
Kini Rayyan dan juga Rifda merencanakan suatu hal diluar nalar. Rayyan mengajak Aan untuk ke bioskop dan Rifda pun melakukan hal yang sama dengan mengajak dosen Ria ketempat yang sudah direncanakan.
"[sayang ketemu disana ya ..]" Rayyan
"[emm.. Iy syg ] " Rifda
Rayyan dan Aan sampai terlebih dahulu, sedang Rifda masih menunggu Ria bersiap-siap. Entah ada malaikat apa menempel pada Ria sehingga Ria menggunakan Hijab sore itu.
" Rifda bagus ngak sih? " Tanya Ria sambil berputar-putar dengan gamis merahnya.
" Wah.. ! You look perfect " Jawab Ria sambil tersenyum
Rifda dan Ria seperti saudara kembar , mirip sekali mereka berdua bagai pinang dibelah dua. Perbedaan mereka hanya satu, Ria memiliki lesung pipi yang membuatnya terlihat lebih manis .
Tak banyak kata dan komentar Rifda dengan kecepatan tinggi menyetir mobil kuningnya dengan ibu Ria yang duduk disampingnya.
" pelan-pelan Rifda jantung saya mau copot " Tegas Ria
" yaelah ibu dosen yang terhormat !! " Ria Sambil tersenyum licik.
Rayyan memesan tiket untuk empat orang, hal ini membuat Aan heran.
" Ray kita hanya berdua, kenapa tiket ??? " Tanya Aan.
" Udah tenang aja lu " Jawab Rayyan sambil tersenyum tipis
tak lama kemudian Dosen Ria dan juga Rifda sampai ke tempat tujuan. Aan sontak kaget melihat sosok ibu Ria yang begitu cantik, disenyumin Ria membuat Aan seakan melayang - layang.
Rayyan dan juga Pacarnya berencana membuat Ria dan Aan jadian saat itu.
__ADS_1
" Tembak bro .. " Bisik Rayyan sambil menepuk pundak Aan.
" ihhh apa sih lo " Aan menepis tangan Rayyan
" Ria aku tinggal dulu ya, mau cari make up sam Mas Rayyan " Sapa Rifda sambil tersenyum genit.
Rifda dan Rayyan meninggalkan mereka , Rayyan sangat mengerti sahabatnya sedang jatuh cinta dengan sosok yang tak lain adalah sepupu pacarnya sendiri.
Kini Aan dan Ria hanya duduk dengan bungkam. Aan tersipu malu saat Ria melihatnya dan mereka saling curi-curi pandang. Ria menyadari bahwa orang yang duduk di depannya adalah mahasiswanya sendiri.
" Kamu .... " .. sapa ibu Ria dengan malu
" ehhh iya Ibu Ria , S..-saya mahasiswa ibu "
Aan kini tak tahu ingin mengatakan apa pada Ria
ia hanya tersipu malu dan terkagum kagum dengan kecantikan yang di pencarkan ibu Ria.
Aan berusaha tenang dan mencoba untuk memulai komunikasi dengan wanita cantik tersebut . Ia tak tahu harus mulai dari mana yang ia tahu hanyalah rasa cinta menggebu gebu.
"ibu cantik sekali " Sapa Aan sambil malu malu
" Ehhh jangan panggil ibu, panggil Ria aja " Jawab ibu Ria.
" Kalau panggil sayang boleh nggak? " Aan menjawab Ria .
Sontak jantung Ria merasa tak karuan ia tak mampu menjawab apa yang barusan dibilang Aan . Rasanya terlalu cepat karena mereka belum saling kenal.
" kita kan belum saling kenal " Tegas ibu Ria.
__ADS_1
" Tak kenal maka tak sayang , Nama saya Andi Aksara panggil saja Aan " Jawab Aan dengan percaya diri.
" Saya Fahria Putri , panggil saja Ria " ria memberikan jawaban sambil tersenyum kepada Aan .
Aan tak kuasa ingin menyatakan perasaannya, tetapi ia sadar diri dengan siapa ia bersanding . Ibu Ria orang terpandang dan seorang Dosen sedang ia hanyalah orang miskin yang tidak punya apa apa.
" S..sebenarnya saya suka sama kamu sejak pandangan pertama " Aan mengutarakan perasaanya sambil menunduk
" Maaf saya lancang bu, tapi rasa cinta ini tumbuh dengan sendirinya " Lanjut Aan
Ria bingung mau jawab apa, karena ia juga merasa tidak yakin sebab ia trauma dengan masa lalu pahitnya itu. Ia tak berani membuka hati sejak peristiwa itu.
Kini ia merasa sepertinya pria ini berbicara dengan tulus . Ria coba membuka hati untuk Aan saat itu juga .
" Trus bagaimana ?? " Tegas ibu Ria
" Aa-anu bu .. " Aan tersipu malu
Aan mulai memengani tangan ibu Ria dan mulai mengutarakan perasaannya dan menembak ibu Ria .
" Ibu mau jadi pacar saya ? " Tanya Aan
" Heemm, Iya saya mau " Jawab ibu Ria sambil tersenyum. " Tapi ada syaratnya lo ! " Kamu harus menjemput saya setiap hari dan jangan sampai kamu terlibat hal hal buruk di kampus " Tegas Ibu Ria.
Aan mengangguk mengiyakan apa yang dikatakan ibu Ria . Kini keduanya kembali membisu. Tak terasa movie yang mereka tunggu segera tayang.
beberapa orang memasuki ruang bioskop tak lupa juga Ria, Aan, Rayyan serta Rifda. Tak tanggung tanggung Ria merangkul lengan Aan sambil berjalan memasuki ruang bioskop.
Dua pasangan tersebut tidak duduk setempat mereka duduk terpisah. Movie yang dipilih Rayyan adalah Horor sehingga tidak terlalu banyak orang di dalam sana.
__ADS_1
Aan dan Ria yang baru saja jadian duduk bersebelahan, Aan tak melepas tangannya dan memegang kuat tangan Ria. Ria juga bersandar dipundak Aan sembari Aan bersandar dikepala Ria .
jangan lupa Vote yh guys, mari saling meninggalkan jejak.