
Jam menunjukkan pukul 04.55 WIB, Aqilah yang baru terbangun tak mendapati sang suami di dalam kamar "mas Galang tidur di ruang kerja lagi"lirih Aqilah sambil berjalan menuju kamar mandi untuk membersihkan diri dan mengambil air wudhu.
Aqilah memang bukan wanita yang menutup dirinya dengan hijab tapi dia termasuk orang yang taat akan agama dan dia berniat suatu saat dia akan mengenakan hijab saat dirinya sudah siap.
Setelah melaksanakan kewajiban sebagai seorang muslimah, Aqilah mempersiapkan kebutuhan Galang mulai dari air mandi, baju yang akan di kenakan nya ke kantor, dasi, hingga sepatu kantor Galang setelah semuanya selesai Aqilah menuju dapur untuk menyiapkan sarapan pagi.
Saat sedang menata makanan di meja makan Aqilah melihat Galang keluar dari ruang kerja nya. "Mas udah bangun, air mandi dan baju mas udah aku siapin y, mas mau minum kopi apa teh?" Ujar Aqilah masih dengan senyum manisnya
"Kamu itu berisik sekali, ini masih pagi dan mulutmu sudah berkoar-koar" kata Galang dengan suara yang cukup tinggi
"Ma..maaf mas" jawab Aqilah dengan menundukkan kepalanya dan menahan agar air matanya tidak keluar
"Gak usah sok peduli kamu, saya tau kamu hanya menginginkan harta saya, dasar wanita rubah" ujar Galang lagi sambil berlalu meninggalkan Aqilah yang mulai menitihkan air mata
"Astaghfirullah mas aku beneran peduli dan sayang sama kamu. Y Allah beri hamba kekuatan y Allah"batin Aqilah sambil menghapus air mata nya
Setelah berpakaian lengkap Galang menuruni tangga berniat ingin langsung berangkat ke kantor tapi terhenti saat mendengar suara Aqilah
"mas sarapan dulu dari malam mas belum makan nanti mas sakit" kata Aqilah tapi hanya di anggap angin lalu oleh Galang yang langsung melanjutkan langkahnya menuju mobil dan berlalu meninggalkan Aqilah
Saat tiba di kantor nya Galang langsung masuk ke dalam ruangan direktur utama saat sedang memeriksa file Dani asisten sekaligus sahabat Galang masuk dengan sedikit terburu-buru.
__ADS_1
"Lang gawat Lang" ucap Dani sambil terus mengatur nafasnya.
"Lu kayak habis liat setan aja" jawab Galang sambil menatap sahabatnya itu. Jika mereka sedang berdua seperti ini mereka akan menjadi sahabat tapi saat mereka sedang mengadakan rapat atau bertemu klien mereka akan bersikap formal layak nya bos dan asistennya.
"Ini lebih gawat dari pada liat setan" ujar Dani lagi
"Emang kenapa sih, lu ngomong yang bener dong" kata Galang mulai kesal
"Di depan ada Alila nyariin elu" kata Dani masih dengan ekspresi panik
"Hah yang bener lu, Alila datang ke kantor gue, mau ngapain dia" tanya Galang kaget
"Gue serius Lang, gue juga gatau dia mau ngapain tapi yang jelas dia nyariin elu" jawab Dani yang mulai khawatir atas niat Alila
"Ada tujuan apa anda datang kekantor saya?" Kata Galang saat sudah sampai di hadapan Alila
"Galang aku kangen banget sama kamu"Alila Langsung memeluk tubuh Galang tapi Galang langsung melepaskan pelukan Alila dengan kasar hingga Alila jatuh di lantai
"Aku minta maaf sama kamu Lang, aku masih sayang dan cinta banget sama kamu tapi aku di ancam sama David kalo aku lebih milih kamu, dia bakalan nyakitin kamu. Aku takut banget dia ngelakuin hal buruk sama kamu makanya dengan terpaksa aku milih dia padahal aku sayang banget sama kamu." Kata Alila yang mulai terisak
"Lang... Kamu maafin aku kan?" Tanya Alila karena tak mendapat respon dari Galang
__ADS_1
"Kamu fikir dengan semua pengkhianatan yang sudah kamu lakukan pada saya akan membuat saya percaya begitu saja dengan mu, cihhh.... Jangan mimpi kamu. Saya bukan orang bodoh yang bisa langsung percaya dengan alasan konyol mu itu, kamu fikir saya lemah sehingga si David mu itu bisa dengan mudah menyakiti saya"
" SAYA GALANG ABRAHAM TIDAK AKAN PERNAH MEMAAFKAN PEREMPUAN PENGKHIANAT SEPERTI KAMU" Bentak Galang pada Alila sambil menunjuk wajah Alila
"Sial aku sudah salah membuat alasan, kenapa aku bisa jadi seceroboh ini sih, aku jadi harus membuang tenaga lebih untuk mendapatkannya kembali. Huftttt, David juga pake acara bangkrut dan di penjara segala, aku gk mau hidup gembel lagi " batin Alila sambil menatap Galang
"SEMUANYA BUBAR, KEMBALI KE PEKERJAAN KALIAN MASING-MASING!" Bentak Galang pada seluruh karyawannya yang sejak tadi menonton pertengkarannya dengan Alila
"Dan kamu" kembali menunjuk Alila
" pergi dari sini sekarang juga" sambungannya dengan tatapan elang dan wajah dinginnya
Alila pun berdiri lalu segera melangkah keluar dari perusahaan Galang
"Kita lihat saja Galang kamu pasti akan berlutut dan mengemis cinta ku lagi" ujar Alila setelah berada di luar perusahaan Galang
.
.
.
__ADS_1
Enjoy