CINTA BEDA SEGALANYA CHAESOO

CINTA BEDA SEGALANYA CHAESOO
Part 6


__ADS_3

...••••...


Setelah selesai berkeliling, akhirnya mereka ber 4 pun memasuki kelasnya karna bel masuk sudah berbunyi.


Dan mereka melanjutkan pelajaran yang lain


Cukup lamanya belajar, bel sekolah yang menandakan pulang berbunyi dan jam sekolah sudah berakhir


"Apa kau langsung pulang ky?" Tanya lim yang melihat ke rizky


"Hm? Tidak lim, aku ada latihan basket hari ini" jawabnya


"Oh benarkah? Apa kita boleh ikut denganmu? Sepertinya kita juga ingin bergabung. Apa boleh?" Tanya lim lagi


"Aku tidak tau lim, karna akupun hanya anggota. Tapi coba saja datang dulu nanti kita tanyakan" jawab rizky


"Okay, yukk" ucap lim, seulgi, dan wendy


"Tapi sepertinya kita harus makan siang, isi energi mu dulu ky baru setelah itu ganti baju latihan". Ucap seulgi yang melirik teman-temannya


Yang dilirik hanya menganggukkan kepala tanda setuju dengan ucapan seulgi


"Baiklah, yukk kita pergi" jawab rizky yang berjalan keluar kelas dan diikuti oleh ketiga teman barunya


Sudah sampai di kantin sekolah , mereka pun makan siang terlebih dahulu


Setelah selesai mereka ke lapangan dan menunggu rizky yang sedang berganti baju latihannya


Tidak lama kemudian, rizky pun muncul dan duduk di pinggir lapangan melihat rizky datang diikuti lim, seulgi, dan wendy duduk di dekat rizky


"Hmm ky? Mungkin ini terlalu cepat untuk mengetahui kehidupanmu. Tapi aku sangat penasaran hehee" ucap lim yang terus penasaran


Alis rizky pun mengkerut,


"Hm? Ada apa dengan kehidupanku? Memangnya apa yang kalian ingin ketahui?" Tanya balik rizky


"Tidak, maksudku aku hanya penasaran saja.. kau bilang kan orang tuamu asli korea? Berarti appa mu itu korea juga?" Tanya lim


"Oh? Heum.. iya, tapi appaku di usir oleh orang tuanya karna menikahi ibuku yang berbeda agama" menghela nafas sebentar, "tapi sebetulnya ayahku memang sudah tinggal diindo sejak lama sebelum bertemu dengan ibuku, hanya berlibur sebentar. Tapi tidak disangka akhirnya bertemu dengan ibuku jadi mereka memutuskan menikah.. dan sebelum menikah, ayahku memutuskan untuk ikut bersama ibuku dan agamanya. Itulah kenapa ayahku ditolak mentah-mentah dan diusir dari keluarganya karna lebih memilih ibuku juga berpindah agama. Dengan kata lain ayahku mualaf hehee" ucap rizky yang panjang


"Ohh jadi begitu... Baiklah jadi kau harus mengenalkan orang tuamu ke kita ya ky? Bagaimanapun kita pendatang baru disini tidak mengenal baik dengan masyarakat sekitar. Kita hanya mengenalmu dekat, itupun kau keturunan dan ortu mu juga orang korea kan. Jadi ku anggap orangtuamu sebagai orangtua angkat kita selama di indo. Bagaimana?" Jawab seulgi yang menatap teman-temannya


"Hmm.." rizky tampak berpikir sebentar, "boleh juga, yasudah nanti akan ku kenalkan kalian pada orangtuaku. Maaf tapi kita hanya hidup sederhana serba kekurangan, dengan rumah yang tidak mewah juga ehehe" timpal rizky


"Tidak masalah ky, kau mau berteman dengan kami saja sudah bersyukur apalagi jika kau menganggap kami saudaramu akan lebih menyenangkan" senyum wendy


"Kita sesama umat manusia, itu artinya bersaudara meski tak sedarah. Tapi tenang saja, aku sudah menganggap kalian saudara baruku kok" ucap rizky yang meyakinkan teman-temannya


"Benarkah? Ah asikk akhirnya kita punya saudara juga" menderngar ucapan rizky membuat lim senang kegirangan


"Benar, ah aku akan siap2 karna sebentar lagi mulai latihannya. Kalau kalian bosan, boleh pulang duluan okey?" Ucap rizky yang beranjak pergi dari duduknya


"Okheeyy" kompak mereka ber3


Setelah itu rizky kembali dengan latihannya, dan ketiga teman barunya beranjak pergi dari sekolah nya dan berjalan menuju rumahnya


...*****...


Dilain tempat, kini menyisakan jennie dan rosie di depan sekolah


"Ocie, apa nini boleh menginap dirumahmu?" Tanya jennie yang ber aegyo


"Hm? Boleh saja ta--" belum selesai berbicara, ucapan rosie terpotong oleh jennie


"Yyeaaayyy, assikk terimakasih ocieku mmwaah" ucap jennie yang kegirangan dengan memeluk dan mencium pipi rosie


"Huum" yang dipeluk hanya menganggukan kepala saja


Setelah mobil jemputan rosie datang, mereka memasuki mobil

__ADS_1


Lama perjalanan akhirnya sampai rumah dan memasuki kamar rosie


"Ociee?" Sapa jennie yang duduk dipinggir tempat tidur rosie


"Heum? Kenapa?" Tanya balik rosie tanpa menoleh ke jennie


"Nini rindu ocie yang dulu, yang selalu tersenyum dan ceria .. semua itu harus hilang, apa ocie akan terus seperti ini? Nini rindu hikss rindu ociiiiiee hikkss" tangis jennie yang menundukkan kepalanya


Merasa iba akhirnya rosie pun menoleh dan melihat jennie yang menangis kencang. Rosie pun panik dan segera memeluk kitten yang masih menangis


Tanpa mereka sadari ada sepasang suami istri siapalagi kalau bukan eomma dan appa nya rosie yang sedang melihat di depan pintu kamarnya rosie yang sedikit terbuka itu, mereka mendengar percakapan antara jennie dan rosie


"Sudah sudah jangan menangis jen, kau sudah besar " ucap rosie yang berusaha menenangkan jennie


"Tidak, aku akan selalu menjadi baby nini mu ociiee. Tidak mau besar, mau nya terus manja. Tapi sepertinya ocie tidak mau di dekat ku terus... Mmmmmm huuuaaah huuuuaa" tangis jennie yang semakin kencang dan membuat rosie panik


"Ociiee, nini ingin ociie seperti dulu lagi. Seperti inii hiikkss", rengek jennie yang masih nangis dipelukan rosie dan menyodorkan foto yang terlihat jennie dan rosie sedang bersama dengan tersenyum


Lalu rosie pun melihat itu, dan diam tak mengeluarkan kata-kata dengan masih mendekap tubuh jennie kedalam pelukannya



Rosie telah banyak berubah. semenjak kejadian yang membuat dia trauma, yang menghilangkan senyuman, tawa dan kata-kata. Dia berubah menjadi dingin tak tersentuh, bahkan dengan orang-orang terdekat nya pun dia menutup diri


Ia mengingat kejadian yang membuatnya trauma, seperkian detik akhirnya ia menoleh ke arah jennie.. terlihat gadis kucing itu terlelap dipelukan rosie yang kelelahan akibat menangis kencang


Lalu ia membaringkan jennie ke kasur nya, menaruh foto itu diatas meja dan ia pun ikut terbaring disamping jennie sambil menatap langit-langit kamarnya


Orang tua rosie yang melihatnya pun hanya menatap sendu pada sang anak, lalu beranjak pergi dari depan kamar rosie


Dikamar orangtuanya rosie~


"Sayang, kenapa kamu melamun?" Tanya appa rosie yang kebingungan dengan istrinya


Karna sejak tadi istrinya terus berdiam setelah mendengar pembicaraan jennie dengan sang anaknya


Melihat istrinya menangis, ia pun memeluknya


"Bersabarlah sayang, rosie kita akan mendapatkan senyuman dan cerianya kembali bahkan mungkin sifatnya yang manja akan kita lihat" senyum appa rosie


"Apa yang kau katakan sayang? Kenapa begitu yakin? Sedangkan selama ini kita sudah bekerja keras tapi tidak membuahkan hasil yang bagus" ucap sang istri yang menatap sendu pada suaminya


"Aku yakin sayang, sangat yakin.. aku akan bercerita kenapa aku memindahkan rosie ke tempat yang jauh dari sini. Karna disanalah tempat dimana dia akan menemukan cinta nya, dia juga yang akan berjuang untuk bisa bersamanya" ucap suami nya dan tersenyum meyakinkan istri tercintanya


"Benarkah? Siapa yang kamu maksud? Menemukan cintanya? Bersamanya?" Tanya istrinya yang kebingungan


"Ya, dia akan mendapatkan itu. Percayalah, kita hanya perlu mengawasinya dari jauh" senyum suaminya yang tak luntur dan masih menenangkan istrinya


"Ceritakan apa yang kamu maksud sayang? Aku belum paham" ujar eomma rosie


"Baiklah akan aku ceritakan....."


Flashback~


Di gedung yang menjulang tinggi dan mewah, disinilah appa rosie. Ia adalah seorang CEO tampan dan kaya raya. CEO Park yang gagah dan berwibawa sedang sibuk dengan berkas-berkasnya


Tidak lama kemudian, ada panggilan suara dan ia menatap layar handphone nya menuliskan "Tuan Kim" dengan segera ia mengangkat telpon itu..


"Hallo tuan kim?" Sapa appa rosie


"Hallo park? Bisakah kita bertemu? Ada yang ingin aku bicarakan. Segera datang ke mension ku" ucap tuan kim


"Eoh? Apa soal kerja sama perusahaan tuan kim?" Tanya appa rosie


"Bukan, ada hal lain. Datanglah" ucap tuan kim


"Ah baiklah, saya akan segera kesana" ujar appa park


Tuutt--tuutt . Telpon dimatikan oleh tuan kim

__ADS_1


Ada apa ya? Kenapa tuan kim ingin berbicara denganku tapi tidak membahas kerjasama? Gumam appa park


Ah sudahlah lebih baik aku segera kesana, ucapnya lagi dan bergegas keluar kantor dan menuju mension kediaman kim


Setelah sampai ia pun melihat tuan kim sedang duduk di kursi roda.


"Eoh? Kau sudah datang park? Kemarilah, duduk. Aku ingin berbicara denganmu" ucap tuan kim yang melihat kedatangan park seo joon


"Ahh iya tuan kim, ingin berbicara apa tuan?" Tanya appa park


"Bagaimana keadaan rosie? Apa sudah membaik akibat traumanya?" Tanya tuan kim


Tersentak mendengar perkataan tuan kim, appa park menatap nya


"Hhhh~ masih sama tuan kim, ia menjadi gadis dingin tak tersentuh. Bahkan pada orangtuanya pun begitu, aku merasa gagal menjadi orangtuanya" ucap park seo joon yang menundukman kepalanya


"Aku akan membantumu, karna anakmu adalah cucu sahabatku maka akan ku bantu dan membuat dia tersenyum kembali" ucap tuan kim yang meyakinkan appa park


"Bagaimana caranya tuan? Kami saja lelah selalu gagal" ucapnya menatap sendu pada tuan kim


"Pindahkan dia ke negara dimana cucuku tinggal" ucapnya yang tersenyum pada park seo joon


Kaget bukan main, pasalnya semua orang tau kalau tuan kim hanya memiliki satu cucu yaitu jennie kim. Lalu apa tadi? Ia bilang kalau ada cucu di negara lain? Bukankah jennie selalu ada bersama rosie? Lalu siapa yang dimaksud? Pikirannya terus bergelut


Karna melihat park seo joon terkaget dan terdiam, ia sudah menyangka


"Cucuku, selain jennie ada juga cucu laki-laki bahkan sebelum jennie lahir. Dia Cucu pertamaku dari istri pertama. Istri pertamaku tinggal di berbeda negara. Sedangkan jennie cucu ku yang kedua dari istri ku yang kedua"ucap tuan kim yang tersenyum ke arah park seo joon


"Benarkah? Lalu apa hubungannya dengan rosie? Tuan bilang, cucumu akan membuat senyum rosie kembali? Aku masih belum paham" tanya appa rosie


"Memang, cucuku laki-laki. Rosie akan jatuh cinta pada cucuku itu, dia akan mendapatkan senyum nya kembali. Maka pindahkan dia dinegara yang sama dengan cucuku, jangan memaksanya. Biarkan saja alurnya, biarkan mereka bertemu dan merasakan cinta yang sesungguhnya " jawabnya dengan penuh keyakinan


"Tapi tuan?"


"Percayalah, kau hanya perlu memantaunya dari kejauhan. Biarkan cucuku yang menjaganya. tapi andai suatu saat nanti mereka saling mencintai apa kau rela jika anakmu ikut bersama cucuku?" Tanya tuan kim yang sedikit ragu


"Maksudmu tuan?" Appa park mulai kebingungan


"Maksudku adalah.. cucuku taat beragama, dia sudah diajarkan dengan baik oleh orang tuanya. Pasti dia juga akan menyukai rosie, ah tidak lebih tepatnya mencintai tapi mungkin dia akan sadar kalau mereka berbeda agama. Apa kau rela anakmu ikut bersama cucuku seandainya itu terjadi?"


"Apa agamanya tuan? Saya rela, asalkan anak saya bisa mendapatkan kebahagiaan nya dan kembalinya senyuman itu. Saya dan istri sudah sangat merindukan nya" menatap penuh harap pada tuan kim


"Hmm.. baiklah, agamanya cucuku islam. Dia sangat taat beragama, pasti akan banyak rintangan dan tantangan jika mencintai putrimu" ucap tuan kim


"Apapun itu asalkan anakku bahagia tuan, sekalipun bersamanya"


"Segera pindahkan dia, biar anak buahku yang mengurus semuanya agar satu sekolah dengan cucuku. Jangan beritahu ini pada siapapun termasuk anakmu" tegas tuan kim


"Kalau boleh saya tau, siapa nama cucumu tuan?


"Kau ingin tau?" Tanya tuan kim dan dibalas anggukan


"Ah, namanya Rizky Al-Jisoo Syahputra Kim" jawab tuan kim yang tersenyum


"Eoh? Ne, baiklah tuan kim" ucap appa rosie yang membalasnya dengan tersenyum


...•••••...


"Begitulah ceritanya sayang, jadi jangan khawatir ya.. kita percayakan saja. Lagipula disana sudah ada anak buahnya tuan kim yang selalu menjaga cucunya dari kejauhan" ucap appa park yang masih memeluk istrinya dengan tenang


Istrinya melonggarkan pelukan suaminya, lalu menatapnya dengan lekat


"Baiklah, semoga ini yang terbaik untuk rosie. Aku merindukan baby chipmunk yang manja dan selalu merengek minta di peluk" ucap eomma rosie menatap sendu pada suaminya


"Huumm, kita harus sabar sayang...." Ujar appa rosie yang tersenyum


...••••••...


(Yang suka boleh di vote 🤗, maaf jika masih banyak kekurangan/bosen dengan alur ceritanya 🙏)

__ADS_1


__ADS_2