CINTA DALAM KESABARAN

CINTA DALAM KESABARAN
episode 5


__ADS_3

Keesokan harinya, saat Yuli sedang bekerja, tiba tiba telepon Yuli berdering dan Yuli segera mengangkat telepon tersebut. Ternyata yang menelponnya itu adalah ibunya.


"Assalamualaikum Bu" tanya Yuli.


"Waalaikumsalam, bagaimana kabar kamu nak" ucap ibunya Yuli.


"Alhamdulillah baik Bu" jawab Yuli.


"Ada kabar gembira nak" kata ibunya yuli.


"Kabar apa Bu" jawab Yuli sambil keheranan.


"Ada yang mau melamar kamu, orangnya ganteng dan baik lagi nak. Katanya nanti sore dia mau kerumah kamu bersama keluarga nya, kamu tunggu ya nak"ucap ibunya Yuli.


"Hah, yang bener bu, siapa bu? Nanti sore dia kerumahku Bu? Dan bagaimana aku bisa mengenalinya Bu ?" Tanya Yuli kepada ibunya.


"Kamu kenal kok nak, yang mau melamar kamu itu si Ridwan anaknya pak lurah." Jawab ibunya Yuli.

__ADS_1


"Ridwan Bu?, Iya iya bu, nanti sore aku siap siap Bu. Sudah dulu ya Bu, wassalamu'alaikum." Kata Yuli sambil mematikan telepon.


Yuli dalam hati sebenarnya masih ragu, karena calon suaminya baru saja meninggal, tetapi dia tidak punya pilihan apa apa lagi karena Yuli tidak mau mengecewakan ibunya. Yuli tidak mau membuat ibunya sedih dan dengan terpaksa Yuli harus bisa menerima ini semua.


Sekarang adalah saatnya Yuli pulang kerja, ia segera bersiap untuk pulang. Dan sesampainya di rumah, ia segera memasak makanan dan membersihkan rumah karena sebentar lagi Ridwan dan keluarga nya akan segera sampai.


Yuli berdandan secantik mungkin tapi ia tidak berdandan berlebihan. Ia memakai pakaian yang paling bagus.


Sebenarnya nanti sore itu belum lamaran, nanti sore hanya pertemuan antara keluarga Ridwan dengan Yuli. Keluarga ridwan ingin mengenal yuli lebih jauh lagi, agar mereka tau bagaimana keadaan calon anggota baru keluarga mereka itu.


Saat sore hari, sekitar jam empat lewat, keluarga ridwan sudah sampai dirumah yuli. Yulipun menyambut mereka dengan sangat baik.


oh iya nak, kami pamit pulang ya nak." Ucap ayahnya ridwan.


"Iya pak, hati hati di jalan" jawab yuli.


"Iya nak, assalamualaikum." Jawab ibunya ridwan sambil menaiki mobil mereka.

__ADS_1


Setelah keluarga Ridwan pulang, yuli menelpon ibunya dan memberikan kabar bahwa semuanya berjalan dengan lancar.


Setelah menelpon ibunya, Yuli segera menelepon keluarga almarhum ari jika ia sudah mempunyai pengganti dari almarhum Ari. Setelah mendengar itu, Keluarga almarhum Ari juga ikut gembira karena mereka sudah menganggapYuli seperti anak mereka sendiri.


Keluarga almarhum Ari juga berjanji akan datang ke lamarannya yuli. Lamarannya yuli akan di adakan dua Minggu lagi, karena memang ridwan juga masih sibuk dan masih di tugaskan bekerja selama satu minggu di kota tempat tinggal yuli.


Keesokan harinya Yuli berangkat agak siang ke tempat kerjanya karena memang besok tempat kerjanya baru akan di buka jam sepuluh siang.


Di tengah perjalanan saat menaiki angkot, yuli tidak sengaja sengaja melihat ridwan sedang duduk di taman sendirian, tiba tiba ada perempuan datang menghampiri ridwan, tetapi Yuli tidak curiga, Yuli berpikir bahwa mungkin itu adalah temannya dan mungkin temannya yang lain akan datang menyusul.


Tetapi Yuli masih kepikiran. Sesampainya ditempat kerjanya, Yuli segera melakukan pekerjaannya.


Setelah selesai membersihkan kantor itu, Yuli beristirahat dan tiba tiba ada suara tepuk tangan dari pintu depan. Yuli penasaran dan segera mengintip dari balik tembok untuk melihat ada apa di sana.


Yuli terkejut, karena Yuli melihat perempuan yang tadi bersama ridwan ada di tempat kerjanya dan tak lama kemudian Ridwan pun ikut memasuki tempat kerjanya di belakang perempuan itu.


Tiba tiba perempuan itu berkata bahwa Ridwan adalah pacarnya. Yulipun sangatlah terkejut. Setelah mendengar itu Yuli segera berlari sambil menangis menuju dapur.

__ADS_1


Yuli tidak bercerita kepada siapapun dan Yuli tidak keluar dapur sampai mereka pergi dari tempat kerjanya.


__ADS_2