Cinta Dua Kepribadian

Cinta Dua Kepribadian
Bara Darmawangsa


__ADS_3


"Dengan mengenal mu aku baru menyadari bahwa malam tidak semengerikan yang ku bayangkan "


Mira Devanya


Satu bulan telah berlalu Mira mulai dapat ceria kembali karena kehadiran Abi dalam hidupnya , perut Mira pun mulai agak sedikit terlihat buncit karena di dalam perut itu terdapat malaikat kecil yang mungkin diimpikan oleh sebagaian orang tua tapi tidak untuk Mira .


"kau semakin hari pasti akan semakin besar ".Oceh Mira dengan mengelus perut buncitnya


"apa aku bisa menyayangi mu ?,hahahaha sunggu sangat lucu hidupku sepertinya tuhan senang membuat derita dalam hidupku ".


Anak adalah anugerah tuhan yang paling indah tapi sebagian orang menganggap jika kehadiranya akan membuat mereka sengsara


***"


Di malam hari Mira kembali bekerja untuk membiayai hidupnya karena siapa lagi yang mau menanggung hidupnya apalagi sekarang ada satu nyawa yang harus dia bawa .


dari kejauhan Rara melihat Mira sedang berdiri sendiri ,Rara pun pergi untuk menghampiri Mira karena Rara melihat wajah Mira yang sangat pucat tidak seperti biasanya


"Mir lo gak papa ?,kayaknya muka lo pucet tu ".Ucap Rara salah satu teman Mira


"gue gak papa Ra hanya sedikit pusing aja ".Jelas Mira


"yaudah ati ati ya lo ,gue kerja dulu ".Pamit Rara


"iya byee "


Saat Mira hendak berjalan kedepan mencari pelanggan tiba tiba kepala Mira terasa sangat pusing penglihatannya pun hampir hilang dan....


Mira pun hampir jatuh tapi untung saja ada seseorang yang cepat menangkapnya


"Mir kamu kenapa ? kamu tidak apa apa kan ?" .Khawatir Abi


Ternyata Abi lah yang menangkap Mira untung saja dia tepat waktu kalau tidak Mira akan terjatuh ,


dengan sedikit sadar Mira menjawab Abi dengan senyuman setelah itu Mira tidak sadarkan diri .


Abi segera membawa Mira untuk pergi ke rumah sakit .Belum juga Abi menaiki mobilnya tiba tiba dia dicegat oleh mami Lala dan anak buahnya


"hey lo ,mau lo bawa kemana anak gue ?".sarkas mami Lala dengan tajam


"maaf bu Mira pingsan saya akan segera membawanya ke rumah sakit ".Ujar Abi dengan buru buru


Setelah menjawab pertanyaan mami Lala Abi langsung membawa Mira ke dalam mobil dan melajukan mobil dengan segera tanpa menggubris tanggapan mami Lala lainnya


"dasar bocah gemblong ,di ajak ngomong orang tua langsung pergi " .Grutu mami Lala yang membuat anak buahnya tertawa


"apa lo ketawa sana pergi gue gerah disini".Cemberut mami Lala


***


Di dalam mobil Abi terlihat sangat panik dia menyetir dengan satu tangan memegang tangan


Mira.


"Mir bangun saya disini Mira ".Tangis Abi dengan terus berusaha membangunkan Mira,


tetapi tidak ada respon apa pun dari Mira yang membuat Abi semakin di buat khawatir .


Lima belas menit Abi mengendarai mobil dan akhirnya mereka sampai di rumah sakit terdekat , dengan segera Abi turun dari mobil untuk membawa Mira ke dalam agar segera mendapatkan penanganan dari dokter .


"DOKTER SUSTER TOLONG ,suara bariton Abi menggema di dalam koridor rumah sakit


Mendengar suara bariton Abi para suster pun segera membawa brangkar dorong untuk membawa Mira ke ICU

__ADS_1


"mari pak letakkan beliau disini ,saya akan membawanya ke ICU agar segera mendapatkan penanganan dari dokter ".Perintah salah satu suster pada Abi


"baik sus " .Jawab Abi


Setelah Mira di bawa ke ruang ICU Abi menunggu di depan ICU sembari duduk dengan perasaan khawatir


"Tuhan perasaan apa ini ?, aku baru mengenal nya tetapi kenapa aku sangat khawatir padanya".Bingung Abi pada perasaannya


"apa aku mencintai nya ? " .Belum sempat ia menjawab pertanyaannya sendiri dokter pun keluar dari ICU


"permisi apakah anda keluarga pasien ?".Tanya dokter pada Abi


"ii yya saya keluarganya ".Jawab Abi dengan berbohong ,dia terpaksa berbohong karena Abi tahu bahwa Mira tidak mempunyai keluarga di sini


"apakah Mira baik baik saja dok ? " .Tanya Abi


"dia baik baik saja ,anda bisa menjenguknya ".Ucap sang dokter


"baik dok ".Dengan buru buru Abi masuk ke dalam ruang ICU untuk menemui Mira


Didalam ICU terdapat Mira yang sedang terbaring di atas brangkar rumah sakit ,dengan pelan Abi memanggil Mira


"Mir ...."


Mira pun terbangun karena mendengar suara yang tak asing di telinganya


"Abi ?"


apa yang kamu lakukan di sini ?".Dengan bertanya Mira mencoba untuk mengubah posisi tidurnya menjadi duduk


Tapi belum sempat Mira mengubah posisinya Abi sudah terlebih dahulu mencegahnya


"jangan banyak bergerak dulu Mir ,beristirahatlah nanti akan ku jelaskan ".Jawab Abi


Belum sempat Abi menjelaskan tiba tiba dokter masuk ke dalam ruangan ICU


"baik dok silahkan ".tanggap Abi


"selamat ya untuk kalian berdua karena sebentar lagi kalian akan menjadi mama dan papa ".Ujar dokter itu yang membuat Abi terkejut


"mama papa ? " .Bingung Abi dengan menatap Mira,


Mira yang memang dari awal sudah tau kalau ini yang akan terjadi hanya bisa menunduk terdiam.


"iya pak isteri bapak sedang mengandung ,sekarang usia kandungannya sudah 4 minggu ,tolong di jaga kandungan isteri nya , karena usia kandungan isteri bapak yang masih muda dan sangat lemah rentan sekali jangan sampai isteri bapak kecapekan atau banyak fikiran itu sangat berbahaya ".Saran dokter pada Abi


Abi hanya bisa mengiyakan perkataan dokter dengan masih berfikir dengan keras


"kalau begitu saya permisi ".Pamit sang dokter,


Setelah dokter pergi Abi langsung menatap Mira


"Mira apa ini ,kamu bisa jelaskan pada ku ? " .Tanya Abi penasaran


"maaf Abi seharusnya saya mengatakan ini dari awal kita bertemu kalau saya sedang hamil ".Sesal Mira


"kke - napa Mir kamu berbohong ?


" maaf Abi maaf sekali lagi saya berbohong karena saya takut kalau anda tau anda pasti akan menjauhi saya ,sudah cukup saya menghayal kalau anda akan membawa saya pergi dari sana tapi sekarang apa ? Memang benar semua hanyalah hayalan yang tidak akan pernah bisa jadi nyata ".Jelas Mira pada Abi dengan menangis


"MIRA apa yang kamu fikirkan ,aku sekarang sadar bahwa aku benar benar mencintaimu ,iya sangat mencintai mu ,aku tidak masalah kalau kamu adalah wanita malam atau kamu sedang mengandung karena aku hanya ingin melindungi mu Mira itu yang aku inginkan ".Sendu Abi dengan memegang erat tangan Mira


"tidak Abi ,tidak mungkin ,kamu tidak tau siapa ayah dari anak yang aku kandung ini ,aku tidak mau jika nanti kita bersama kamu akan menyesal ".Jelas Mira kembali pada Abi


"MEMANG BENAR AKU TIDAK TAU AYAHNYA ,TETAPI AKU AKAN MEBERIKAN DIA NAMAKU ".Jawab Abi tegas pada Mira

__ADS_1


Mira pun tidak bisa berkata kata dia menangis sejadi jadinya di dalam pelukan Abi


"t ete rimakasih Abi " hanya itu lah yang dapat Mira katakan .


***


Delapan bulan kemudian ........


" Mas aku tidak kuat mas sakit sekali ".Teriak seorang ibu yang sedang berjuang untuk melahirkan anak nya dia adalah Mira


"sayang kamu harus kuat demi anak kita " .Semangat Abi untuk Mira


"buk ayo dorong lagi kepalanya sudah kelihatan ,mengejan lagi bu 1. 2. 3 " .Hitung dokter untuk membantu Mira


"owek .....owekkkk ....."


Suara tangisan bayi pun terdengar nyaring di dalam kamar bersalin


"selamat pak bu bayi nya laki laki ,dia sehat ,putih dan tampan seperti papa nya " .Ujar sang dokter


Abi pun tidak bisa membendung air matanya dia menangis karena melihat malaikat kecil yang sangat tampan yang sudah dia nanti selama sembilan bulan


"saya akan membersihkan bayi nya dulu ,setelah itu bapak bisa meng Adzani dia " .Jelas dokter pada Abi


"baik dok terima kasih "


Dokter pun meninggalkan Mira dan Abi di dalam kamar bersalin


"sayang anak kita sudah lahir ,dia sangat tampan ,kamu senang kan ? ".Tanya Abi antusias pada Mira


"kenapa mas biarin dia lahir ,aku kan sudah bicara dari dulu untuk menggugurkan dia ,tapi mas bersikeras menjaga nya ".Ujar Mira yang membuat Abi terkejut


"Mira ,apa yang kamu katakan dia bayi kita ,dia tidak bersalah ,jangan pernah salahkan bayi tidak berdosa hanya karena kesalahan yang kita perbuat ".Sarkas Abi tidak suka pada Mira


"TAPI MAS ,DIA ADALAH ANAK HARAM YANG TIDAK PERNAH AKU INGINKAN KEHADIRANNYA ".Teriak Mira dengan menangis sesenggukan


"saya tidak pernah berfikir kamu bisa mengatakan itu Mira ,jika dia bisa memilih dia pasti tidak akan mau kau lahirkan di dunia yang kejam ini ".Bantah Abi pada Mira


"aku takut mas jika nanti aku melihat wajahnya pasti aku akan terbayang lelaki yang sudah tega melakukan hal itu pada ku ".isak Mira


Dengan segera Abi memeluk Mira untuk menenangkannya


"kamu tidak perlu takut ,aku akan selalu ada di sampingmu sayang ".Jawab Abi dengan lembut untuk menenangkan Mira .


Dokter tiba dengan membawa bayi tampan yang sudah di bersihkan


"pak bayi nya sudah saya bersihkan ,silahkan bapak Adzani terlebih dahulu ".Perintah dokter pada Abi


Dengan segera Abi meraih bayi mungil itu untuk di Adzani


ALLAHU AKBAR ALLAHU AKBAR


Abi meng Adzani anak nya dengan suara yang manahan tangis karena dia mengingat betapa bencinya Mira pada bayi tak berdosa ini .


Setelah selesai men Adzani dokter mempersilahkan Abi memberi nama pada bayinya .


"silahkan bapak memberi nama untuk anak bapak" .Tutur sang dokter


"saya akan memberikan dia nama


BARA DARMAWANGSA ,semoga dia bisa seterang dan sekuat bara yang menyala di dalam lembah ".


Ucap Abi dengan lantang


"wah nama yang sangat bagus ".Respon dokter

__ADS_1


Meskipun kamu bukan darah daging saya ,saya akan selalu ada bersama mu Bara ..........


Bersambung ..........


__ADS_2