
setelah sarapan bersama abriel . sandra pamit untuk pulang.
."terima kasih pak..atas sarapan nya."kata sandra
."iya sama sama."jawab abriel cuek
."kalau begitu saya permisi pulang dulu pak."pamit sandra
."kenapa harus terburu buru, apa keadaan kamu sudah membaik??."kata abriel malu
.''iya pak ..saya sudah baik kan ."jawab sandra
."baik lah saya akan mengantar kamu pulang ."kata abriel
."tidak usah pak ..saya bisa naik ojol saja."tolak sandra
."tidak..kamu harus saya antar , apa kamu kejadian tadi malam terulang lagi ."kata abriel tegas
."ttiidak pak."jawab sandra ketakutan
."maka dari itu , saya yang akan mengantarkan kamu pulang , tunggu saya sebentar , saya mau ganti baju."kata abriel sambil pergi menuju kamar nya.
."hhuuft.."suara nafas sandra
__ADS_1
di tempat lain danu melaporkan tentang kejadian yang menimpa sandra pada ayah aditya
."maaf tuan..saya mau melaporkan kejadian tadi malam yang terjadi pada nona sandra tuan."lapor danu
."kenapa dengan sandra danu."tanya ayah aditya panik
."tadi malam nona sandra akan di perkosa oleh para preman tuan ."kata danu
."aappaahh..terus bagaimana keadaan sandra , kenapa kamu baru melaporkan nya sekarang danu ."bentak ayah aditya
."maaf kan saya tuan saya baru melaporkan nya sekarang karena nona sandra sudah di tolong oleh dua pemuda tuan dan nona sandra sekarang berada di rumah salah satu pemuda itu."jelas danu
."pemuda ..siaapa pemuda itu??"tanya ayah aditya
."menurut informasi yang saya tau tuan..pemuda itu adalah tuan abriel abraham gandartama pemilik perusahaan gandartama tuan."jelas danu
."benar tuan ..dia yang telah menolong nona sandra."kata danu
."bagaimana keadaan sandra sekarang ??"tanya ayah aditya
."keadaan nona sandra sudah membaik tuan , tadi saya melihat nona sandra dari kejauhan ."jelas danu
."baik kalau begitu..terus awasi sandra danu ..jika ada apa segera lapor pada saya ..dan untuk pemuda yang menolong sandra , ajukan kerja sama dengan perusahaan nya."perintah ayah aditya pada danu.
__ADS_1
."baik tuan ..akan segera saya laksanakan."jawab danu dan pergi meninggalkan ruangan ayah aditya.
sandra pun di antar oleh abriel sampai di depan rumah kontrakan nya.
."terima kasih pak..karena sudah mengantarkan saya sampai depan rumah dan juga untuk yang tadi malam karena sudah menyelamatkan saya dari para preman tersebut."ucap sandra pada abriel
."iya sama sama sandra ..lain kali kamu akan saya antar jemput karena saya tidak mau kejadian tadi malam terulang kembali."kata abriel penuh perhatian
."tidak usah pak..saya merasa tidak enak sama bapak karena akan merepotkan bapak."ucap sandra malu
."saya tidak merasa di repotkan ..ingat ..keselamatan kamu lebih utama."kata abriel
."terima kasih pak."ucap sandra
."baik lah kalau begitu saya mau pergi dulu."pamit abriel
."apa bapak tidak mau masuk dulu."ajak sandra
."tidak usah. saya masih ada acara lain..lain kali saja."kata abriel
."baik lah kalau begitu pak..hati.hati di jalan."kata sandra sambil tersenyum
."iiiyyaa ..sandra."kata abriel gugup karena melihat senyuman sandra
__ADS_1
abriel pun pergi meninggalkan rumah kontrak sandra dengan jantung yang berdebar debar.
."kenapa hanya dia tersenyum seperti itu membuat aku mau mati saja."kata abriel sambil memegang jantung nya