Cerita Seram Pengalaman Nyata Dan Asli

Cerita Seram Pengalaman Nyata Dan Asli
AKHIR CERITA


__ADS_3

Akhirnya udah nyampe cerita terakhir juga,buat yg udah mau baca karya gua dan memberikan like,komentar serta sarannya,gue ucapkan terima kasih banyak,maaf klo author masih banyak kesalahan dalam penulisan novel,maklum author masih orang baru dan ini karya pertama dari author,sekali lagi gue ucapkan terima kasih yang udah mau mampir ya.


Dalam panel kali ini gue cuma akan merakum cerita-cerita kecil saja sebagai pemanis di halaman akhir,yok kita langsung ke cerita.


Cerita pertama datang dari "cika",Sebut saja begitu,seorang siswa smp,anak dari tetangga gue,si cika ini rumahnya agak jauh ke belakang,di pojok kampunh gue..,untuk kesehariannya dia jarang sekali keluar rumah,dia lebih banyak menghabiskan waktu dengan menonton televisi.


Di siang hari cika hanya tinggal berdua dengan adik perempuannya yg masih sd,karena baik ibu dan ayahnya bekerja pada waktu siang.


Hari ini cika baru saja pulang sekola pada sore hari,setelah beristirahat sebentar dia memutuskan untuk mandi..,Baru saja dia menginjakan kakinya di kamar mandi,tiba-tiba dari jendela dia melihat sepasang mata sedang memperhatikannya,mengingat di luar jendela langsung menuju gang kecil yg hanya muat di masuki seekor kucing,jadi sosok tersebut tidak mungkin manusia..,ukuran matanya saja kurang lebih seukuran bola tenis,msnusia normal mana yang ukurannya sebesar itu?.


Cika seketika bergidig ngeri,tanpa banyak bicara dia hanya keluar dari kamar mandi meninggalkan sosok tersebut.

__ADS_1


Cerita lainnya berasal dari anak tetangga gue yg bernama kiki,si kiki ini anak laki2 yg sudah bekerja,seringkali dia harus pulang malama karna pekerjaannya,Seperti halnya malam itu kiki mendapat shif 2 yang mengharuskannya pulang pada malam hari,kira2 jam 11 malam dia baru sampai rumahnya..,Karena haus yg dia rasakakan si kiki pun menuju dapur untuk mengambil air.


Keadaan rumahnya saat itu sepi karena anggota keluarga lainnya sudah tertidur lelap,kejadiannya sama seperti yang cika alami,saat sedang mengambil air minum di dapur..dari jendela kaca dapurnya dia melihat sesosok pocong yang sedang mengintip,karna ukuran jendelanya cukup besar maka si kiki ini dapat melihat dengan jelas sosok pocong tersebut,Kaget..si kiki berteriak dengan keras dan membangunkan seisi rumah,dia memceritakan apa yang dia lihat kepada ibu bapaknya,namun ketika sang ayah membuka jendela dapur,sosok pocong itu sudah tidak ada di sana.


Cerita ketiga kali ini datangnya dari ketua RT gue...,kejadian masih berlangsung di kampung gue,tepatnya di rumah ketua RT tersebut.


Malam itu pak RT sedang asik dengan mimpinya,ia tertidur sangat lelap mungkin karena terlalu lelah,tapi...entah mengapa,tiba-tiba dia merasa gelisah dalam tidurnya,walau tertidur dia merasa ada seseorang yang sedang memperhatikannya...,Akhirnya dia membuka matanya dengan perlahan,Dan...kalian tahu apa yg dia lihat saat membuka matanya?


Namun yg terjadi tinjunya tembus ke arah badan si prajurit,dia mengatakan rasanya seperti memukul ruangan kosong...tinjunya tidak mengenai apapun,merasa ketakutan ia bangun dari kasurnya,tetapi kemudia si prajurit tersebut membelakanginya..,dan pergi menembus tembok kamarnya,masih dalam keadaan setengah sadar pak RT betanya-tanya dalam hatinya siapa sosok tersebut.


Cerita terakhir datang dari seorang guru ngaji di kampung gue(baca panel "Santet",Kejadiannya terjadi sebelum kisah santet itu terjadi),Malam itu pak ustad biasa kami menyebutnya di kampung,sedang asik merokok sambil menikmati kopinya di depan teras rumah,waktu memang sudah menunjukan pukul satu malam,namun pak ustad belum dapat tertidur.

__ADS_1


Tiba-tiba dari arah sungai cisadane dia di datangi satu sosok kakek2 tua yang memakai jubah putih,kakek tersebut hanya senyum pada pak ustad,karna pak ustad ini orang yang berbeda level ama gua dia gak merasa ketakutan apalagi berlari saat melihat sosok tersebut.


Dia malah menanyakan pada sosok itu darimana asalnya?dan mau apa datang kemari?si kakek hanya menjawab bahwa dia hanya sedang melewati kampung ini saja dari arah sungai,tidak ada maksud buruk,dia hanya ingin sekedar mampir di rumah pak ustad,karena penasaran itu saja alasannya.


Untuk kejadian selanjutnya gue kurang tau apa dia terus berbincang dengan sosok tersebut,atau sosok itu menghilang...karna pak ustad tidak menceritakannya.


Nah beres juga kisah- kisah kecil dari gue..,untuk yg sudah baca sekali lagi..dan untuk yg kesekian kalinya gue ucapkan terima kasih,jgn lupa like,vote sama ratenya ya.


Doakan autor agar masih bisa berkarya lagi ya,dan kembali dengan lebih baik lagi.


Pesan dari novel ini hanyalah terlihat atau tidak,percaya atau tidak mereka itu nyata adanya dan hidup berdampingan dengan kita,mari saling menghargai saja,walau pada dasarnya sifat mereka jahil namun bila iman kita kuat,apa yang terjadi tidak akan berdampak apapun.

__ADS_1


__ADS_2