
jam 20.10 sandra baru pulang ke rumah kontrak nya .sandra langsung merebahkan tubuh nya di atas kasur yang sederhana itu.
."aahh..capek sekali ..remuk semua badan ku gara gara bos sialan itu , kalau bukan karena harus melunasi hutang ku kepada ayah , aku gak sudi bekerja seperti ini."ucap sandra sambil memijit pundak nya
sedangkan di tempat lain , ayah aditya menyuruh danu untuk mengawasi kegiatan sandra dan melaporkan nya pada ayah aditya.
."bagaimana danu ..apa ada perkembangan dari sandra ??"tanya ayah aditya
."nona sandra mulai bekerja di perusahaan Gandartama grup tuan..dia bekerja sebagai office girl di perusahaan tersebut."kata danu
."aappahh..office girl ..bagai mana bisa , tapi mungkin dengan cara seperti ini sandra bisa berubah jadi lebih baik ,danu terus awasi sandra dan laporkan kegiatan dia kepada saya ."kata ayah aditya
."baik tuan ."kata danu sambil menundukkan kepala nya
detik berganti menit ,menit berganti jam dan jam berganti hari. itulah waktu yang terjadi terasa begitu cepat.
hari ini sandra sedang mengerjakan pekerjaan nya yaitu membersihkan kantor para karyawan .
saat sandra tengah asik menyapu lantai juga mengelap kaca . ada sepasang mata yang terus memandangi sandra dengan penuh nafsu dia adalah roy salah satu karyawan yang memiliki wajah tampan tetapi dia orang nya playboy ,dia suka gonta ganti wanita ,apa bila dis sudah puas bermain dengan wanita nya maka dia akan mencari mangsa baru , iya..itu lah roy.
ini visual nya Roy yah..
."hay..kamu OG baru di sini ya."sapa roy pada sandra
."eehh..iya pak ..saya OG baru disini."jawab sandra
."perkenalkan nama saya roy , saya manajer di perusahaan ini."kata roy sambil menjulurkan tangan nya
__ADS_1
."saya sandra ..OG di perusahaan ini."kata sandra sambil menyalami roy
."mbak sandra..mbak di panggil oleh bos."kata lia datang tiba tiba
."oohh iya lia , kalau gitu saya permisi pak."kata sandra sambil berjalan pergi
."iya sandra".kata roy
."gadis yang menarik , kamu akan menjadi mainan baru ku sandra."gumam roy dalam hati.
sandra sudah sampai di ruangan ceo .sandra begitu gugup saat kan masuk.
."kenapa aku gugup begini yah..aahh ..sandra dia itu hanya ceo rendahan , kamu pasti bisa ngadepin dia."kata sandra
."tok tok..permisi pak , bapak memanggil saya ."tanya sandra
."iihh bapak gitu amat sih jawabnya".jawab sandra
."buatkan saya kopi , gak pakek lama."pintah abriel
."baik pak ."kata sandra sambil berjalan pergi
."gak pake lama ..enak aja kalau ngomong, emang nya aku bisa terbang apa , satu menit bisa nyampek , ."kata sandra dengan nada kesal
10 menit akhirnya sandra sampai di ruangan ceo , itu pun sandra sambil berlari agar tidak di marahi karena terlalu lama , sandra juga membawa kopi pesanan presdir abriel.
."lama banget sih ..cuma suruh bikin kopi aja kayak lama banget kayak siput."kata abriel
."maaf pak ." kata sandra
__ADS_1
."dia bilang lama.. bener bener keterlaluan padahal aku harus berlari untuk mempercepat waktu nya ."gumam sandra dalam hati
saat abriel meminum kopi nya , abriel menyemburkan kopi tersebut.
"bbuuhh..kopi apa ini ..rasa nya pahit .cepat buatkan saya kopi baru , ini rasanya pahit."kata abriel
."apah bikin lagi ."kata sandra kaget
."iya bikin lagi ..kopi ini gak enak."kata abriel
."baik pak." ucap sandra sambil berjalan keluar
."bos brengsek ,,dia itu nyebelin banget ya..awas aja kalau aku sudah melunasi hutang hutang pada ayah , akan aku balas kamu abriel."kata sandra dengan kesal nya
sudah lima kali sandra bolak balik ke ruangan ceo , karena kopi yang di buat sandra tidak sesuai dengan abriel , sandra juga harus membuat yang kopi yang baru.
."buatkan saya kopi lagu , ini terlalu manis."kata abriel dengan dingin nya
."tapi pak..saya capek ..sudah lima kali saya mondar mandir hanya untuk membuatkan kopi buat bapak, ."kata sandra dengan kesal
."kenapa kamu tidak suka..kalau kamu tidak suka , kamu boleh keluar dari perusahaan saya sekarang ."kata abriel sambil melotot
."tidak pak..saya minta maaf."kata sandra menundukkan kepala
."sekarang kamu keluar ..suruh lia saja yang buat kan saya kopi, kamu bener bener gak becuS."kata abriel
sandra pun keluar ruangan ceo dengan perasaan marah juga capek .karena harus bolak balik mengantarkan kopi presdir abriel
sedangkan di ruangan lain , ada seorang yang memperhatikan sandra dengan tatapan benci dia adalah siska.
__ADS_1