
Mentari pagi mulai terlihat dari balik jendela, Aan mulai beranjak dari tempat tidur sembari mendekati cahaya.Sepertinya meminum segelas teh panas dengan sepotong roti sandwich dan duduk dibawah cahaya mentari membuat Aan terbawa suasana tentram itu.
Seketika Aan teringat kejadian semalam yang membuatnya hampir kehilangan Akal. Aan menegok kebelakang, banyak sekali kertas berserakan diatas lantai dan Meja belajarnya. Otak Aan seakan merontak-rontak Akan pecah, Aan menutup wajah dengan kedua telapak tangannya, menarik nafas dalam-dalam dan...
BUARRRR !!!!
Aan melempar gelas, sehingga gelas menjadi hancur lebur seperti perasaannya. Dengan tergesah-gesah, Aan melangkahkan kaki menuju tempat tidur, tak sengaja Aan menginjak sebuah kertas yang bertulisan angka tak karuan. Dengan penuh emosi, Aan merobek-robek kertas seperti dendam.
Aan menjatuhkan badannya ke atas tempat tidur
" Demi apapun kepalaku rasanya seperti di tusuk-tusuk dengan pisau" keluh Aan.
Aan memejamkan mata untuk menenangkan suasana.
TRIT...
TRIT...
TRIIIIT... ( dering Alarm Aan )
" Siall!!! Aku tertidur, "
Melihat jam tepat pukul 10.00, Aan bergegas mandi, Lima menit cukup untuk Aan mandi saat itu .
" Huffftt ... 15 menit lagi kuliah Akan di mulai " lagi-lagi Aan mengeluh .
__ADS_1
Aan Berlari keluar dari kamar kos miliknya, Dengan cepat menaiki speda motornya. Kampus Aan tidaklah jauh dari tempat tinggalnya.
10 menit berlalu, Aan sudah sampai dikampus.
Aan berjalan santai, pikirnya waktu tersisa 4 menit lagi, tak terduga ternyata Dosen cantik berjalan tepat dibelakangnya merupakan dosen yang akan mengajar dikelasnya.
Aan merupakan Mahasiswa baru di Universitas muhammadiyah Malang, Fakultas Farmasi. Hari ini adalah hari ke-3 Aan di universitas tersebut.
" Selamat Pagi " salam dosen Ria
" Selamat Pagi ibu " Jawab Aan dan teman-teman
" Perkenalkan nama saya Fahria Putri, panggil saja saya ibu Ria "
" Hallo ibu Ria " Sahut Aan sambil tersenyum
Satu jam pun berlalu, tak terasa bagi Aan jam mengajar ibu Ria ternyata sudah selesai.
" Sampai di sini pertemuan kita, Saya Akan memberikan tugas lewat akun Instagram saya
@ria_putri, silahkan untuk di Follow " Tegas ibu Ria
"Baik ibu.." Jawab Aan dan teman-teman
Aan beserta teman laki-lakinya melirik sambil tersenyum tipis. Dengan tidak sabar Aan pun membuka Instagram dan mulai follow akun ibu Ria.
__ADS_1
Aan dengan rasa penasaran yang besar...
" kepoin profil ibu Ria aaahhh, siapa tahu ibu Ria masih jomblo " Dalam Hati Aan dengan genit
Aan terlalu bersemangat, Instagram ibu Ria berstatus Privat sehingga Aan tidak dapat melihat postingan ibu Ria.
" huufff , ibu Ria membuatku tidak bisa makan siang ni " Aan mengeluh lagi
Melihat ibu Ria, membuat Aan melupakan susahnya ambil fakultas Farmasi. Aan terus menyentuh Layar smartphone miliknya, hanya untuk melihat apakah ibu Ria sudah menerima pertemanannya .
" Kapan ya ibu Ria menerima pertemanannya di Instagram " Suara yuyun teman sekelas Aan.
"wahhh ternyata bukan Aku saja yang menunggu" tegas Aan dalam hati
Aan Mondar-mandir di depn taman , kemudian ia duduk di kursi panjang taman sambil membaca novel kesukaannya.
Aan pada saat itu belum Saling kenal dengan teman sekelasnya. Dia sama sekali tidak menanyakan nama dari teman-temannya.
" Hai ..!!! perkenalkan nama saya Nana "sambil menjulurkan tangan kepada Aan.
" Hallo , saya Aan " sambil tersenyum dan berjabat tangan dengan Nana.
Nana adalah Mahasiswi dari Fakultas Hukum yang saat itu lagi bersantai di taman.. dan melihat Aan yang duduk sendirian.
...…...
__ADS_1
...…...