Cinta Dlam Diam

Cinta Dlam Diam
ujian Cinta


__ADS_3

Hari ini adalah Hari yang sangat berat bagi tasya dan juga ricky mereka dihadapkan dengan masalah yang cukup menguras hati dan pikiran mereka ,,, takdir memang tak adil ,,, selalu mempermainkan tasya dan juga Ricky ,,, mungkin inilah Ujian Cinta yang harus mereka lewati ,,, baru saja mereka mencecap Manisnya pernikahan menikmati kebersamaan sebagai pasangan suami istri ,,, beberapa saat yang lalu rumah tangga Mereka diliputi oleha kebahagian dan hanya dalam hitungan jam saja Rumah tangga mereka telah diporak poranda oleh dia ,,, Ya Dia ,,, Allena Rubby Alfaresh ,,, wanita yang adalah masa Lalu Ricky ,,, namun dengan kedatangan Allena Rumah tangga Ricky terancam hancur ,,, Sekarang Ricky harus berusaha keras untuk mengembalikan senyum istrinya ,, ia harus berusaha mengembalikan keutuhan Rumah tangganya ,,, namun apakah Ricky dan Tasya Bisa melewati semuanya ??? jawabanya hanya Authoor yang tau 😄😄😄😄 Hahaha Author memang Lebai banget yachh 🙏🙏


" suasana didalam kamar Ricky dan tasya sangat tegang ,,, Ricky terus meyakinkan Tasya namun tasya masih ragu tasya belum yakin karena sikap suaminya ,,, untuk saat ini tasya ingin menyendiri menenangkan diri dan pikiranya sehingga ia memutuskan agar suaminya tak menganggunya untuk sementara waktu sebenarnya tasya ingin menyelesaikan semuanya namun karena terlanjur sakit hati dengan ucapan sang suami ia mengurungkan niatnya ...


" aku ngak mau tidur bareng kaka ,,, aku pengen sendiri ,,, ingin menenangkan diri kita akan bicara ketika Kita sudah siap dan tenang ,,, kalau perceraian adalah jalan terbaik maka aku iklas melepasmu kak ,,, aku iklas karena aku ngak mau hidup diliputi dengan Rasa bersalah ,, aku ngak munafik kak jujur aku sayang banget sama kamu kak ,,, aku cinta sama kamu tapi tindakan serta ucapan kamu membuatku meragukan perasaanku kak " seru tasya sambil membelakangi suaminya..


" sayang aku mohon jangan seperti itu ,,, jangan siksa aku seperti ini ,,, aku akui aku salah ,,, aku minta Maaf ,,, aku melakukan semua itu bukan karena kemauanku tapi semua kulakukan karena terpaksa ,,, aku ngak mau melihatmu terluka ,,, aku kenal betul seperti apa wanita itu ,,, wanita itu sangat nekat ,,, dia akan melakukan segala cara untuk mendapatkan apa yang dia mau sekalipun harus melukai orang-orang yang ada disekitarnya " seru Ricky sambil memohon pada istrinya .


" kak aku mohon biarkan aku berpikir sejenak ,,, dan tolong jangan ganggu aku dulu ,, aku ingin sendiri " seru Tasya sambil merebahkan tubuhnya ditenpat tidur ..


" mendengar ucapan sang istri akhirnya Ricky keluar dengan wajah sangat kecewa ,,, mendengar ucapan sang istri untuk tak mengganggunya dan memberinya waktu Untuk berpikir sejenak membuat Hati Ricky hancur berkeping-keping ,,, akhirnya Ricky keluar dari kamar menuju kamar tamu karena hari sudah semakin gelap ,,, ricky melangka dengan langkah tertatih-tatih hampir Ricky tak bisa mengangkat kakinya ,,, kakinya terasa sangat berat seperti ada beban berat di betisnya ,, ricky memaksakan kakinya untuk segera meninggalkan Kamar mereka ,,, dengan langkah pelan Akhirnya Ricky melangka keluar ,, sesampainya didepan pintu kamar Ricky segera menutup pintu kamar dengan sangat pelan ,,, setelah merasa bahwa suaminya telah keluar dari kamar segera tasya membalikan wajahnya menghadap pintu kamar tak menahan rasa perih dihati Tasya menangis dengan sangat pelan , menangisi nasip Rumah tangganya ,,, tasya terlihat sangat Rapuh sambil seskali mengelus - ngelus perut ratanya ,,, tasya berusaha memejamkan matanya namun apapun yang tasya Lakukan matanya tak bisa dipejam ,,, tasya gelisah dan kacau ,, akhirnya tasya bangun dan duduk didepan jendela kaca yang ada didalam kamar mereka itu sambil memandang bulan yang bersinar dengan begitu terang ,, suasana malam begitu dingin menemani tasya dan Ricky ,,, Ricky begitu terpukul dengan segala masalah yang terjadi hari ini ingin rasanya ia menerobos masuk kekamar mereka dan menemui sang istri ,, ingin memeluk sang istri ,,, meluangkan seluruh perasaan dan isi hatinya ,, namun keadaan yang tak mengijinkan maka Ricky harus memendam semua rasa yang begitu menyiksa dirinya ,, akirnya dengan berat Hati ricky berjalan menuju tempat tidur dikamar tamu itu ,,, Ricky tak mengganti pakaian masih menggunakan pakaian yang sama sedari pagi ,, Ricky berusaha memejamkan mata karena kelelahan dan dihadapkan dengan masalah yang menguras tenaga dan pikirannya belum lagi urusan pekerjaan akhirnya ricky tertidur dengan Pulas ,,, namun tidak bagi tasya ,, tiba-tiba tanpa diarahkan kaki tasya melangkah pelan menuju kamar tamu dimana sang suami berada tasya membuka pintu dengan sangat pelan takut menggangu suaminya ,, perlahan - lahan tasya masuk kedalam kamar ,, sesampainya di samping tempat tidur sang suami air mata tasya jatuh seketika ,,, tasya menangis dalam diam melihat kondisi sang suami yang sangat kacau bahkan tidur saja masih menggunakan baju kerjanya..


" Ya Tuhan apa aku terlalu kejam terhadap suamiku ,,, hatiku sangat sakit melihat suamiku seperti ini ,,, tapi jujur hatiku juga sangat hancur mendengar kata perceraian itu ,, bahkan kedua orang tuaku sampai usia pernikahan mereka yang menginjak usia 24 tahun mereka tak pernah sekalipun mengucapkan kata perpisahan atau perceraian meski cobaan dan masalah Rumah tangga sering datang menerpa kehidupan rumah tangga mereka ,,, mereka berusaha menghindar dari kata perceraian tapi kenapa kami harus mengalami hal itu disaat usia pernikahan kami yang masih seumur jagung yang kapan saja bisa mengancam Rumah tangga kami ,,, Tuhan Tolong jangan pisahkan kami ,,, jujur aku ngak sanggup untuk melepaskan suamiku yang begitu aku cintai ,,, mungkin ini semua ujian bagi kami tapi aku mohon jangan biarkan masalah kami berlarut-larut ,,, aku yakin Tuhan semua akan baik-baik saja ketika mata kami terbuka dibesok pagi saat matahari terbit kami akan baik-baik saja " doa tasya dalam Hati sambil mengelus-ngelus Rambut sang suami dengan lembut dan dengan tatapan penuh cinta ,,, setelah itu tasya segera keluar dan menutup pintu kamar sang suami ,, tasya segera kembali kekamarnya dan merebahkan dirinya ditempat tidur ,,, karena hari sudah semakin larut maka tasyapun tertidur dengan sangat pulas..


Tak terasa hari sudah pagi ,,, tasya segera bangun dari tidurnya karena terganggu dengan cahaya matahari yang masuk dari jendela kamar mereka ,, segera tasya bangun dan dan membersihkan diri dikamar mandi setelah selesai tasya segera turun ke lantai bawah untuk menyiapkan sarapan namun ketika tasya sampai dibawah bibi ana sudah menyiapkan sarapan ,,, tasya kaget karena bi ana sudah kembali bekerja karena tasya pikir bi ana masih libur karena sempat ijin karena cucunya sedang sakit..


" bi ana ,, ko sudah kerja lagi ,,, apa cucu bibi sudah baikan " tanya tasya dengan kawatir.


" sudah Non tasya ,,, cucu bibi sudah sembuh jadi bibi memutuskan untuk datang hari ini ,, tapi nona bibi minta ijin pulangnya sore yach Non " seru Bibi ana dengan tersenyum .


" ia bi ngapapa ,,, oea bi Apa bibi perlu bantuan ?? tanya tasya namun dijawab dengan gelengan kepala dari bi ana yang artinya tidak butuh bantuan ..


" aaaahhh aku kesiangan ,, aku akan memanggil kak Ricky " seru tasya namun disela oleh bi ana.

__ADS_1


" maaf Non tasya ,,, den Ricky sudah berangkat pagi-pagi sekali bahkan belum sempat sarapan bibi sudah membuatkan sarapan tapi den Ricky bilang ngak usah karena buru-buru ada Cliend penting yang harus di temui hari ini " seru Bi ana yang membuat tasya agak sedikit kecewa tasya berharap dipagi hari ketika dia bangun masalahnya bisa terselesaikan namun semua hanyalah hayalannya belaka kenyataannya ketika bangun suaminya sudah ngak ada .


" yasudah nanti aku akan bawakan makan siang buat kak Ricky tolong bibi siapkan ,,, maaf ngak bisa bantu bibi hari ini tasya harus menyelesaikan sesuatu" seru tasya namun sebelum tasya kembali kekamar tasya kembali dikagetkan dengan pertanyaan dari bi ana.


" non ,, apa Non tasya dan Den Ricky sedang bertengkar ?? atau perasaan bibi aja yang terlalu berlebihan ?? " tanya bibi Ana dengan sedikit kawatir .


" kami ngak bertengkar ko Bi ,,, kami baik-baik saja bi ,,, jangan lupa makan siang Kak Ricky bi ,,, tasya akan mengantarkan makan siang ka Ricky ke kantor " seru tasya dan segera kekamarnya ,, namun bibi Ana sangat curiga ,, karena mata tasya yang agak sembab seperti orang sehabis menangis ...


***


dikantor ricky ketika sampai Ricky langsung menemui cliennya untuk membahas beberapa proyek kedepan ,,, pagi itu Ricky terlihat sedikit beda dari biasanya ,,, Ricky yang biasanya selalu pokus dalam hal bekerja tiba-tiba saja sikapnya berubah ,, terlihat perbedaanya di pagi hari ini ,, Ricky terlihat sedikit berbeda dari hari-hari biasanya ,,, namun selalu bersikap propesional ,, Ricky selalu menunjukan totalitas dalam hal bekerja ,, setelah membahas proyek Ricky kembali ke kantor ,, tak terasa waktu sudah menunjukan pukul 1 siang ,,, artinya sekarang waktunya istirahat untuk makan siang ,,, Ricky ngak bernapsu makan dia hanya ingin berdiam diri dikantor namun tiba-tiba ..


" HalLo sayang ,,, apa kau Lapar ?? tanya seseorang dari balik pintu seketika ekspresi wajah Ricky berubah ,, yang tadi terlihat tenang sekarang berubah menjadi sangat geram dan Marah .


" maaf Nona anda dilarang masuk ,,, atasan kami sedang sibuk " . seru Ranny sang sekertaris yang tiba-tiba menghalangi wanita itu ,, namun allena sudah lebih dulu masuk tanpa ijin yach itulah allena dia selalu seenaknya .


" kamu sangat baik sayang ,,, aku suka kamu yang seperti ini " seru Allena sambil berjalan menuju Tempat dimana ricky berada "


" kau memang wanita gila allena ,, apa belum cukup kau mengancurkan rumah tanggaku ? " tanya ricky dengan wajah kesalnya


" aku ngak akan benar-benar berhenti mengganggunu sampai kau menceraikan istrimu ricky ,,, aku mencintaimu Ricky ,,, aku hanya ingin kita kembali seperti dulu " seru Allena


" Aku ngak akan menceraikan istriku Allena ,,, Tidak akan pernah dan kita tidak akan kembali seperti yang kamu katakan ,,, aku sangat mencintai istriku ,,, sampai kapapun aku ngak bakalan ceraikan istriku " seru Ricky namun Allena tak menghiraukan Ucapan ricky justru ia berjalan lebih dekat dengan kursi kebesaran Rucky ,, allena segera mendekatkan tubuhnya dengan Ricky Jarak hidung Allena dengan ricky terpaut bebetapa senti bahkan Ricky bisa merasakan Napas Allena Yang panas saking dekatnya mereka ,, dan tiba-tiba Allena Mencium Ricky ,,, bibir mereka saling berdempetan sudah tak ada jarak diantara mereka ,, tiba-tiba Allena melumat Bibir Ricky namun ngak respon sama sekali dari Ricky sehingga Allena Melepaskan ciumannya ,,, namun ciuman yang mereka Lakukan tanpa disadari oleh Allena dan Ricky ada sepasang mata sedang mengamati kegiatan mereka karena Pintu ruangan Ricky tak tertutup rapat kebetulan Sang Receptionist sedang istirahat dan mungkin saja sedang menikmati makan siangnya sehingga setibanya Tasya di depan ruangan suaminya langsung saja tasya masuk ,, dan Tiba-tiba Rantang makanan yang dibawa tasya yang adalah bekal makan siang sang suami itu tiba-tiba jatuh karena kaget melihat apa yang barusan terjadi ..

__ADS_1


PRAAAAANNNNNGGGGGGG


mendengar bunyi sesuatu yang jatuh dari balik pintu itu membuat mata Ricky dan allena beralih melihat ke arah pintu dan betapa terkejutnya Ricky melihat Seseorang dibalik pintu itu ..*


*" Sayang " Ricky menegur Tasya yang sudah menangis didepan pintu segera ricky berlari mengejar sang Istri yang tiba-tiba Berlari kearah lift ,,, Ricky sudah tak peduli dengan Allena yang masih betah didalam Ruang kerjanya ,, Allena tertawa penuh kemenangan ,,,


" ini adalah awal dari kehancuran kamu Tasya ,,, aku bersumpah akan merebut Ricky darimu ,,, aku akan mengambil apa yang seharusnya menjadi milikku " seru Allena dengat tatapan penuh kemenangan .


Ricky mengejar tasya sampai diarea parkiran Tasya menangisi nasipnya dan juga nasip Rumah Tanggannya ,,,


" sayang ,,, aku mohon dengarkan aku ,,, sayang yang kamu lihat barusan itu salah paham sayang tolong dengarin aku ,,, ANASTASYAH berhenti " suara Ricky meninggi mamanggil nama istrinya ,, tiba-tiba tasya berhenti dan menghapus air matanya ,, Ricky datang mendekat menarik tangan sang istri dengan kasar sampai-sampai tasya terpundur dan menabrak dada suaminya ,, tasya kaget dengan perlakuan sang suami karena begitu kasar terhadapnya ,,


" Lepaskan aku kak ,,, kau menyakitiku ,, Lepaskan " seru tasya sambil menarik tubuhnya ,, Ekspersi wajah Ricky berubah tiba-tiba kembali ia menarik tangan tasya kali lebih kasar sampai tubuh tasya tersandar dimobil ,, Ricky mengertakan Giginya dengan sangat kasar karena tak tahan dengan sikap istrinya yang sangat kekanak-kanakan menurut ricky padahal Rickysudah menjelaskan bahwa tidak ada hubungan apa-apa antara Dirinya dengn wanita itu sedari tadi malam namun tasya lagi-lagi mengabaikannya ,,,


" kalau itu yang kamu inginkan baiklah Anastasya ,,, aku penuhi keinginanmu ,,, aku berusaha sabar mengahadapimu


aku berusaha mengerti keadaanmu yang lagi mengandung ,, namun kau tak pernah mengerti perasaanku ,,, aku muak dengan ini semua kalau kau ingin kita berpisah " Suara ricky tertahan karena dadanya yang begitu panas dengan sikap istrinya . " akan aku penuhi" Ricky melanjutkan kata-katanya dengan putus asah ,,, Mendengar apa yang disampaikan suaminyaTasya merasa seakan menginjak bara api yang menyala membakar tubuhnya terasa sangat panas ,, Tasya menutup matanya dan segera pergi meninggalkan Suaminya yang sedang berdiri dengan tatapan penuh penyesalan ,,, Tasya menghentikan Taksi dan segera meninggalkan Gedung kantor suaminya sedangkan Ricky masuk ke Mobilnya dan melajukan Mobil dan kembali ke Apartemenya ...


Selamat Membaca


Jangan Lupa Like dan Komennya


semoga teta suka Sama Ceritanya

__ADS_1


😍😍😍😍😍


❤❤❤❤❤


__ADS_2