
owh iya temañ temañ sebelum masuk ke cerita nya kita harus mengetahui dulu masa kecil atau masa dulunya via biar gak bingung....
ketika masih umur 5 tahun via di besarkan oleh ibu kandungnya bernama ibu Yasmin tapi sayang ibu Yasmin meninggal akibat di tembak oleh om om yang menyergap via
seperti biasa via menunggu jemputnya di gerbang sekolah tapi waktu itu hujan lebat sekali yang harus membuatnya menunggu di dalam sekolah gak lama datanglah jemputan via tetapi itu bukan ibu atau ayahnya ( biasanya di jemput oleh ibunya) tetapi yang menjemput nya adalah bibi atau pembantu di rumah kami karna via sendirian di sana akhirnya dia ikut aja sama bibinya ketika masuk mobil via melihat banyak om om yang badanya kekar semua via pun bertanya
via : bibi mereka siapa?"
"bibi : diam dan duduk aja"
ketika via duduk dia di antar sampai hutan dan di hutan tersebut terdapat gudang yang luas... via pun di bawa ke dalam
"om om : duduk di sini!"
"via : om antar via pulang"
"om om : DUDUK KALAU GAK DUDUK AKU BUNUH KAU"
via pun segera mengikuti perintah om om tersebut....tapi om om tersebut mengikat tangan via
"via : om kenapa tangan via di ikat om"
"om om : diam!
setelah via di ikat datanglah om om
"bibi : ini anaknya MR X"
"MR X : oke telpon orang tuanya minta uang tebusan sebesar 2M tanpa membawa penjaga"
"bibi : baik MR X"
ketika menelpon via menangis
om om : DIAM KAU!"
karna via di bentak maka nangisnya pun semakin menjadi jadi
"bibi : ini MR X orang tua dari via"
"MR X : hallo anak mu kami Sandra mau lihat?"
MR X pun melibatkan via yang sedang nangis
"via : Ibu tolong via bu via takut😭😭 hiks hiks"
"ibu : tunggu via ibu akan datang"
"via : cepat bu hiks hiks huhu😭😭"
MR X : hallo, bawa uang tebusan sebesar 2M tanpa memangil polisi atau apapun itu kalau sampai kau memanggil polisi atau bala bantuan anak mu ini gak akan selamat "
setelah nelpon MR X bibi dan om om pergi ke luar sedangkan via sendirian di ruangan tersebut
"via : aku harus lepaskan tali ini di tanganku..."
setelah bekerja beras akhirnya tali tersebut lepas ketika lepas tiba tiba datang anak kecil masuk ke ruangan via
karna via kaget dia pun pura pura bahwa tangannya terikat
__ADS_1
anak cowok : nih makanan"
"via : maaf aku gak lapar"
dan gak lama berbunyi perut via yang lapar
anak cowok : nih makanan ayo makan sambik tertawa"
"via : oke kalau maksa"
ketika anak cowok mau melepaskan ikatan tali di tangan via dia kaget bahwa melihat tali tersebut sudah terbuka
anak cowok : mau kabur"
via : gak "
anak cowok itu pun memberikan makanannya ke via
"via : kamu gak lapar"
"anak cowok : gak"
tetapi perut anak cowok tersebut membunyikan suara perut seperti via yang membuat via langsung tertawa ngakak.
via : udah kita makan sama sama aja, owh iya kamu juga di culik "
"anak cowok : jangan banyak bicara "
anak cowok dan via makan bersama tapi gak lama terdengar suara mobil dan via pun di bawa ke luar ruangan ketika di luar ruangan
via melihat ada ayah dan ibunya di depan nya
ibu : via!!!
ibu pun berlari menuju via tetapi dia di tembak oleh MR X sebanyak 3× dan membuat ibu Yasmin terjatuh seketika itu via menangis dan ayah ternyata membawa pasukan karna kecerobohan MR X perkelahian pun tidak terelakkan. karna semua orang berkelahi via pun berlari mendekati ibu sambil nangis karna Rio menyadari hal tersebut dia mendekati ibu dan ayah mengangkat ibu ke dalam mobil dan langsung ke rumah sakit
ketika sampai di rumah sakit ibu Yasmin di bawa ke ruang operasi dan gak lama dokter pun keluar dan berkata....
"dokter : maaf istri anda tidak terselamatkan karna mengeluarkan banyak darah"
mendengar hal itu ayah menangis dan Rio juga menangis
besoknya
ayah Rio dan ibu pergi ke pemakanan ibu sambil nangis tersedu sedu dan yang paling histeris adalah via karna via lebih dekat ke ibu!.
setelah ke pemakanan ayah selalu menyendiri di kamarnya makanya pun selalu berkurang
dan ayah selalu memikirkan ibu setiap dia di kamar
karna kak Rio takut terjadi apa apa terhadap ayah dia pun menyuruh ayah untuk pindah ke tempat yang lebih baik lagi agar tenang dan gak memikirkan tentang ibu mendengar ide Rio ayah pun langsung setuju dan menyiapkan kopernya dan pergi ke rumah baru mereka sebelum itu ayah mengajak kami ke tempat Profesor jake untuk mengecek ketika kamu sampai
ayah berpesan bahwa "Rio dan via jangan pegang sembarangan di ruangan itu"
Rio dan via menjawab "iya yah"
ketika kami masuk ke dalam betapa terkejut nya kami melihat ruangan laboratorium yang sangat luas dan terdapat 3 orang Profesor ayah langsung bicara ke Profesor jake sedangkan aku dan Rio jalan mengelilingi barang barang laboratorium di ruangan tersebut...
ketika Rio sedang duduk dia melihat ruangan bertuliskan "hanya Profesor yang dapat masuk"
__ADS_1
dia pun bilang
"Rio : via masuk ke ruangan itu yok"
"via : kak denger kata ayah gak boleh macam macam".
" Rio : gak macam macam cuman lihat aja kakak janji gak akan pegang alat alatnya"
"via : oke kak".
via dan Rio jalan menuju ruangan tersebut ketika masuk tunangan tersebut berwarna biru dan terdapat 1 suntikan yang bercahaya sangat terang
"Rio : wah indahnya"
"via : iya kak indahnya"
"Rio : coba yok vi"
"gak kak kata via"
karna Rio terobsesi dengan suntikan tersebut dia hanya melihat itu terus sedangkan via melihat sekelilingnya ketika via asik melihat lihat tangan via di pegang Rio
"via : kenapa kak"
karna via gak tau apa apa dia langsung menyuntikkan itu ke tangan via dan via tiba tiba pingsan...
ketika via sadar terbata dia udah ada di kamar dan tangganya di suntikan infus
"Rio : AYAH VIA BANGUN"
ayah pun segera datang ke kamar via
"Rio : astaga via ternyata kamu udah bangun"
"via : emang aku kenapa kak"
"Rio : kamu pingsan 2 hari udah berapa khawatir nya ayah"
"via : 2 hari kak?? daebak!"
"ayah : kamu gak apa apa via"
"via : iya yah via gak apa apa kok"
"ayah : Rio lain kali jaga adikmu yang ayah punya hanyalah kamu dengan via"
"Rio : iya yah"
ayah : udah biarkan dia sendiri untuk beristirahat "
"Rio : kalau ada apa apa langsung teriak ya"
"via : iya iya"
ketika ruangan via kosong tiba tiba kepala via terdengar suara berdenging yang membuat nya merasa kesakitan yang sakit amat sakit
tapi lama lama bunyi tersebut hilang sendiri
via pun kaget biasanya dia gak pernah mengalami hal itu dia pun melihat kedua tangannya ketika melihat kedua tangganya dia melihat ada petir di tangganya dia langsung kaget dan mengeluarkan semburan petir ke tembok tapi anehnya tembok tersebut tidak gosong
__ADS_1