Cewek Misterius

Cewek Misterius
ingin bermain main


__ADS_3

Elina yang sudah mulai mengontrol emosinya dan meredakan air matanya pun kaget mendapati kamarnya seperti kapal pecah seperti bukan kamar Elina lalu keluar kamar dan menuju kamar satunya yang tidak boleh di masuki oleh orang lain selain dia



sejak ia dituduh ingin membunuh Adriana Elina tidak lagi ceria tidak pernah lagi tertawa senyum pun hanya tipis Elina lebih suka menenangkan diri di kamar yang bernuansa hitam dimana tidak akan ada warna selain gelap seperti hidupnya yang gelap tanpa ada cahaya kadang ia merasa kekayaanya tidak ada apa apanya kekayaannya hanya ia sendiri yang menikmatinya


Elina bersiap siap malam ini ia menggunakan baju berwarna merah dengan panjang di belakang ia berpenampilan sebagai seorang nona besar di dunia



ia memoles make up sederhana di wajahnya saat ia di sibukkan dengan menata rambutnya ada pesan masuk di handphone nya pesan dari sahabat sekaligus asisten pribadinya


^^^Andri^^^


^^^lo dirumah mana?^^^


rumah yang ada bi surti


^^^Andri^^^


^^^gue jemput lo sekarang sebentar lagi acaranya akan di mulai^^^


Elina tidak membalas pesan Andri ia hanya nge read doang setelah ia selesai ia b rjalan keluar dari kamar dan mengunci kamar itu setelah itu ia turun keruang tamu untuk menunggu Andri menjemputnya namun sebelum ia keruang tamu ia kedapur dulu

__ADS_1


"buatkan saya jus buah naga bawa keruang tamu setelah itu panggillah beberapa pelayan untuk membantumu membersikan kamar saya diatas"ucap Elina dingin seraya meninggalkan dapur dan berjalan ke arah ruang tamu ia duduk di sofa dengan memainkan hanponnya karena


"ini nona jus nya"ucap pelayan tadi yang membuatkan Elina jus


"taruh saja dimeja situ"ucap Elina tanpa melihat kearah pelayan itu


"baiklah nona kalau begitu saya permisi"ucap pelayan


"hmm"hanya dibalas deheman oleh Elina


pelayan itu pergi dengan senyum sumringah karena ia sangat membenci kehidupan Elina yang terbilang beruntung karena Elina di perlakukan bak seorang ratu di setiap rumahnya


pelayan itu bernama Risa ia adalah anak yatim piatu yang tinggal di panti asuhan yang sama dengan Elina tapi Elina tidak mengenalinya karena Elina lebih suka menyendiri saat ada di panti asuhan dan saat itu Elina di angkat oleh orang terkaya ke-5 tapi orang tua angkat Elina sudah tiada


POV ELINA


saat gue baru pulang dan memasuki mansion gue melihat salah satu pelayan memakai gelang,anting,dan juga kalung yang dia kenakan saat aku melihat wajahnya ternyata itu Risa aku segera masuk ke lift dan masuk ke kamarku saat aku masuk aku melihat keadaan kamarku bersih aku membuka laci di meja rias aku memeriksa seluruh aksesorisku ternyata benar dugaan ku dia menyurih di dalam mansion ku aku sangat marah aku hancurkan seluruh barang barang yang ada di dalam kamar itu belum masalah keluargaku sekarang ada penghianat di dalam rumahnya sendiri ternyata orang yang ia anggap sebagai Kakak nya itu menghianatinya


"aaaaaaaaaa,,kenapa,kenapa semua orang tidak menyukai aku,kalau memang aku tidak di inginkan kenapa aku harus hadir di dunia ini kenapa?"teriak ku


setelah puas berteriak aku meraih handphone dan menelfon seseorang


Tut Tut Tut

__ADS_1


saat tersambung


"cari tau tentang Risa dari panti asuhan yang pernah aku tempati dalam lima menit kau tak mendapatkan informasi itu kau tau akibatnya"ucap ku langsung mematikan telfon dan berdiri keluar dari kamar yang sudah aku buat hancur


aku memasuki kamar yang tidak sembarang orang bisa masuk kamar yang gelap tidak ada warna hanya ada lampu yang tidak terlalu terang menyinari dan disini lah aku menuangkan segala kesedihanku aku langsung mandi dan bersiap siap untuk pergi ke pesta


setelah selesai lima pesan masuk kedalam handphone ku aku mengeceknya


kau ingin bermain main dengan ku Risa baiklah akan aku kabulkan permintanmu


batinku aku keluar dari kamar dan menuju kedapur


" buat kan saya jus buah naga bawa keruang tamu setelah itu panggillah beberapa pelayan untuk membantumu membersikan kamar saya diatas"ucap ku dingin seraya meninggalkan dapur dan berjalan ke arah ruang tamu aku duduk di sofa dengan memainkan handphone ku mengecek CCTV yang dipasang di dapur dan ia memasukkan obat kedalam minuman ku


"ini nona jus nya"ucap Risa


"taruh saja dimeja situ"ucap ku tanpa melihat kearah risa


"baiklah nona kalau begitu saya permisi"ucap risa


"hmm"aku hanya membalas dengan deheman saja aku melihat ia berjalan kedapur dan aku memperhatikan apa yang ia lakukan melalui CCTV


"tunggu saja saat dimana anda nyerahin seluruh harta anda ke saya,saya bakal usir anda jauh dari sini maaf nona Elina anda terlalu beruntung dan saya harus menderita hahahaha"ucap Risa

__ADS_1


jangan lupa like komen dan vote agar aku semangat menulisnya jangan pelit pelit like ya hehehe😂


__ADS_2