
Almira sudah sampai dirumahnya. rumah yang penuh kenangan antara dia dan Dave.
rumah ini juga rumah pertama yang dia beli dengan hasil jerih payahnya.
" Al, apa yang kau lamunkan ", Andita menyadarkan lamunan Almira.
" dit rumah ini banyak kenangan, dan aq kembali lagi kerumah ini". ujar Almira yang matanya sedikit berkaca kaca banyak yang menyakitkan dirumah ini.
" apa aq harus mencari rumah baru untuk kau dan Davin tinggali ". tawar Andita
" gak usah dit, perlahan lahan luka ini akan sembuh dan terbiasa, lagian aq tak lama disini, aq kembali hanya untuk Gilang, aq kasihan Gilang tak pernah mendapatkan kasih sayang seorang ibu, dia menemukan kasih sayang seorang ibu hanya dari aq ibu sambungnya, yah kau tau sendiri aq hanya sebentar mencurahkan kasih sayangku kepadanya."
"pak tolong Davin dipindahkan ke kamarku saja ". perintah Almira pada pak Toto.
" permisi Mbak saya antar non Davin ".
pamit pak Toto.
" apa rencana mu selanjutnya Al ".
tanya Andita
" yang jelas aq menjalan kan usaha yang diparis lewat online."
" oke, aq selalu bersamamu Al " . merekapun berpelukan .
Di kediaman Fernandes
" dad pokoknya aq mau besok Daddy dan mommy yang antar jemput aq sekolah ". pinta Gilang
__ADS_1
" kau telponlah mommy Al, pasti mommy mau ". Dave yakin Almira takkan menolak keinginan Gilang.
" bila perlu bujuk mommy tinggal bersama Qt ". yah Dave ikut antar Gilang aja untung mau Almira.
" dad kenapa permasalahan orang dewasa itu rumit ya, padahal kan gampang banget mommy tinggal disini atau Qt yang tinggal dirumah mommy. "
" hahahaha kau ini jika gampang apa yang kau bilang bujuklah mommy buat tinggal bersama Qt".
" apa lagi kalau aq dan Davin ada Adek bayi yang lucu ya dad , ah Daddy ayolah Qt kerumah mommy".
" belajarlah bersabar boy, biarkan mommy dan Davin istirahat "
" ah payah Daddy kayak Daddy bisa sabar aja, padahal Daddy juga gak sabaran mau kerumah mommy ".
Gilang pun pergi masuk kekamar , mungkin daddy-nya benar kalo mommy dan adiknya butuh istirahat, " tapikan aq disana gak mengganggu mereka cuma mau tidur peluk mommy ".
gerutunya .
" mommy, kenapa Daddy lama sekali ya ".
" Davin, mommy lelah jelasin sama Davin, Daddy nanti pasti kesini Daddy kan ada kerjaan, belajarlah bersabar ".
" davinkan pengen sama Daddy mom "
" Davin telpon aja deh sendiri ".
" ah mommy gengsian payah padahal pengen juga sama Daddy ".
Dita yang berada didekat sana hanya bisa ketawa melihat ibu dan anak kecil itu
__ADS_1
" semoga kalian bisa berkumpul menjadi sebuah keluarga yang utuh " guman dita, dia tau kalo Almira dan Dave masih sama sama mencintai .
" ya al " suara diseberang sana
" ni anak kamu mau bicara " .
jawab Almira ditelpon.
" Daddy, gak boleh panggil mommy Al aja harus panggil mommy sayang " teriak Gilang dari kamar karena mendengar daddy-nya mengangkat telpon dari mommy nya.
" sini mom telponnya " Davina mengambil alih telp
" Daddy aq gak mau pokoknya Daddy sekarang temanin aq tidur ".
" iya sayang Daddy pasti kesana, sekarang davinnya Daddy tidur sama mommy dulu ya Daddy masih ada kerjaan sedikit "
alasan Dave karena dia mau memberikan waktu untuk Almira sendiri
" Davin maunya sekarang dad " .rengek Davin
" Dave aq pusing dengar rengekan Davin ikutin aja apa yang dia mau "
" daddy sayang mommy bukan Dave " protes Davin
" iya iya Daddy sayang "
percakan ditelpon pun berakhir
" Tuhan berpihak kepada ku Al
__ADS_1
aq akan segera memilikimu kembali dengan dukungan anak anak nakal.ini " Dave pun tersenyum segera masuk kekamar bersiap siap pergi untuk menemui 2 wanita sangat dia cintai .