Cinta Almira

Cinta Almira
18


__ADS_3


cafe de flore almira menikmati suasana yang ramai dengan pengunjung dari berbagai negara.


dua minggu sudah dave tanpa kabar berita telp almira tak diangkat pesan almira tak dibalas, membuat almira mempertanyakan status pernikahannya sekarang, tapi almira mencoba berfikir positif mungkin dave sibuk dengan pekerjaan.


Diindonesia siang dave sibuk dengan pekerjaan kadang ntah pergi kemana, malam dave pergi dengan bergonta ganti model ternama dinegara ini.


" dave baca ini " dimas membanting surat kabar dimana disana terpampang foto dave keluar hotel bersama maya.


model yang baru tanda tangan kontrak untuk iklan perusahaan dave.


" oh " hanya itu jawaban cuek dave.


" apa kau tak memikirkan perasaan almira dave".


" apa almira memikirkan aq ". dave balik bertanya.


" ayolah dave kau pun tau pekerjaan almira, jangan lah seperti anak kecil dave".


" dim kau tak mengerti, aq suaminya seharusnya almira menurut apa kata suaminya". dave tetap dengan egonya.


" masih ingat kau dave kalo kau suami almira, tapi kau bermain dan menyakktinya dibelakang almira, ingat dave almira hanya menyelesaikan pekerjaannya bukan selingkuh dengan laki laki lain, jangan menyesal kalo almira pergi meninggalkan kau lagi dave ". dimas kesal dengan sikap egois dave dan pergi meninggalkan ruangan dave.


" berita sialan siapa juga yang berani bikin artikel tak berguna ini ". dave mengumpat artikel gosip tentangnya, dalam hatinya dia takut kalo almira tau berita gosip ini.


" shiit sialan "


Ketakutan dave akhirnya terjadi almira sudah membaca gosip dave fernandes. almira sedih hatinya sakit tapi almira berusaha tenang dan berfikir mungkin mereka habis mengerjakan projek kerja sama mereka, karena almira tau kalo maya yang jadi model iklan dave.


" hey al kenapa melamun " tanya willi


" oh wil gak apa ". almira mencoba menutupi apa yang ada dipikirannya.


" hey ini bukannya berita dave fernandes yang digosipkan dengan kamu itu al " tanya willi lawan teman model iklan yang almira kerjakan.

__ADS_1


" hee gosip" . almira dengan senyum terpaksanya.


" pengusaha muda tampan tajir, siapa sih gak tergoda " dengan nada remeh william .


" oh iya wil ada apa kau ajak aq ketemuan ". tanya almira.


" al aq mau mengajak kamu kerja sama selagi kita masih diparis, ada agensi menawarkan paris fashion week dan mereka mau kau ikutan " kata william.


" kapan itu ?" tanya almira menggebu.


" minggU ini al ".


" tapi aq udah janji dengan seseorang untuk pulang". padahal bagi almira ini kesempatan dia.


" al ini kesempatan kamu al, bisa jadi kau dan aq akan dikontrak disebuah majalah terkenal disini".


almira sebenarnya sudah lama diajak kerja sama dengan sebuah majalah fashion diparis tapi almira belum memberi jawaban .


" aq pikirkan dulu wil aq harus berdiskusi dulu dengan manajemen aq ". yang jelas almira mau pamit dengan dave.


" oke al ". dan william pun pamit pergi


almira " dave "


dave " iya kenapa al". dengan dinginnya.


almira " kenapa kau tak pernah hubungi aq apa kau masih marah sama aq " tanya ragu almira.


dave " aq hanya sibuk kerja ".


almira" aq mau bilang aq ada tawaran ikut paris fashion week minggu ini, apa aq boleh ikut ". tanya almira ragu.


dave " terserah kau al, itu kariermu dan aq tak berhak melarangmu ". dave semakin kecewa dave pikir almira mementingkan kariernya dave sangat merindukan almira,


sedangkan almira memejamkan matanya merasakan hatinya sakit begitu tak pentingnya dirinya sekarang dihati dave.

__ADS_1


" sayang kita jadi pergi sekarang " maya memeluk dave dan mencium dave, sedangkan telpon dave masih tersambung dengan almira.


Almira " itu yang bikin aq tak penting dihatimu dave" almira langsung mematikan sambungan telpon hatinyab hancur, kepercayaan yang dia berikan sama dave goyah, hatinya benar benar sakit mengetahui ada wanita lain dihati suaminya, yah walau pernikahan mereka hanya secara agama dan belum dilegalkan secara hukum.


air matanya mengalir dipipi mulusnya.


" maaf may aq gak bisa pergi bersamamu, tolong tinggalkan aq sekarang ". dave menyuruh maya keluar ruangannya


" tapi sayang ". maya tak mau keluar .


" aq bilang keluar may" teriak dave dan maya pun keluar.


perasaan dave kacau ada rasa takut kehilangan almira tapi egonya membuat dave tak mau mengalah.


" aq sudah hianati pernikahan kita al ". dave memejamkan matanya


" dim siapkan penerbangan keparis malam ini ". perintah dave.


dimas bingung ada apa dengan laki laki ini sepertinyA ada masalah .


" dim apa kau mendengarkan ku ".


" baiklah akan aq persiapkan " kata dimas yang masih penuh tanda tanya.


dihotel almira menekan nomer dikontak ponselnya.


wiliam " gimana al "


almira " baiklah wil,aq setuju ".


dan telpon mereka terputus almira melamun dengan kesedihan kesedihannya.


" kamu kenapa al ?" tanya andita.


" gak apa dit ". almira berusaha tersenyum.

__ADS_1


" al aq tau kamu al, pasti ada sesuatu sampai kau mengundurkan jadwal kepulangan kita, bukannya kau merindukan dave, tapi kenapa kau menerima tawaran itu " dita tau pasti ada sesuatu dengan sahabatnya itu.


tapi almira belum siap untuk menceritakannya kepada andita. karena saat ini yang almira butuhkan untuk sendirian dulu.


__ADS_2