
."siapa wanita ****** itu..kenapa dia bolak balik keruangan bos..jangan jangan dia mau menggoda bos lagi..dasar wanita ****** , tidak akan aku biarkan kamu merubut abriel dari tangan aku."kata siska dengan sinis nya
saat sandra tengah berjalan menuju ruangan lain , siska datang memberhentikan sandra.
."hheehh ..****** , kenapa kamu keluar masuk keruangan bos abriel ..hah , kamu mau menggoda bos ya."tanya siska
."kamu ngomong sama saya ."kata sandra
."tentu saja ..aku bicara sama kamu ..dasar ******."kata siska dengan sinis nya
."hhheehh..jaga yah tuh mulut ,,yang ****** itu siapa..kamu apa aku ? , dilihat dari penampilan nya aja , udah jelas kalau kamu yang ****** ..dasar nenek lampir."kata sandra sambil melangkah pergi , belum sampai sandra melangkah kan kaki nya , siska sudah menjambak rambut sandra.
."hheehh ..siapa kamu berani berani nya bicara tidak sopan sama aku ..hah..kamu itu hanya pembantu di sini , derajat kamu paling rendah ..tau kamu."bentak siska
."lepaskan tangan menjijik kan kamu ini dari rambut ku."kata sandra sambil melempar tangan siska yang menjambak rambut nya
."jangan kamu pikir aku takut sama kamu..meskipun jabatan kamu lebih tinggi dari aku ..tapi kamu sama sama babu ..kamu sama aja kayak aku , hanya saja tugas kita yang berbeda. kamu itu juga bekerja untuk bos ..jadi jangan sok berkuasa disini .."kata sandra sambil berjalan pergi meninggalkan siska
."kurang ajar..berani berani nya dia melawan aku ..liat aja aku akan buat kamu di pecat dari perusahaan ini."kata siska dengan kebencian
__ADS_1
sedang diruangan ceo , abriel dan erik sedang membicarakan siska , karena erik merasa sangat aneh dengan abriel , biasa nya abriel tidak pernah ikut campur masalah pekerjaan para pembersih tapi sekarang dia langsung turun tangan menanganinya.
."bos ..kenapa sih akhir akhir ini kamu menyuruh saya mengawasi para OB dan OG , biasa nya juga kamu gak peduli sama para pembersih itu datang terlambat atau tidak ??."tanya erik
."tidak ada apa apa..aku hanya tidak mau karyawan ku melanggar peraturan kantor."kata abriel dengan cuek
."oh ya..tadi aku melihat OG cantik itu di ruangan kamu ..sedang apa dia sini.??"tanya erik
."tidak ada ..aku hanya memberi dia pelajaran karena sudah berani melawan aku."jawab abriel dengan angkuh
."bos ..bos tidak boleh keterlaluan seperti itu..nanti kalau bos cinta sama OG itu gimana .??"kata erik
."tidak ..tidak bos..maafkan saya."kata erik sambil menutupi mulut nya
sedangkan di ruangan OG , sandra datang dengan wajah yang memerah menahan kemarahan.
."mbak sandra kenpa ..kok muka nya cemberut gitu.??"tanya lia
."kamu tau lia ..aku bertemu sama mak lampir ."kata sandra dengan nada kesal
__ADS_1
."mak lampir ..emang nya disini ada mak lampir mbak .?? kayak apa rupanya mbak ..kok aku gak pernah tau ya."tanya lia dengan polos nya
."iya tadi aku ketemu mak lampir di sana tuh..masak dia bilang kalau aku mau menggoda bos abriel ..emangnya aku gak punya kerjaan apah..aku pasti akan memberikan dia pelajaran liat saja."kata sandra dengan tatapan membunuh
."yang mbak maksud ini siapa sih ..aku kok gak ngerti .??kata lia
."dia bekerja di bagian ke uangan , penampilan nya sangat seksi ."kata sandra
."oohh mbak siska toh..mbak sandra harus hati hati sama mbak siska , dia itu orang nya licik."kata lia sambil membisikkan ke telinga sandra
."aku gak takut."kata sandra sambil berjalan mengambil air minum
."wwaahh ..wah ..hebat banget mbak ..baru kali ini aku melihat wanita seberani mbak sandra." kata lia dengan kagum
."ngapain harus takut , kalau kita gak bersalah , kita harus melawan nya . ingat kebenaran harus di tegakkan ."tegas sandra
."iya mbak ..aku setuju."sahut lia
."iya udah ayo kita kerja lagi."ajak sandra
__ADS_1
."ayo mbak."jawab lia