Cinta Dlam Diam

Cinta Dlam Diam
ujian cinta 2


__ADS_3

Tasya akhirnya mengambil keputusan untuk meninggalkan kantor sang suami dengan beribu Luka dan air mata ,, Tasya menghentikn Taksi dan segera meninggalkan Kantor Ricky ,,, dalam Taksi tasya hanya Menangis dan terus menangis ,,, meratapi Nasip pernikahan yang hampir berakhir karena kehadiran perempuan yang adalah mantan dari Suaminya ,,, Tasya tak tau harus ke mana untuk menenangkan pikirannya ,,, karena Saat ini tasya hanya ingin menenangkan pikiranya ,,,


" Aku ngak mungkin ke Rumah Mama papa ,,, aku ngak mau mereka kecewa dengan segala masalah yang menimpa Rumah tanggaku " .


tasya berbicara pada drirnya sendiri dengan ditemani air mata dan kekecewaan ,,, Tasya mengambil benda pipih dari dalam tasnya dan menghubungi seseorang .


Tut ,,, Tutt ,,, Tutttt


tak beberapa lama seseorang mengangkat telpon dari tasya.


" HalLo beb " .


seru Marsela sahabat baik Tasya .


''HalLo SelLa Apa kau di Rumah ?? aku sangat merindukanmu ,,, sudah 1 bulan lebih kita ngak ketemu ,, apa kau tak merindukanku ??" .


seru tasya kepada sahabatnya ..


" Aku sangat merindukanmu beb tapi maaf aku lagi liburan bersama keluargaku ,,, nnti setelah pulang aku akan segera menemuimu ,, kau baik-baik sajakan ?? bagaimana kabar suamimu ?? "


seru SelLa Lagi . "


" Hey bisa tidak memberi pertanyaan satu per satu , kau menanyaiku dengan beberapa pertanyaan sekaligus membuatku jengkel saja ".


tasya menggerutu dengan kecewa karena satu-satunya tempat tujuan yang ingin ia kunjungi untuk menceritakan segala kecemasannya justru orang ithu tak berada di rumah .


" beb sorry ,,, Liburan hampir selesai ,,, aku akan segera kembali dan aku akan segera menemuimu ,, OK " .


seru SelLa dengan manja membuat Tasya Luluh ,,, tasya menahan tangisnya ia berusaha terdengar baik-baik saja akhirnya Tasya mengakhiri Perbincangan Via Telpon dengan Sahabatnya ..


" Apa Aku harus kembali ke Rumah ?? apa Aku sanggup menghadapi itu semua ??" tasya bertanya-tanya ,,, karena Bayangan kejadian di kantor suminya tadi selalu membayanginya ..


" Apapun yang terjadi aku harus menghadapi semuanya ,,, Aku harus kembali ke Rumah Dan menyelesaikan segalanya ".


tasya menyuruh supir taksi untuk segera membawanya ke Rumah suaminya,,, dalam perjalan menuju Rumah Tak banyak yang Tasya Lakukan,,, Tasya hanya diam terpaku dengan menikmati pemandangan Kota Dari balik kaca jendela taksi,,, sambil sesekali tasya mengusap air mata yang tak pernah berhenti membasahi pipi cantiknya ,,, setelah menempuh perjalanan akhirnya Tasyapun tiba di Rumah,,, Tasya masuk menuju Ruang Tamu,,, tak ada siapapun di Apartemen karena hari ini Bi Ana minta Ijin pulang cepat karena ingin menemani cucunya yang baru sembuh dari sakitnya ..

__ADS_1


" ternyata aku sendiri di rumah,, aku hampir Lupa kalau bi ana pulang cepat hari ini,,, Aaaaaahhhh Aku sangat Lapar


astaga aku sampai Lupa kalau dari siang aku belum makan apapun... Maaf sayang momi sampai Lupa memberimu asupan gizi,, sebentar yach sayang Momi masak sesuatu yang enak untuk kita berdua " .


Tasya bergumam sendiri sambil mengelus-ngelus perutnya ,, usia Kandungan tasya sudah memasuki bulan kedua,,, diumur kehamilan ithu rasanya Tasya ingin selalu dekat dengan sang suami namun apalah daya,,, masalah datang menghancurkan keinginan tasya ,,, Tasya mencoba menghibur dirinya sendiri ,, tasya segera ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya ,, setelah selesai dengan aktifitasnya dikamar mandi tasya segera mengganti bajunya dan segera turun kedapur dan membuat makanan untuk ia Makan karena Hari sudah malam,, tasya membuka kulkas dan mengambil beberapa bahan makanan untuk ia masak ,, setelah berkutat dengan segala bahan makanan akhirnya menu makan malampun siap ,,, tasya menyajikanya di meja Makan ,, tasya terlihat begitu senang ,, sepertinya karena kesibukannya di dapur membuat tasya sedikit melupakan masalahnya,, tasya segera duduk di meja Makan sambil melihat jam di dinding,, jam menunjukan pukul 19.30 malam tasya tak langsung menyantap makanan yang telahvia tata rapi di meja namun tasya terlihat sedikit kawatir dan seperti sedang menunggu seseorang ..


" Apa yang kau tunggu tasya ,,, Suamimu mungkin ngak pulang ,,, lebih baik kau makan saja dan beristirahatlah " .


tasya berbicara pada dirinya sendiri ,, dan akhirnya karena perutnya yang sudah tak bisa berkompromi karena Lapar tasyapun mulai menyantap makan malamnya sendiri sambil sesekali mengelus perutnya ,, setelah selesai menyantap makan malamnya tasya kembali menata satu piring lengkap dengan peralatan makan lainya di meja makan,, tasya siapkan untuk suaminya mungkin Ricky pulang agak malam jadi tasya menyiapkan keperluan makan suaminya dan kembali ke kamar dan berbaring ,,, namun Mata tasya tak bisa tertutup,, tasya gelisah memposisikan tubuhnya mencari posisi yang pas agar bisa tidur namun apapun yang dilakukant tasya tak pula membuat tasya tidur namun sebaliknya mata tasya terbuka lebar,,, Tasya akhirnya duduk di sofa didalam kamar menyetel siaran tv dan menontot acara tv tersebut ,,, tasya pikir mungkin dengan cara seperti itu bisa membuatnya mengantuk dan bisa cepat tertidur namun sama saja tasya ngak mengantuk ,,, Tasya melangkahkan kakinya menuju balkon kamar memandangi pemandangan malam untuk menghibur hatinya yang Lagi penuh karena permasalahan Rumah Tangganya ..


" Maaf sayang ,, momi membuatmu harus bergadang,, andai Dadimu ada mungkin momi sudah tertidur pulas ".


seru tasya sambil mengelus -mengelus perutnya seakan dia berbicara dan memberi pengertian pada sang buah hati,,, tiba-tiba saja tasya menginginkan sesusatu karena ngidamnya ,, segera tasya menuju dapur dan mencari sesuatu didalam kulkas ..


" seingatku Ada buah Mangga di sini ,, Apa bi ana membuangnya ?? " .


tanya tasya pada dirinya sendiri namun tiba-tiba wajah tasya berubah kegirangan setelah menemukan sesuatu didalam kulkas itu ,,


" Aaachhhh akirnya kumenemukanmu,, kupikir kamu dibuang sama bi ana ".


" Cekleeeekkk "


bunyi suara pintu kamar terbuka saat itu posisi tasya masih berdiri di samping tempat tidur ,, Tasya kaget melihat kehadiran seseorang yang sangat ia rindukan entah kenapa tasya ingin sekali memeluk tubuh sang suami namun tasya mengurungkan Niatnya karena melihat raut wajah sang suami yang begitu dingin ,,, Ricky tak menegur istrinya justru Ricky mengabaikan tasya dan segera ke kamar mandi membersihkan dirinya karena badannya sudah sangat lengket karena Keringat ,, melihat sikap sang suami yang begitu dingin membuat Hati tasya teriris-iris ,, Tasya menangis dalam diam ,, tasya segera naik ketempat tidur dia memposisikan tidurnya membelakangi sang suami,,, air mata tasya tak henti-hentinya keluar entah kenapa malam ini tasya sangat cengeng ,, setelah selesai mandi Ricky keluar dari kamar mandi menggunakan jubah mandinya dan ingin mengganti pakaiannya namun tiba-tiba dengan jengkelnya Ricky membanting Pintu lemari pakaian dengan sangat kuat membuat tasya terkaget dan duduk ,,,


" ada Apa Kak kenapa kau menutup pintu lemari pakaian seperti itu ,, lemarinya akan Rusak kak " .


seru tasya dengan pelan.


" bahkan kau tak mau melayaniku apa susahnya menyiapkan bajuku untuk kupakai ,, dan jika lemarinya Rusak akan kuganti dengan yang baru ,, kau memang istri yang ngak becus tasya ,, sebenarnya apa yang kau mau " .


Seru Ricky dengan menaikan suaranya 3 oktaf membuat tasya ketakutan.


" kak kenapa kau bersikap seperti itu , sebenarnya apa salahku ,, aku minta maafkan aku kalau aku salah ,, tapi apa kamu ngak sadar dengan apa yang kamu lakukan?? " .


seru tasya sambil menangis

__ADS_1


" kamu tanya apa yang aku lakukan?? aku ngak melakukan apapun Tasya ,, jangan bersikap kekanak-kanakan " .


seru Ricky lagi.


" kau samakan aku dengan anak-anak ??,, kak apa kau sadar dengan apa yang kamu katakan ?? Wanita mana yang sanggup melihat suaminya berciuman dengan wanita Lain ?? kau tak mengahrgaiku sebagai seorang istri kak,, apa kau masih mencintai dia ??? " .


tasya bergumam dengan tangisan pilu,,,


" Kau ,,, Ada apa denganmu Tasya ,,, apa yang kamu Lihat ngak sesuai dengan kenyataan,, aku tak menciumnya,, dia yang tiba-tiba Datang dan menciumku ,, dan Ingat aku tak mencintainya ,, kau paham tasya ".


Ricky berteriak membuat tasya kaget setengah Mati,,


"apa maumu Tasya ,,, Apa Kau ingin bercerai dariku ?? kalau memang itu yang kamu inginkan aku akan penuhi keinginanmu " .


Seru Ricky Lagi dengan menatap dalam sang istri...


" Cukup Kak ,, cukup ,, aku ngak mau mendengar kata ithu Lagi ,, cukup " .


Tasya segera keluar dari kamar meninggalkan sang suami,, tasya melangkahkan kakinya menuju Kamar tamu,, Tasya membaringkan tubuhnya di tempat tidur,,, air mata tasya tak henti-hentinya keluar sampai tasya tak sadar bantal yang menjadi sandaran telah basar karena air matanya,, air mata kesedihanya ...


Maaf sayang-sayangku baru Up


semoga tetap suk sam ceritanya


maaf kalau ceritanya membosankan


selamat Membaca,,


jangan Lupa tinggalkan Like dan Juga komentatnya...


Makasih...


😍😍😍😍😍😍


❤❤❤❤❤❤

__ADS_1


__ADS_2