
"AKKHH... " jerit pelan kesya
"kamu kenapa" tanya kaget keynzo saat mendengar ******* kesya
"perih banget" jawab kesya dengan air mata yang sudah bercucuran.
"ada satu cara yang mampu membuatmu sembuh" ucap keynzo dengan raut wajah yang tidak bisa diartikan
"apa" kesya
"tidurlah dengan cara yang benar" ucap keynzo sambil membenahi kepala kesya
keynzo langsung membuka selimut yang menutupi kesya
"apa yang mau kamu lakukan" ucap kesya sambil menarik kembali selimutnya
"aku hanya ingin mengobatinya" ucap keynzo tulus
"gak usah malu, kita udah melakukannya bukan" ucap keynzo dengan senyum menggoda
kesya bukannya tersipu malu malah kembali menangis.
"kesya kamu kenapa? maafkan aku jika kata kata ku menyakitimu" ucap keynzo sambil mengusap air mata kesya
"bukan kata-kata mu tapi perbuatanmu" cetus kesya
"sudah kamu menurut saja, ini tidak menyakitkan" ucap keynzo yang langsung langsung hendak membuka selimut kesya
__ADS_1
kesya yang memang tidak ingin melakukan lagi langsung menarik kembali selimutnya.
"a...aku sudah sembuh" ucap kesya gagap
"hah? " keynzo mengernyitkan alisnya sebelah
"aku ngantuk, aku mau tidur" kesya langsung memalingkan tubuhnya ke samping
keynzo yang mengetahui kalau kesya berbohong hanya diam dan berpura-pura mempercayainya.
"ya sudah kalau begitu" keynzo mengelus kening kesya dan langsung turun dari bed
keynzo menuju lemari yang berada didepan bed nya, ia mengambil celana pendek yang biasa ia kenakan untuk tidur. kesya mengintip keynzo dari balik selimut.
"AAAAAAAA" kesya teriak saat keynzo melepaskan handuk yang menutupi sebagian tubuhnya itu
"kamu kenapa" ucap keynzo dengan tawa lirihnya
"owhhh.... jadi kami dari tadi ngintipin aku " ucap keynzo dengan senyum sinis nya
"eng.... ngga... aku... aku tu tadi gak sengaja ngelirik kearah kamu" elak kesya dengan posisi yang masih sama
"kamu tu aneh, bukankah kamu sudah melihat bahkan menikmatinya" ucap keynzo dengan senyum sinis nya
"menikmati apa? sakit tau gak" ucap kesya kesal
"udah cepetan pakai celanamu" lanjut kesya
__ADS_1
keynzo pun langsung memakai celananya dan naik keatas bed. kesya yang membelakangi keynzo langsung di dekap oleh keynzo dari arah belakang
"ihhh.... apaan sih mas" kesya membalikkan badan nya untuk mendorong tubuh keynzo
tapi sialnya saat membalik bukannya ia mendorong malah ia terpesona oleh tubuh sispek nan putih bersih itu. kesya menatap tubuh keynzo penuh kekaguman.
"apa kamu menginginkannya lagi" keynzo mulai membuka suara
"ihh... apaan sih " ucap kesya sambil mendorong tubuh keynzo
"DIAM!!atau kamu memang menginginkannya lagi" keynzo semakin mempererat pelukkannya
kesya yang mendengar ucapan keynzo langsung terbelalak dan memilih diam. mereka pun tidur dalam sebuah pelukan yang menghangatkan.
malam yang hangat itu sekarang terganti oleh matahari yang menyilaukan mata keynzo, sedangkan kesya masih sangat pulas dalam pelukan keynzo.
keynzo mengambil hpnya untuk menelepon dimas
"hallo key, ada apa" dimas
"Schedule semua jadwal hari ini, dan aku serahkan semua urusan kantor hari ini ke kamu" ucap lirih keynzo
"hah... lho memangnya mau kemana hari ini, terus lu kenapa ngomong kok bisik bisik. Maling lhu" ledek dimas
"aku mau menghantarkan istriku ke RS, dia lagi tidur aku tidak mau mengganggu tidurnya" jawab keynzo
"kesya sakit key? " tanya kaget keynzo
__ADS_1
"udah gk usah banyak nanya, urus aja tu kantor Baik baik" keynzo
"baik bos" dimas langsung mematikan teleponnya