Cinta Dari Wanita Yang Sederhana

Cinta Dari Wanita Yang Sederhana
Episode 5


__ADS_3

Episode 5


Sesampainya di Mall Ranti dan Sucipun mampir ke butik langganan Suci karena ia ingin membelikan dress untuk Ranti.


" Ti kita ke butik dulu yahh" Ucapnya. "Iya Guemah ngikut aja" Jawab Ranti.


Dengan segera Sucipun menarik lengan Ranti agar jalannya lebih cepat lagi.


"Ti cobain deh pakai dress ini pasti cantik deh" Suci sambil memegang sebuah dress biru dongker lengan pendek itu. "Gausah ahh Gue malu" Jawabnya sambil menatap gak enak ke arah Suci.


"Ngapain Lo malu orang kita mau beli kok disini" Ucapnya. "Udah cepet Lo pake aja kalo Lo suka Gue yang bayarin dehh" sambungnya lagi sambil sedikit memaksa. "Iya iya nih Gue mau pake" Jawab Ranti yang menuju ruang ganti.


Ranti pun keluar dari ruang ganti dan berjalan menuju ke arah Suci yang di lihatnya sedang memainkan ponselnya.


"Gimana Ci penampilan Gue?? " Tanyanya. Suci yang mendengar suara sahabatnya itu langsung menatap ke arahnya. "Gila... Cantik bener lo Ti Gue sampe pangling liat lo pake dress ini." Ucap Suci yang takjub akan kecantikan sahabatnya itu. "Ahh... lo mah bisa aja kan Gue jadi malu dengernya." Jawabnya dengan muka yang memerah karena malu oleh ucapan Suci.


" Udahh ah yuk kita lanjut ke bioskop aja Ci gimana?" Lanjutnya. " Ya udah Yukk" Jawab Suci sambil menggandeng tangan Ranti dan keluar dari butik tersebut.


Saat mereka berdua jalan menuju ke arah bioskop tiba tiba...


Brukkkk....


Terdengar suara orang yang tertabrak dan ternyata itu Ranti yang gak sengaja menabrak Pemuda yang sedang memegang botol air kemasan.


"Maaf Mas saya gak sengaja nabrak Masnya." Ranti yang menatap Pemuda itu dengan merasa bersalah karena dilihatnya kemeja yang di pakainya basah karena tumpahan air yang dibawanya.


"Iya...." Ucapnya dengan suara terkesan dingin dan acuh.


"Ishh... Udah dingin irit lagi ngomongnya." Batin Ranti yang menggurutu atas kelalakuan si Masnya. "Lo gak papakan Ti?" tanya Suci sambil membantu Ranti bangun. "Iya Gue gapapa." Jawabnya.


"Udahh yukk nanti telat masuk ke bioskopnya Ci." Ucapnya sambil menarik lengan sahabatnya itu. "Iya iya sabar atuh nengg..." Jawabnya.


Sebelum kejadian tabrakan

__ADS_1


Sesampainya di Perusahaan Andika langsung masuk ke ruangannya. Sintia yang melihat bossnya melewati meja kerja langsung di panggil oleh atasannya itu.


"Kamu Ke ruangan Saya sekarang " Ujarnya dengan acuh."Baik Pak..." jawabnya sambil menunduk.


Tok.. Tok... Tok...


"Masuk..." Ucapnya


"Bacakan Jadwal saya hari ini" Ucap Andika pada sekretarisnya itu. " Baik Pak.. Jam 9 ada meeting dengan dewan direksi dilanjutkan dengan meeting dan makan siang bersama Pak Heru membahas tentang Penandatanganan kontrak kerja di Resto Mall Y, setelah itu bapak kosong sampe jam pulang." Jawabnya dengan menatap atasannya itu.


Jam makan siang.


"Sintia saya meeting sama Pak Heru sama Angga aja kamu kerjakan saja hasil meting tadi dengan dewan direksi." Kata Andika. "Baik Pak.." Jawabnya.


Sesampainya di Resto Mall Y Andika dan Angga segera masuk ke dalam Resto ternyata sudah ada Pak Heru yang sedang menunggu kedatangan mereka.


"Siang Pak." Sapa Angga. "Siang. Silahkan duduk Pak Andika, Pak Angga." Jawabnya. Merekapun duduk dan membahas tentang Penandatanganan kontrak dan sekalian menyantap makan siang.


"Gimana Pak apakah Bapak sudah setuju apa yang tercantum dalam kontrak kerja sama kita?" Tanya Pak Heru yang sedang berusaha meyakinkan Andika. Andika Hanya menganggukan kepalanya tanda ia sudah setuju dengan perjanjian yang kontrak kerja samanya.


Setelah semuanya selesai Andika dan Angga segera keluar dari Restoran tersebut. Saat mereka berjalan tiba tiba,


Brukkk...


Jas yang Andika pakai ternyata basah karena ada seorang gadis cantik yang menubruknya disebabkan oleh botol air yang di pegangnya jatuh.


"Maaf Mas saya gak sengaja nabrak Masnya." kata gadis itu. "Iya..." Jawab Andika dengan acuh.


Dengan terburu buru gadis itu langsung menghilang begitu saja.


"Siapa dia Cantik" gumam Andika yang masih terdengar oleh Angga. "Siapa yang cantik Boss." Andika yang melihat ke arah Anggapun langsung pergi begitu saja.


"Boss tunggu saya malah cabut gitu aja." gerutunya yang kesal dengan sikap Bossnya itu.

__ADS_1


Sesampainya di kantor Andika segera masuk ke dalam ruangan nya dan melanjutkan pekerjaan nya yang tadi tertunda.


Di Mall


Setelah keluar dari bioskop Ranti dan Sucipun langsung pulang ke rumah masing-masing.


"Ti lo pulang naik apa" tanya Suci. "Gue di jemput sama si Irfan." Jawabnya. "Ohh gue tunggu yahh." Suci yang berbinar melihat Ranti sebab Suci ingin melihat Adik Ranti yang gantengnya gak ketulungan.


"Kenapa tuh muka Lo kaya kesambet" Ranti yang tahu kalau sahabatnya itu suka melihat adiknya yang ganteng.


"Ya gapapa kan gue pengen liat adik Lo yahh yahh... " Jawabnya dengan menaikan alisnya.


"Iya iya nih gue mau nelpon dulu adek gue dulu." Ucapnya.


"Halo fan. Irfan ada dirumah gak."


"Iya teh Irfan ada dirumah emang ada apa teh? "


"Ini tolong jemput teteh dong di Mall Y yah."


" Iya sekarang Irfan jemput teteh jangan kemana kemana."


"Iya ditunggu di depan parkiran yahh. "


"Iya..."


Sesampainya Irfan di Mall, Irfan yang melihat kakanya dengan teman nya itu langsung melajukan motornya ke depan parkiran Mall.


"Yuk teh udah di tungguin Ibu dirumah. " Ucap Irfan."Iya iya. Yaudah Ci Gue duluan yahh." Suci yang tidak mendengar dari tadi hanya fokus menatap Irfan. Ranti yang melihat itupun langsung menepuk pundaknya langsung sadar kalau dia melamun menatap Irfan. " Hoh iya iya." Jawabnya


~TBC~


Maaf yah kalo saya engga up terus dikarenakan saya sibuk dengan sekolah online dan banyak tugas numpuk. S3kali lagi maaf yahh😊😊

__ADS_1


Salam Hangat Dari


~I.F~😊😊😊


__ADS_2