CINTA DALAM PERJODOHAN YANG TAK DISENGAJA

CINTA DALAM PERJODOHAN YANG TAK DISENGAJA
5.KEPUTUSAN KESYA


__ADS_3

"KESYA..... " teriak Adit dgn tgn yg sudah diangkat dan suap mendarat dipipi kesya


dan itu membuat kesya kaget dan terbaring di tempat tidur dgn nafas yg tdk beraturan


melihat kondisi adiknya Adit langsung panik dan memanggil dokter, sebelum dokter datang kesya sudah pinsan


"ada apa ini den Adit" tanya dokter panik


"tolong selamatkan adik saya dok" ujar Adit yg tdk klh panik


dokter memeriksa kesya dan Adit menunggu diluar, tdk lama kemudian dokter keluar


"gimana keadaan kesya dok" jawab Adit dg cemas


"Non kesya tdk apa dia hanya kaget saja, sebenernya apa yg sudah terjadi den Adit maaf klu saya lancang" ucap dokter itu dgn rasa ingin tau


"saya membentaknya dok" jwb Adit sambil menundukkan kepalanya karena merasa bersalah

__ADS_1


"saya kan sudah bilang kondisi Non kesya semakin memburuk jadi den Adit kondisika emosinya, jika kondisi Non kesya semakin memburuk....... Non kesya bisa2 waktunya tdk lama lagi" jelas dokter ridwan (dokter andalan rumahsakit milik keluarga ALFARSA)


tanpa mereka sadari dibelakang mereka sudah ada 2 pasang mata yg menyaksikan dengan mata memerah karna menahan amarah,,ayah azka langsung menghampiri putranya dan langsung menampar


" plakkkkk....dasar anak kurang ajar, dgn kondisi adikmu yg seperti ini kmu masih bisa untuk emosi haaa"ucap ayah akan dgn amarah yg menggebu2 dan Adit hanyalah menunduk karena merasa bersalah


sedangkan bunda kyasi langsung masuk dan memeluk tubuh putri nya yg terlihat sangat pucat sambil menangis


"putriku maafin bunda sma ayah ya... bunda sudah meninggalkanmu sampai kamu spt iini....khik...khik...khik" ucap bu kyasi sambil menangis terisak2


"bunda?? bunda knp menangis?? kak Adit mana?? aku harus minta maaf sama dia" ucap kesya dengan nada sedikit lemas


"minta maaf?? emg kmu ada masalah apa sma kk kmu syg kok kmu sampai pinsan kyk gini" tanya bunda kyasi dan kesya menjelaskan semuanya


setelah mendengar penjelasan putrinya binda kyasi pergi keluar dan menemui ayah azka dan Adit


"ayah jangan marahin Adit, Adit gk salah" ucap bunda kyasi membuat ayah azka yg bingung langsung bertanya

__ADS_1


"gk salah, maksudnya apa ma? " tanya ayah azka bingung tetapi malah Bunda kyasi langsung menarik tangan ayah azka dan Adit untuk masuk ke ruang rawat kesya


setelah sampai dirung rawat Adit yg melihat adiknya sudah sadar dgn wajah pucat langsung memeluk dan meminta maaf


"*maafkan kakak dek, kakak udah buat kmu begini" ujar Adit


"ini bukan salah kakak,ini salah aku. seharusnya aku gk usah bilang spt itu, dan membuat kakak kuatir" ucap kesya yg berhasil membuat ayah azka penasaran


"bilang spt itu?? mksdnya apa sayang?? " tanya ayah azka dan kesya langsung menjelaskan nya*


setelah mendengar penjelasan putrinya kedua orang tua itu menghembuskan nafas dgn kasar


"*kesya syg, kmu gk perlu lakuin itu,, bunda dan ayah ikhlas nglakuin apapun untuk kamu, dan menurut ayah kmu sudah cukup berbakti kepada orang tua,,,, iya kan bun" ucap atau akan dan diangukan oleh bunda kyasi


"tdak,,, keputusan ku udah bulat, untuk saat ini yg dapat merubah hanyalah takdir dan bunda dan ayah tidak akan merubahnya*"


bunda kyasi dan ayah azka tidak bisa berbuat apa2 mereka hanya mengangguk karena mereka tidak mau kesya kembali sakit

__ADS_1


__ADS_2