Cinta Dlam Diam

Cinta Dlam Diam
Morning sick


__ADS_3

Tasya segera meninggalkan Apartemen Ricky,, dalam perjalanan Tasya Terus menangis mengingat setiap kata yang diucapkan Ricky,,, yang meragukan kehamilannya,,, Dan itulah mengapa Tasya tidak mau menemui Ricky diapartemenya sebab apa yang ia takutkan akhirnya terjadi juga yaitu Ricky kembali menggaulinya ,,,mereka kembali melakukan hubungan yang tak seharusnya mereka lakukan itupun dengan paksaan,,,, Namun menyesalpun tak ada gunanya semuanya sudah terlamabat,,, Tak terasa kandungan tasya sudah genap 1 bulan,,, dan diawal-awal kehamilan bagi seorang wanita Hamil akan mengalami mual di pagi hari (Morning sick) sama seperti halnya tasya pagi ini ia mual dan mengeluarkan isi perutnya karena rasa mual yang begitu menyikasanya,,, untung saja kamar tasya sudah ada kamar mandinya jadi semua hal yang dialami tasya gak ketahuan oleh kedua orang tuanya sma kaya pagi ini ,,,


"Hoek,,, hoek,,, hooekk"


"Oh Tuhan aku sangat Lemas,, setiap pagi aku selalu seperti ini,,, Sayang sehat-sehat terus yach Nak ,, kita akan selalu bersama walaupun Papamu tidak mengakuimu mama akan tetap berusaha menjadi mama sekaligus papa buat kamu sayang,,, tetap jadi anak yang baik yach sayang ??? sekarang temani mama kekampus dulu yach karena hari ini mama akan ujian "


(sambil mengelus-ngelus perut rata tasya dengan sedikit senyum untuk anakya yang ada didalam perutnya)


setelah selesai dengan aktifitasnya yang melelahkan didalam kamar tasya turun menuju ruang makan untuk segera sarapan pagi dan segera ke kampus,,,,


"Pagi pa,,, pagi ma " seru tasya


"Pagi sayang" seru papa dan mama tasya,,,,


"Sayang kamu sakit ??? ko pucet "


(tanya papa tasya dengan mengerutkan kening)


"Tasya baik-baik aja Ko pa,,, tdi malam tidurnya cuman sebentar pa,, karena asik belajar Tasya sampe Lupa kalau uda pagi jadi keliatan agak pucat itu karena kurang tidur pa " (tasya memberi penjelasan untuk meyakinkan papanya kalau dia baik-baik sja tasya agak takut karena kondisi kehamilanya di ketahui oleh papa dan mamanya,,, apalagi Papa tasya seorang dokter jadi tasya berusaha meyakinkan orang tuanya kalau dia baik-baik saja terkhusus papanya)


" ok sayang jangan terlalu memaksakan diri,,, belajar memang penting untuk hadapi ujian tapi ingat kesehatanmu sayang,,, jangan samapi sakit,, apalagi sebentar lagi kamu akan segera menikah ,,,jangan sampe kelelahan yach syang " seru mama tasya.


"Tasya baik-baik saja ma,,, jangan kawatir,,, ini karena cape dan kurang tidur aja pa,, ma,, ntar juga baik-baik Lagi" (seru tasya yakinkan kedua orang tuanya)


setelah selesai sarapan Tasya segera Pamit dan segera ke Kampus karena hari nhy hari pertama ujian di kampus tasya tidak mau terlambat ia sengaja masuk lebih pagi biar tasya bisa mengulang kembali apa yang ia pelajari semalam,,,, tanpa sadar seseorang mengagetkanya,,,,


"Waaaaa"


"serius amat non ,,, santai,,,, santai,,, kamu terlalu tegang beb" ( seseorang yang tak lain adalah sahabat baiknya Marsela )


""iiissssss kaget tau ,,,hampir saja jantungku copot gara-gara kamu,,,, iiihhh""


(seru tasya)


"Habis kamu seiruss sama bukumu sampe cuekin aku "" (marsela menyela)


"Kamu tu yaaaa datangnya diam-diam mana tau aku kalau kamu uda di sini,,, sejak kapan Kamu disini perasaan dari tadi baru aku aja yang berada di kelas ""


(timpal tasya sedikit jengkel pada sahabatnya karena kaget)


"Hummmm ia dech ia,,,, aku baru nyampe 5 menit yang lalu ko,,, puas sekarang"

__ADS_1


(seru selLa)


Tasya tersenyum tanpa menjawab sahabatnya...


"beb gimana kabarmu sama kandunganmu ,,, apa Mama sama papamu sudah tau tentang kehamilanmu """ tanya selLa,,,,


mahasiswa yang lain udha pada masuk di ruangan tasya sebenarnya mau menceritakan namun situasinya kurang pas jadi dia menunda setidaknya sampai ujian selesai,,,


"" kamu ngutang penjelasan sama aku", (kata selLa karena ia merasa ada yang aneh sama sahabatnya)


"ngomong-ngomong mana Merlyn ko belum datang "" paling baru bangun dari mimpi indahnya dia " (seru SelLa sambil membayangkan hal konyol yg sering dilakukan sahabatnya yang selalu telat bangun,,, )


"Selamat pagi sayang-sayangku,,, maaf telat"" kalian belajarkan,,, ingat yach ada temanmu di sini jangan sungkan kasih jawaban,, OK"


(seru Merlyn dengan candaanya membuat kedua sahabatnya tertawa lepas mendengar kekonyolan sahabatnya)


setelah berbincang segera datanglah dosen untk membagiakan Lembaran soal dan segera mereka memulai ujian akhir semester ,,,mereka semua pokus mengerjakan soal-soal tersebut... tak terasa hari semakin sore jam menunjukan pukul 3 sore Ujian hari pertama sudah selesai dan ke3 sahabat itu duduk di Taman kampus beberapa saat kemudian Merlyn pamit pulang karena ada hal penting yang harus dia lakukan,,, sedangka Tasya dan MarselLa masih setia duduk di taman,,, karena marsela ingin mendengar penjelasan dari sahabatnya,,,


"tasya kamu harus jelasin apa yang terjadi" seru selLa karena tau ada hal yang serius yang mengganggu sahabatnya,,,,


"SelLa (belum sempat ngomong tasya sudah mengeluarkan air matanya)


"aku,,, memang bodoh"


"Apa yang akan aku Lakukan dengan pernikahan ini SelLa ,, ayah dari anak yang sedang aku kandung meragukan kehamilanku selLa,,, (penjelasan tasya dengan deraian air mata)


"Apa maksud kamu ...Apa pria brengsek ithu tidak mengakui kalau ini adalah anaknya" (sambil memegang perut tasya)


Tasya menganggunk sambil menangis


"apa yang harus aku Lakukan SelLa aku takut untuk mengahadapi kenyataan ini,,, aku gak tau harus bagaimana,, aku bingung,,, (menangis tersedu-sedu)


"dasar pria brengsek,,, akan ku gampar dia habis-habisan,,, berani berbuat tapi menolak untuk bertanggung jawab,,, sialan Tu Banci"


(dengan sesal tasya bergumam)


"kasih tau di mana dia Tinggal biar kusamberin tu orang,, ku tonjok biar sadar dengan perbuatanya"(tanya selLa)


"Ngak selLa aku takut malah masalah akan semakin Rumit,,, dia akan teta menikahiku apapun yang terjadi tapi dia ngak mau mengakui kalau ini adalah anaknya,, itu yang membuatku bingung """seru tasya


""beb kamu harus selesain masalah ini sebelum pernikahan ini terjadi aku takut setelah menikah Nanti kamu akan semakin menderita karena hidup dengan laki-Laki brengsek ithu """

__ADS_1


seru marselLa..


""Aku nga Mau bertemu lagi dengannya aku takut ketika bertemu dengannya dia akan memperlakukanku seperti Budak Napsunya ""


(seru tasya dengan Ragu)


""Apa maksud kamu??? apa dia melakukannya Lagi""(tanya selLa)


"hummmgghh"


(jawab tasya sambil mengangguk)


""Ya Tuhan Dasar Brengsek Tu orang,,, Egois,,, sebenarnya apa sich maunya Dia ?? cepat antar aku menemuinya""


(namun tiba-tiba)


Druut,, druuut,, druutt..


""HalLo Yang,,, Aku di kampus ,,,


ok aku akan ke sana bersama sahabatku karena dia butuh teman""


(SelLa menerima Telpon dari seseorang) Ayo temani aku bertemu Alfin ngak boleh Nolak,,, Ok """


""Ok"


(jawab tasya sambil mengekori Sahabatnya)


merka pun berangkat menggunakan mobil sella dan Tasya menelpon Supirnya yang di rumah untuk segera mengambil Mobilnya Dikampus,, setelah ithu mereka melajukan Mobil menuju tempat Alfin dan MarselLa janjian untuk ketemuan ....


Maaf yach Sayang2ku baru Up,,,


semog suka sama ceritanya yach


jangan Lupa Like dan Komen nya juga Dari teman2...


😍😍😍😍😍


❤❤❤❤❤


selamat membaca

__ADS_1


maaf kalau ceritanay sedikiy membosanka....


__ADS_2