
Korea Selatan, 2014~
.
.
.
.
.
.
.
.
. Setelah merasa tenang, akhirnya rosie pun beranjak dari sofa duduknya dan pergi ke kemarnya untuk menenangkan diri. Tak lama kemudian handphone dia berbunyi dan menampilkan 'Jennie kitten 🐈' pada layarnya dan segera dia mengangkatnya..
.
"📲 Hallo rosie" sapa seseorang diseberang sana yang tak lain si kitten imut nan galak, siapalagi kalau bukan jennie 😂
"📲 Hmm" ucap rosie yang sedikit berserak akibat menangis tadi.
"📲 Yaissshh, tidak bisakah kau sekali saja jawab panjang rosie? Setiap ku berbicara selalu saja jawabanmu 'hm,ne' bosan ku mendengarnya -_-" omel jennie pada rosie.
Yang di omeli hanya diam malas berbicara.
Keheningan pun terjadi beberapa detik, sehingga kitten pun mulai memecah keheningan...
"📲 Rosie, aku dan yang lainnya akan ke rumah mu yaa.. sudah lama sekali kita tidak berkumpul. Apa boleh rosie? Jika tidak boleh ya tidak aa----" ucapan jennie terpotong oleh rosie yang mulai membuka suaranya..
"📲 Ne, kalian boleh kesini. Sekalian ada yang mau aku bicarakan" ucap rosie.
"📲 Bicara apa rosie? Tumben sekali kau ingin bicara? Kkkekeke" ucap jennie sedikit terkekeh karna rosie mau berbicara, meskipun tidak banyak tp setidaknya ada kemajuan dari princess ice.
Pasalnya ini pertama kalinya lagi rosie mau berbicara, biasanya dia hanya diam, atau menganggukkan kepala atau menyautnya hanya 'hm, ya' tidak lebih dari itu wkwkwk.
Seperkian detik rosie langsung memutuskan telpon dengan sepihak, dan itu berhasil membuat si kitten kesal.
. Sedangkan di lain tempat, ada seorang perempuan berpipi mandu chaby yang sedang kesal dengan sahabatnya itu.
.
"Yyaaaaakkk !!!! Yaiiisshh dasar tupai, seenaknya saja mematikan telpon. Padahal kan belum selesai mengobrolnya. Aahh susah sekali sih hanya mengobrol dengan anak itu". Ujar jennie yang sudah kesal dengan kelakuan rosie dan membantingkan hp ke kasurnya lalu dia pergi ke kamar mandi...
.
.
.
.
.
. Kembali ke kediaman Mension Park~.
.
.
.
.
.
. Pukul 19.30 malam pun para sahabat rosie datang ke rumahnya.
.
. Tok.. tok.. tok.. tok.. !!! ' suara ketukan pintu kamar pun membuyarkan lamunan sang princess ice.
"Rosie? Apa kau di dalam?" Ucap kitten yang tak lain adalah jennie.
"Hmm" dengan rasa malas, rosie pun melangkahkan kakinya dan membukakan pintu kamarnya. Terlihat ke 4 sahabatnya itu dari balik pintu kamar.
Setelah dibukakan, mereka pun langsung masuk dan duduk di kasur king size milik rosie..
.
Beberapa saat semua terdiam, lalu iren salah satu sahabatnya membuka suara...
.
"Rosie, katanya kau ada yang ingin dibicarakan. Apa itu? Katakan pada kita" ucap iren yang sudah tak sabar.
__ADS_1
"Iya rosie, apa itu? Kau tadi langsung mematikan telpon nya. Ish menyebalkan sekali, padahal aku ingin tau" gerutu jennie yang kesal kembali mengingat kejadian beberapa jam sebelumnya...
.
Hening....
"Aku akan di pindahkan oleh appa". Ucap rosie tanpa melihat sahabat2nya, dan yang lainnya pun hanya ber'oh'ria saja. Hingga akhirnya...
1.
2..
3...
"APAAAAA!!!!" Teriak mereka ber4, karna terkejut dengar ucapan rosie yang ingin pindah ke negera lain.
"Kenapa rosie? Ko dipindahkan? Apa ada yang salah disini?" Ucap joy sahabat rosie yang kaget dengan tiba2 nya ucapan rosie ini.
"Iya unnie, kenapa harus mendadak? Aku tidak mau berjauhan denganmu unnie hikss hikss" ucap yerim sang bontot yang selalu ikut kemanapun para unnienya pergi sambil terisak-isak dan menundukkan kepalanya..
Dan iren memeluknya juga mengusap punggungnya menenangkan yerim
"Tidak ada yang salah, akupun tidak tau kenapa harus dipindahkan. Appa bilang, ini semua demi kebaikanku agar bisa mendapatkan kebahagiaan lebih dari ini" ucap rosie yang sambil menundukan sedikit kepalanya.
Keheningan menyelimuti pikiran masing2, lalu ketukan pintu kamar membuyarkan lamunan mereka..
'tok.. tok.. tok.. tok... !!' ceklekk'
"Sayang, appa menunggumu di ruang keluarga. Ada yang ingin disampaikan. Eomma tunggu di bawah ya nak". Ucap eomma rosie yang berdiri ditengah pintu kamarnya.
"Hmm, nee" ucap mereka semuanya dengan kompak
Lalu mereka pun bergegas mengikuti rosie turun kebawah menuju ruang keluarga..
Sampai di ruang keluarga sudah ada yang menunggu rosie..
"Baby, appa sudah siapkan semuanya. kamu bisa pindah ke indonesia bulan depan ya.. karna kamu harus belajar bahasa dan semuanya disini dulu, pahami semuanya nak jangan ada yang terlewatkan.. Karna disana negara yang berbeda...." Ucap sang ayah yang menjeda sebentar..
"Maksud appa? Apa yang berbeda? Aku tak mengerti.." ucap rosie yang mulai kebingungan
"Jadi sayang, disana adalah negara yang tertutup.. maksud appa adalah negara yang mayoritas tidak berpakaian terbuka seperti disini maupun negara barat.... Karna disana kamu bisa melihat perbedaan cara mereka berpakaian dan kesopanan nya". Ucap sang ayah dan menghela nafas kasar..
"Disana pun kamu harus berhati2, dan jangan sekali2 berpakaian lebih pendek jika dikeramaian orang, karna kamu akan merasa risih nak. Pasalnya kebanyakan mereka tidak suka melihat wanita berpakaian pendek karna kamu akan tinggal dimana wilayahnya beragama dan menurut appa itu sedikit ketat. Apa kamu sanggup nak?" Ucap sang ayah yang khawatir pada putrinya..
"Wilayah beragama? Bukankah setauku memang indonesia terkenal beragam agama juga budayanya appa? Lalu apa yang dikhawatirkan?" Tanya rosie yang masih kebingungan..
"Ya, memang indonesia beragam agama dan budaya .. tp kamu akan tinggal di wilayah sedikit pelosok bukan di ibukota seperti di seoul ini, dan ka--"ucap appa rosie yang terpotong oleh rosie..
"Agamanya islam, rosie. Disana kamu harus memakai pakaian sopan. Maksudnya, jangan pakai pakaian pendek yang memperlihatkan tubuh mu.. karna itu akan membuat orang2 disana risih akan kehadiran dirimu dan bisa jadi menganggapmu tidak sopan. Maka, ikuti aturan disana ya.. disana akan aman nak, percayalah pada appa". Ucap appa rosie yang meyakinkan anaknya yang hanya diam saja
Sedangkan yang lain hanya menyimak percakapan rosie dengan appanya.. hingga salah satu dari mereka pun berbicara
"Maaf uncle, apa aku boleh bertanya?" Tanya jennie kepada pamannya, yang tak lain appa rosie
"Ya jennie? Ada apa?" Tanya appa rosie pada jennie
"Apakah aku boleh ikut rosie kesana uncle? Aku ingin menemani rosie disana, aku khawatir kalau rosie sendiri. Uncle kan tau sendiri bagaimana rosie? Dia selalu pendiam, aku takut dia tidak bisa berbaur dengan orang2 disana..." Ucap jennie yang sedang menatap rosie lalu berpindah tatapan pada pamannya meminta keputusan..
"Kamu mau menemani rosie?" Ucap appa rosie dan menjeda sebentar, memikirkan.. "boleh juga, yasudah nanti uncle bicarakan pada appamu ya.." lanjut appa rosie dan tersenyum bahagia karna rosie ada yang menemani nantinya
"Uncle apa boleh aku, joy, dan yerim juga ikut menemani rosie juga jennie? Kami tidak bisa berpisah, uncle tau sendiri kan kami harus selalu bersama sedari kecil" ucap iren yang meminta persetujuan pada appa rosie.
"Boleh nak, appa senang kalian bersama2.. kalian sudah dianggap anak olehku, dan tidak masalah juga jika kalian ikut rosie pindah. Sebetulnya aku khawatir jika dia sendirian disana, tapi karna kalian sukarela jadi appa tidak khawatir lagi"ucap appa rosie yang terus tersenyum pada anak anak nya..
Mereka pun balas dengan senyuman dan dilanjutkan dengan obrolan2...
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
.
.
Dilain tempat, ada 3 orang laki-laki yang sedang bersantai sambil memainkan handphone nya masing-masing. Hingga salah satunya memecah keheningan..
"Ehh gimana kalau kita pindah negara aja yuk,bosen disini mulu.. cari yang menantang lah sekali-kali" ucap lim pada kedua temannya
"Pindah kemana? Ausie? Amerika? Bosen juga lagi-lagi kesana terus" ucap seulgi yang masih memainkan hp nya tanpa melihat lim
"Bukan gi.. gue udah ada tempat nih, menurut gue sih ini negara beragam.."ucap lim yang terpotong oleh wendy
"Beragam apaan lim? Bukannya setiap negara juga beragam ya?" Ucap wendy yang mulai kebingungan..
"Nah ini nih, gue iseng-iseng nyari tau katanya ada beberapa negara yang beragam dan menarik.. tapi ada yang lebih menarik lagi sih menurut gue"ucap lim yang sedikit menyunggingkan senyumnya
"Dimana tempatnya?"tanya seulgi pada lim yang mulai tertarik dan meletakkan hp nya dan menatap lim
"Indonesia.. gue baca, disana banyak beragam agama, budaya, bahasa, dan masih banyak lagi. Gue bener-bener penasaran banget gi, wen.. gimana kalau kita pindah kesana aja?" Ucap lim dan menatap kedua temannya itu..
"Boleh juga, emang lu udah tau tempatnya dimana?"tanya wendy yang penasaran juga apa yang dikatakan lim
"Tau, kita jangan di ibukotanya. Tapi di pedalaman salah satu kota. Gue juga baca disana salah satu kota santri, nah sedangkan banyaknya kota di indonesia itu juga sama ada santrinya. Gua ga tau apa itu santri, jadi penasaran.. gu--' ucap lim yang terpotong oleh seulgi
"Ke intinya aja lim, males gue denger ocehan panjang lo" ucap seulgi yang memutar matanya dengan malas kkkekee
"Ish ngeselin banget sih lo ini.. hahaha oke oke, gue jelasin dulu gi biar lo pada paham disana itu kayak apa dan kayak gimana.."ucap lim dan menjeda sebentar, lalu melanjutkannya lagi "jadi gue udah nentuin dimana kita akan tinggal, lumayan pedalaman tapi ga terlalu juga. Disana tidak terlalu populer jadi ya.. bisa buat kita bertahan" ucapnya dan tersenyum menatap kedua temannya
"Hhh~ yasudahlah kita ikut lo aja, lagipun gue juga mulai penasaran disana ada apa aja" ucap seulgi, dan wendy yang tersenyum pula..
"Oke deh, kita berangkat minggu depan. Yeeeaaaayyyy.. Indonesiaaaaaaa i'm comiiiiiiiiiiiing !!!" Pekik lim yang sudah senang karna akan pindah haluan...... eh maksudnya pindah negara wkwkw
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Kembali ke Mension Park~
.
.
"Yasudah nak, kalian menginap saja disini. Lagipula sudah lama kan tidak menginap, appa akan senang jika rumah ini diisi keramaian" ucap appa rosie yang terkekeh menatap anak-anaknya
"Boleh juga, yauda kita nginep aja yuk. Ayo rosie kita ke kamarmu, aku lelah ingin berbaring"ucap jennie dan menarik tangan rosie..
Yang ditarik hanya diam tak menyaut, (rosie ga banyak ngomong males atau lagi sariawan siih 😂)
"Ayooooooo!!!!!!!" Seru iren,joy, dan yerim. Lalu mengikuti rosie dan jennie
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
Oke segitu dulu aja 😂
Jangan lupa di vote juga ya hehee