Cinta Devan

Cinta Devan
perin berbohong


__ADS_3

...****************...

__ADS_1


setelah kejadian yang menimpa anggita dia pun kembali ke kelasnya dengan perasaan sedihnya.tiba tiba,devan datang menghampirinya dan mengatakan sesuatu yang menusuk hatinya itu."apa yang kau perbuat pada perin?"tanya devan dengan sorot mata ingin membunuh.anggita yang mendengarkannyapun menjadi heran"apa yang aku perbuat pada perin"jawab anggita.devan yang mendengarnyapun sontak marah karna mengira anggita berbohong.devan pun mencengkam tangan anggita dengan keras hingga membuat anggita kesakitan"jangan menguji kesabaranku ,KATAKAN DENGAN JELAS"ucap devan yang marah dan makin menggeratkan cengkamannya."sa..sakit devan tolong lepaskan"jawab anggita mulai menangis."dengarkan aku baik baik jangan pernah kau berbicara buruk pada perin kau dengar itu"ucap devan dengan teriakannya.anggita hanyya mengangguk,devanpun pergi meninggalkannya.anggita yang lepas dari cangkarman devanpun hanya bisa menangis dengan memar di tangannya.

__ADS_1


Dengan kesakitan yang di alami anggita bertubi tubinya membuat anggita menangis sejadi jadinya air matanyapun masih terus mengalir membasahi pipinya.Mentari pagipun datang menyinari wajah anggita yang sayu ketika tidur angin angin segar di kota itu sangat menyegarkan .anggita yang terbangun dari tidurnya masih dengan memar di tangannya.anggitapun membersihkan tubuhnya di kamar mandi dan bersiap untuk ke sekolah. anggita yang baru sampai di sekolahnya langsung menunju ke kelasnya menunggu guru masuk menyampaikan materi. nelapun datang dan duduk si samping anggita mereka bercerita hingga guru masuk.pelajaranpun berlalu begitu saja dan bel istirahatpun berbunyi

__ADS_1


berlpun berbunyi anggitapun keluar istiarhat dia tidak bersama nela karna nela lagi bersama doinya🤣.anggitapun pergi ke tempat duduk di sekolah itu sambil membaca buku.tiba tiba perinpun datang menghampirinya .anggita yang melihat perin hanya tersenyum hangat,tapi tentu saja perin mengatakan"bagaimana ,apa devan kemarin ingin hampir ingin membunuhmu"ucapnya dengan tertawa jahatnya.anggita yang mendengarnyapun kaget dengan apa yang di ucapkan perin"jadi kau yang mengatkan kebohongan pada devan"ucap anggita yang berdiri.perinpun juga ikut berdiri dan ingin menampar anggita tapi,perin melihat devan dan alhasil dia menampar dirinya sendiri.devan yang melihat kejadian itupun pergi ke pada dua gadis itu."apa yg terjadi perin kenapa kau bisa di lantai?"tanya devan membantu perin bangun.perinpun dengan jahatnya dan mengatakan kebohongan pada devan"Dia menamparku dan megatakan aku harus menjauhimu karan dia tidak suka padaku"ucap perin menagis dengan kebonhongannya.sontak devanpun menatap anggita dengan tatapan membunuh "Dengar baik baik Anggita evelin,aku tidak mencintaimu dan tidak akan pernah mencintaimu kau dengar itu aku tidak akan pernah mencintaimu dan berhentilah mengejarku dasar kau wanita murahan" ucap devan penuh amarah.anggitayg mendengarnya bagai tersambar petir dengan mata berkaca kaca dia mengatakan" ti tidak devan perin berbohong aku tidak menamparnya dan aku tidak mengata " diamlah kau yang berbohong" ucap devan dan mendorong tubuh anggita.anggita yg terdiam akan semua ucapan devan hatinya remuk dam hancur anggita menangis sejadi jadinya "akan aku coba apa yg kau katakan tpi aku tidak akan pernah berhenti mencintaimu"anggita membatin dengan air mata mengalir di pipinya.

__ADS_1


anggita yang baru saja sampai di rumah dengan matanya yang bengkak karna terus menangis.anggita lalu membersihkan dirinya dan berendam di bath mandinya.sekitar setga jam anggitapun keluar dari kamar mandi lalu berganti baju dan tidur karna lelah.keesokan harinya anggitapun bangun dan siap berangkat ke sekolah .anggita memesan taksi agar dia bisa sampai ke sekolah .sebelum anggita masuk dia meyakinkan dirinya lagi untuk tidak mengejar devan.baru saja beberapa langkah dia melihat devan yang sedang berdiri di pojokan "ayo anggita pasti kamu bisa tahan harus bisa"anggita membatin dan meyakinkan dirinya.dengan kepala menghadap ke depan tanpa senyuman dan berjalan ke depan devan ."aneh sekali kenapa tidak ada sapaan apakah dia tidak mengejarku lagib?tapi itu lebih baik"devan membatin.anggita yang melewati devan terus ke kelasnya dan langsung duduk .

__ADS_1


__ADS_2