
...****************...
Di salah satu gedung sekolah di kota X seorang pria berumur 17 tahun turun dari mobil mewahnya .pria itu berjalan dengan gagahnya hingga membuat gadis gadis di sekolah itu terpesona akan ketampanannya.dialah DEVAN PRAMUDANA seorang yang kaya raya juga tampan namun sifatnya yang dingin sangat sulit untuk mendekatinnya. devan yang berjalan dengan gagah melewati gadis gadis yang terseyum padanya hanya menatap mereka dengan dingin ,langkahnya terhenti saat ada seorang gadis yang memanggilnya
"Devan"ucap gadis itu devan yang melihat gadis itu sekilas lalu melanjutkan langkahnya."Devan tunggu aku"gadis itu lari terpirit pirit mengikuti langkah devan .Gadis itu ialah ANGGITA EVELIN yang berumur 17 tahun gadis yang telah menaruh hati pada devan yang telah menolaknya berkali kali namun dia masih mengerjarnya.Anggita gadis yang baik dan cantik tapi dia bukanlah tipe devan.
dengan mengikuti langkah devan ,anggita kembali mengajak devan untuk ke kantin "devan ayo kita ke kantin"ajak anggita:devan yang mendengarnya tetap saja berjalan seperti tidak menganggap keberadaan anggita."devan ayo makan mie"ajak anggita lag"i:mendengar itu ,devan mulai membuka mulutnya dan mengatakan"Tidak! mie tidak baik untuk kesehatan"ucap devan penuh penekanan.mendengar jawaban itu anggita hanya diam mengikuti langkah devan.mereka berdua terus berjalan hingga devan melihat seorang gadis yang membuatnya tersenyum tipis,melihat devan tersenyum anggita merasa bahagia.devan mendekati gadis itu dan menyapanya "perin"sapa devan.dialah PERINA ASYA Gadis yang berumur 17 tahun dia cantik dan berbakat itulah yang membuat devan tertarik padanya.
__ADS_1
"perin"sapa devan perin yang melihat devan segera menyapanya dengan senyumannya."Hai devan"sapa balik perin.anggita yang melihatnya hendak ingin menyapa perin juga tapi ucapanya di potong oleh devan."perin ayo kita ke kantin"ajak devan,mendengar ajakan devan perin menganggukannya.melihat anggukan perin devan langsung menarik tangan perin tanpa mengajak anggita bagai anggita telah di telan bumi.melihat mereka berdua pergi ke kantin anggita hanya bisa tersenyum kecewa sambil melambaikan tangannya.
Bel masukpun berbunyi menandakan mata pelajaran akan segera di mulai,tak ada satupun murid yang berada di luar semuanya masuk di kelas masing masing .di kelas anggita guru menjelaskan materi pelajaran kimia tapi anggita tidak fokus padahal pelajaran kimia yang selalu ia nantikan.yang ada di kepala anggita saat ini ialah devan dan perin.tak terasa bel istirahatpun berbunyi.
Tring.....tring.....tring.....
semua siswa mulai berhamburan keluar ada yang pergi ke kantin,perpustakaan,toilet dan di taman.anggita yang masih berada di dalam kelas akhirnya keluar ke kantin karna dia sudah merasa lapar.hanya beberapa langkah anggita melihat pemandangan yang menyakiti hatinya dia melihat devan dan perin sedang duduk dan saling menyuapi mie ,melihat itu hati anggita serasa remuk bagai tersambar angin *tadi aku mengajakmu untuk makan mie tapi kau menolakku denkgan alasan mie tidak bagus untuk kesehatan,tapi kau malah makan dengan perin*anggita membantin dengan matanya yang berkaca kaca.tidak mau menintikan air mata anggita melanjutkan langkahnya ke kantin.di kantin anggita memesan mie goreng kesukaannya lalu duduk di salah satu kursi yang ada di kantin itu dengan perasaan sedih.tak lama kemudia mienya pun datang bukannya langsung memakannya anggita hanya diam tak berselera dengan perasaan sedihnya ,sahabatnyapun datang menghampirinya Anggita dengan memukul pundak sahabatnya itu"kau mengagetkanku saja"ucap anggita ho ayolah anggita tidak usah memikirkannya ucap sahabatnya "aku tidak memikirkannya"jawab anggita bohong kau tidak perlu membohongiku aku tau kau. "Nela kau mememang yang mengerti aku"jawab anggita dengan perasaan sedihnya.NELA KARISMA gadis cantik dan baik dialah yang paling mengerti anggita dia juga menjadi sahabatnya satu satunya. Sudah jangan di pikirkan ayo makan miemu sebentar lagi dingin atau kau menunggu aku memakannya ucap nela dengan senyum ambisnya. "yasudah "jawab anggita dengan menjauhkan piringnya dari sahabatnya itu.
__ADS_1
Tring.....tring....tring....
Bel pun berbunyi anggita dengan semangatnya memasukan buku ke dalam tas dan langsung melangkah ke luar parkiran sekolah dia terus melangkah sampai depan gerbang berharap ada taksi atau bus yang lewat .tak lama kemudian perin pun datang di samping anggita untuk menunggu taksi dengan terpaksanya perin menyapa anggita dengan senyum palsunya"kau sedang menunggu taksi?"tanya perin dengan terpaksa,iya aku sedang menunggunya jawab anggita dengan senyum hangatnya.tidak lama kemudia devanpun datang dengan mobil mewahnya menghampiri mereka berdua devan menurunkan kaca mobilnya itu lalu melihat ke dua gadis itu anggita yang melihat devan langsung sontak penyapanya "hai devan"mendengar sapaan anggita dia hanya melihat anggita dengan tatapan tajam lalu berahli menatap perin .perin yang yg melihat devan memberikan senyum hangatnya itu "apakau sedang menunggu taksi perin?" tanya devan pada perin tanpa menghiraukan perasaan anggita .perin menjawab dengan anggukannya ,melihat anggukan perin devan langsung mengajak perin untuk ikut bersamanya pulang tanpa memerdulikan anggita.perin yang mendengarnya langsung masuk ke dalam mobilnya ,melihat itu anggita hendak bertnya tapi devan langsung menancap gas mobil pergi meninggalkan anggita.dengan perasaan kecewanya anggita mulai menintikan ait matanya *aku yakin ada masanya di mana kau mencintaiku ,walau itu tak tau kapan*anggita membantin dengan air mata yang membasahi pipinya.
*
*
__ADS_1
*
Maaf guys kalau typo ini karya pertama aku jadi mohon dukunganya guys😘