
Yuli akhirnya bisa tenang karena temannya Adi baik baik saja, ia selalu mengucapkan Alhamdulillah sepanjang jalan dalam hatinya.
Yuli jalan dengan santai, ia tidak ingin menaiki kendaraan karena ia ingin menikmati udara segar di jalanan.
Di sepanjang jalan ia melihat orang orang sedang berduaan bersama kekasih nya, ia langsung teringat dengan almarhum ari. Dalam hatinya ia sangat sedih tapi ia tidak ingin menampakkan kesedihan itu di depan orang banyak.
Saat sedang mengingat almarhum ari. Tiba tiba ada yang mengambil tasnya dari arah belakang, Yuli pun kaget dan ia segera berteriak meminta tolong sambil berlari mengejar pencuri itu.
" Tolong Tolong Tolong, Tas aku dicuri Tolong. Teriak Yuli sambil berlari mengejar pencuri.
Orang orang yang mendengar teriakkan yulipun segera berlari untuk membantu Yuli mengejar pencuri itu.
Yuli sangat panik, ia tak sanggup lagi berlari, ia sangat kelelahan, tapi ia berusaha untuk tetap semangat agar bisa mengejar pencuri itu.
Akhirnya pencuri itupun tertangkap oleh warga .
Tadinya pencuri itu mau di amuk masa tapi yuli menghadang mereka yang ingin menghajar pencurian itu, yuli ingin ia di bawa saja ke kantor polisi.
Para warga pun setuju untuk membawa pencuri itu ke kantor polisi terdekat.
__ADS_1
"Terima kasih ya bapak bapak, telah membantu saya menangkap pencuri itu." Ucap Yuli dalam keadaan ngos ngosan.
"Iya sama sama, lain kali hati hati ya mbak." Ucap salah satu warga.
"Iya pak, Saya langsung pergi ya pak."
"Iya mbak."
Yulipun segera melanjutkan perjalanannya menuju rumah.
Sesampainya ia di rumah ia segera bersih bersih dan setelah itu tidur siang. Di sore harinya Yuli bangun dan segera sholat ashar.
Kringggggg kringggggg~~
Yuli pun mengambil handphone nya dan ia sangat terkejut karena yang menelpon nya adalah bos di tempat kerjanya.
" Assalamualaikum, ada apa ya pak." Ucap yuli.
"Waalaikumsalam, Yuli kenapa kamu dari kemarin tidak berangkat, kamu itu masih mau kerja atau tidak, klok kamu males malesan gini kamu akan saya pecat." Ucap pak bos lewat telepon dalam keadaan marah.
__ADS_1
"Maaf sebelumnya pak, saya dari kemarin tidak masuk karena saya sedang di timpa musibah pak, kemarin itu saya .....
" Jangan banyak alasan kamu pokoknya mulai hari ini kamu saya pecat titik." Jawab pak bos sambil memotong omongin Yuli.
" Ta tapi pak." Ujar Yuli dalam keadaan panik.
"Gak ada tapi tapian assalamualaikum." Ucap pak bos sambil mematikan telepon nya.
"Waalaikumsalam." Jawab Yuli dalam keadaan panik.
" Ya Allah, kenapa cobaan ini besar banget ya Allah." Ucap Yuli sambil menangis.
"Tapi aku ini harus kuat, Allah tidak mungkin memberikan ujian kepadaku jika aku tidak mampu. aku harus terima ini semua." Ucap Yuli sambil menyemangati diri sendiri.
"Baiklah mulai besok aku akan berusaha mencari pekerjaan baru, tapi di mana ya." Ucap yuli.
Yuli yang masih dalam keadaan menangis, berusaha untuk tetap semangat dan kuat. Yuli memanglah perempuan yang sangat sabar dan penuh kasih sayang, ia perduli dengan orang lain walaupun orang itu tidak perduli kepadanya.
Yuli adalah gadis yang sederhana, ia hidup sendirian di kota karena ibunya dan adik nya tinggal di kampung, sementara kakaknya tinggal di luar negeri untuk bekerja dan ayahnya sudah lama meninggal dunia.
__ADS_1