CEO Tampan & Dokter Cantik

CEO Tampan & Dokter Cantik
Penasaran


__ADS_3

2 hari berlalu semuanya kembali normal seperti biasanya dengan pekerjaannya masing masing termasuk Rara yg harus berkerja di salah satu rumah sakit keadaan ruang tuan Herry cukup sepi karna sepupu Rara sudah pulang termasuk Rey dan kini yg tengah berada di meja makan hanya om Herry mama Rita,Rara dan kak Riko semetara kak salsha sudah di jemput oleh kekasihnya


"Ma,Mana kak salsha"ucap Rara sambil mengoles selai ke rotinya


"kak salsha tadi dijemput oleh pacarnya"ucap mama Rita


Uhuuk..uhukk


"Kak salsha udah punya pacar ma kok Rara ngak tau sih"ucap Rara sambil cemberut


mama Rita pun hanya mengangkat bahu sebagai tanda bahwa ia tak tahu,Lalu om Herry menyuruh Riko untuk mengantarkan Rara ke rumah sakit


Di dalam mobil


"Kak hubungan kakak dengan kak Silvi bagaimana"ucap Rara dengan kepoo


"Kamu itu masih kecil mau tau aja"ucap Kak Riko lalu mengacak rambut adiknya yg begitu menggemaskan


Tanpa sadar mobil kak Riko hampir menabrak seseorang dan menumpahkan dagangannya


Lalu kak Riko dan Rara turun


"Lo itu punya mata ngak sih"ucap Riko dengan nada tinggi


"Maaf tuan"Wanita itu menundukkan


"Kak udah ini salah kita yg nabraknya"ucap Rara lalu membantu mbak itu berdiri


Lalu Rara menyuruh mbak itu duduk di bangku dan memberikan minum, sementara Riko masih berdiri dengan tangan melipat di dadanya


"Maafkan saya tuan nona saya benar benar tidak sengaja"ucap wanita itu


"ngak papa kok kamu ngak salah kami yg salah kami akan ganti rugi oh ya nama kami siapa"uca Rara dengan lembut


"Nama saya Riska Aprilia Nona"ucap Riska


"oh perkenalkan nama saya rara dan itu kakak saya panggil aja riko dan satu lagi jangan panggil saya nona panggil saja Rara"ucap Rara sambil menyodorkan tangannya


Lalu Rika memandang Riko yg menatapnya dengan sinis


"Ngak usah abaikan kakak aku dia emang orangnya begitu"ucap Rara lalu Riska menjabat tangannya juga


"Kak ayolah mintak maaf"ucap Rara dengan Nada manja


Riko hanya bisa menghembuskan nafasnya lalu meminta maaf


"maaf"ucap Riko dengan nada malas


Lalu Rara Menyodorkan uang ke pada Riska dan juga kartu namanya


"nona ini banyak sekali lalu UNtuk apa kartu nama ini"ucap Riska


"Ini sebagai tanda permintaan maaf kami dan juga kamu bisa berkerja di butik Yg tertera di situ dan jangan panggil saya nona"ucap Rara


"Terimah kasih Rara"ucap Riska


"Yaudah kalau gitu kami pergi dulu jangan lupa untuk ke butik itu yah bay"ucap Rara melambaikan tangan dan masuk kedalam mobil Riko yg dari tadi menunggu nya


"Lama banget sih Ra"ucapa Riko


"Cerewet ayo jalan"ucap Rara


Mobil yg dikendarai Riko pun berhenti di rumah sakit

__ADS_1


"Semangat kerjanya Ra y udah Kakak pulang dulu"ucap Riko sambil menyemangati rara


"iya kak Terimah kasih"ucap Rara lalu masuk ke rumah sakit


Rumah sakit


Rara tak sama sekali gugup Karena ia pernah kemari Beberapa waktu lalu


Rara di sambut dengan meriah termasuk manager nya juga karna Rara pindahan dari rumah sakit yg terkenal di Landon.


"Selamat pagi dokter Rara"ucap petugas rumah sakit


"Pagi"ucap Rara sambil tersenyum


"Selamat datang dokter Rara kami harap dokter bisa beradaptasi dengan lingkungan kami"ucap manager rumah sakit


"Tidak masalah pak Pangil saja Rara bapak tidak harus memangil saya dengan sebutan dokter karna bapak lebih tua dari saya sya Rasa Tidka enak dan Rara juga Pasti bisa beradaptasi dengan lingkungan karna orang sekitarnya yg ramah tamu"ucap Rara sambil tersenyum


Ternyata dugaan ku salah selama ini ku kira dia sombong ternyata di baik.gumam dokter Alex yg salah satu dokter baru di sana


"Mari Dokter saya tunjukan ruangannya"ucap manager rumah sakit itu


Rara pun sampai di ruangannya


"Y sudah kalau begitu saya permisi dulu dokter kalau anda perlu sesuatu tak usah sungkan untuk menghubungi saya"ucap meneger itu lalu pergi


Rara melihat pemandangan dari Jendala ke luar begitu indah tiba tiba ada seseorang yg menutup mata Rara dengan tiba tiba


"Hey siapa kau"ucap Rara yg berusaha melepaskan nya


"ayo tebak"ucap seseorang yg menutup mata Rara


"Vina"ucap Rara mengenal suara tersebut


"iya iyalah kamu kan sahabat terbaik aku"ucap Rara sambil merangkul bahu Vina


"ku kira kamu lupa semenjak pergi ke luar negeri"ucap vina


"Ngak mungkin lah aku melupakan sahabat terbaik aku"ucap Rara sambil memeluk vina sahabat terbaik yg sangat ia ridukan


"aku sangat merindukan mu vin"sambung Rara


"aku juga ra"ucap vina


suster masuk dengan mengetok pintu


"maaf menganggu dokter Vina ada pasien yg mau konsultasi dengan anda"ucap suster itu lalu pergi


Vina pun mengangguk


"y udha Ra aku pergi dulu yah"ucap vina sambil meninggalkan Rara


"bay"ucap Rara


Kemudian Rara melakukan tugasnya sebagai dokter dengan menangani pasien seharian ini jadwal Rara cukup padat Membuatnya merasa lelah


"huufhh selesai juga akhirnya"ucap Rara sambil melihat jam menunjukan jam makan siang


Vina datang ke ruangan Rara


"Ra makan di kantin yuk"ucap vina


Rara pun mengangguk

__ADS_1


mereka berjalan bersama menuju kantin sampai Rara seperti melihat Nathan dengan wanita lain yg sedang berada di parkiran


Rara pun menghampiri tapi Tidak ada siapa siapa di situ


"Ra Lo kenapa"ucap vina menghampiri Rara


"gue tadi lihat Nathan sama cewek lain"ucap Rara


"Lo salah lihat tadi orang ngak ada siapa siapa disini"ucap Vina


"yuk kekantin entar ke buru habis lagi"ucap Vina lalu mereka menuju kantin


Mereka memesan makanan lalu tiba tiba Alex datang menghampiri Rara dan Vina


"Hey aku Alex dokter spesialis jantung aku baru di sini"ucap Alex Menyodorkan ke dua tangannya


"hai aku Clara Pangil aja Rara"ucap Rara Menjambat tangan Alex


"Boleh aku duduk di sini"ucap Alex


Rara pun mengangguk mereka menikmati makanan nya Alex yg sedari tadi mencuri pandangan rara,Rara pun mulai risih


"eh Alex kami udah selesai kami dualan ke ruangan"ucap Rara


"eh mau gue Anter"ucap Alex


"eh ngak usah kamu habisin aja makanan kamu tu belum habis"ucap Rara lalu pergi meninggalkan nya


Gue bakal dapetin loh Ra apapun resikonya.ucap Alex dalam hati


"Bagus lah kalau elo udah tau Alex"ucap Vina


"emangnya kenapa dengan Alex"ucap Rara dengan penasaran


_


_


_


_


_


_


_


_


_


_


_


_


_


Rara penasaran apalagi pembacaannya heheh><


*Maaf yah author cuman post nya sedikit karna author ngak punya waktu dan beberapa bulan ke depan author libur,emnagnya kenapa?karna author udha masuk sekoalh **jadi author mau pokus ke pelajaran tapi beberapa hari ke depan author post kok tapi jarang, author mohon dukungannya yah supaya author semangat:)*

__ADS_1


Thanks 🖤 yang udah dukung author**


__ADS_2