"sambil menyampiri para sekumpulan anak muda tersebut
"eh iya pak ada ap yah"ucap Linda menyautinya
"Bisa Tolong di Pangiliin ngak mbak"kata kurir tersebut
Linda pun mengangguk lalu memangil Rara yg sedang menonton televisi
"Kak Rara ada kurir tu nayariin kak Rara"ucap Linda
"Perasaan gue ngak mesen paket deh siapa yah"ucap Rara kebingungan
Linda pun mengangkat bahu Rara pun keluar mencari kurir tersebut
"dengan mbak Clara Adriana Agatha"ucap kurir tersebut
"iya pak saya sendiri tapi perasaan saya ngak persen paket"ucap Rara kebingungan
"ini bukan mbak yg pesen tapi ini dari Landon dari Tuan Reyhan Ananta Abraham di sini mbak tanda tangannya"ucap kurir tersebut sambil menyodorkan pena
__ADS_1
Rara pun menandatangani paket tersebut
"Kalau gitu saya permisi mbak"ucap kurir tersebut sambil meninggalkan Rara tersebut
kenapa Rey ngirim ini yah.gumam Rara dalam hati
Drrrtt... Drrrtt.. drrrtt.. Handphone Rara bunyi membuyarkan lamunan Rara
"Hah Rey,iya halo Rey"ucapa Rara
"Kamu udah terima paket dari akun"ucap Rey di telpon
"udah kamu ngapain sih ngirim paket"ucap Rara
"ngak papa kami buka aja dulu"ucap Rey
"Apaan sih Ngak jelas y udah gue tutup dulu"Rara sambil menutup telpon
"eh Ra tunggu..yah malah dimatiin,gue bakal dapetin Loh Ra apapun Caranya"ucap Rey di sebrang telpon tersebut sambil tersenyum licik
"Ciee..cieee yg dapet telpon"ucap Linda sambil menyenggol bahu Rara
"Apaan sih Kuntilanak!!"ucap Rara sambil berlari Meninggalkan Linda
"Hey Tunggu yah loh pembalasan gue"ucap Linda sambil cemberut
Rara berlari sampai ia terjatuh di tangga Samapi ia terjatuh di tangga paling bawah Paket yg diberikan oleh Rey pun terjatuh sampai dibelakang vas Tidka ada orang yg melihat itu .
Semua orang di sana panik melihat kepala Rara yg di penuhi dara apalagi kak ricko melihat adik kesayangannya itu
"Nak bangun nak ini mama"ucap mama Rita
"Cepet siapin mobil kita bawa Rara ke rumah sakit"ucap Papa Hendry
Rumah Sakit
Dokter Yg memeriksa Rara pun keluar dari ruangan nya,diluar ada kak Riko papa Hendry dan juga mama Rita dan kak salsha yg lainya dilarang ikut karna harus menjaga rumah
"bagaimana keadaan anak saya dok"ucap mama rita yg menangis
"Alhamdulillah keadaan Clara tidak begitu para dia baik baik saja"ucap dokter
"Bagaimana dokter tau anak saya namanya clara"ucap papa Hendry
"Clara adalah dokter yg akan berkerja disini karna ada kontrak selama 6 bulan"ucap dokter tersebut
"oh Terimah kasih dok saya masuk dulu memeriksa anak saya"ucap papa Hendry
Papa Hendry pun masuk
"Nak bangun ini mama"ucap mama Rita sambil memegang tangan anaknya tersebut
Rara perlahan membuka matanya kepalanya sangat pusing hingga ia tidak bisa berdiri
"Ma Rara dimana kepala Rara pusing banget"ucap Rara sambil memegang kepalnya
__ADS_1
Rara mengangguk mengerti ia tak punya kekuatan untuk berbicara ia pun jatuh tidur.Mama Rita menyuruh Riko dan salsa untuk pulang Riko dan salsa pun pulang tingala mama Rita dan papa Hendry
Hari ini Rara pulang dari rumah sakit selama 3 hari dirumah sakit Rara sangat bosan
Kediaman Tuan Hendry Agatha
"Huuu akhirannya aku pulang juga sunguh membosankan berada di rumah sakit"ucap Rara sambil turun dari mobil dan menghirup udara segar
"Kak sebaiknya kakak istirahat karna Lusa nanti adalah pernikahan kak Windi kak harus sehat"ucap mama Rita
"baiklah ma Rara masuk dulu"ucap Rara sambil masuk ke dalam rumah
Di tengah ia bertemu banyak orang karna tak lama pernikahan kak Windi yg akan dilaksanakan lusa nanti
"Rara udah pulang kapan pulangnya"ucap bibi Rena
"eh bibik udah bik barusan"ucap Rara sambil tersenyum
"Ra udha pulang gimana keadaanya"ucap kak Riko yg sangat menyayangi adiknya
"eh kak Riko udah kak Alhamdulillah baik"ucap Rara sambil memeluk kak Riko karna sangat merindukan Nya
Riko pun membalas pelukan itu dan menghujani beberapa ciuman di pucuk kepala Rara
Ra kakak berjanji ngak bakal bikin kamu sedih siapapun yg bikin kamu sedih akan jadi musuh kakak.ucap kak Riko dalam hati
Lalu Rara pun melepaskan pelukannya tiba tiba Linda datang dan menghampiri Rara
"eh kak Rara udah pulang ucap Linda
"udah Linda"Ucap Rara
Malam harinya
Karna malam besok adalah pernikahan kak Windi jadi kak salsha mengajak Rara pun untuk keluar ke pasar malam untuk membeli hena Rara pun mau Linda tak mau iya pun ikut bersama Rara dan kak salsha kak Wisnu ngak ikut karna pernikahannya beberapa hari lagi Takut terjadi apa apa mereka pun pergi ke pasar malam
Pasar Malam
"Wih rame banget yah"ucap Linda yg sangat bersemangat
"Kalau sepi bukan pasar namanya kuburan malam"ucap Rara
"ih kak Rara mah"ucap Linda sambil cemberut
"ngak ngak adek aku sayang"ucap Rara sambil memeluk sepupuhnya itu
Mereka pun menelusuri pasar malam mereka tak kunjung bertemu penjual hena mereka memutuskan untuk berpencar Kak salsha dan Linda mencari kanan dan Rara sebelah kiri.alasan Rara menyuruh kak salsha supaya bersama Linda karna Linda masih kecil kak salsha. pun pasrah.
Ditengah tengah Rara menelusuri pasar ada keributan yg terjadi?
Keributann apa yah?
Pantau terus kelanjutannya tapi jangan lupa di like and komen dan views supaya author semangat oke;-)
Jangan lupa follow ig author yah
__ADS_1
@mrn_2505