
ya yah selmat malam"ucap evi
tanpa mereka sandari bahwa asti mendengarkan semua pembicaraan mereka
ya seseaat evi datang asti bangun akan tetapi ia urung kan untuk menyapa karna ingin mendengarkan pembicaraan evi dan ayah nya
dan bagai disambar petir mendengar semua penuturan evi kepada sang ayahnya
sungguh asti tak tau harus ber ucap apa
untuk apa akh merasa sakit dalam hatiku akh tau aku dan dia bagai kan bumi dan langit perbedaan kita teramat lah nyata dia hanya merasa iba dengan keaddan ku saja tak ada rsa cinta diantara kita ya tidak ada cinta diantara kita jadi mulai sekarang aku akan menjauhi dan menjaga jarak dengannya aku pun akan tinggal dirumab ayah bund selama 3 hari aja ya 3 hari aja setelh itu aku akan tinggal bersama vani saja dikos an vani aku gak mau truz bergantunv pada semua akh gak mau dikasihan ni lagiaku bisa akh pasti bisa biarkan rasa ku kupendm dlam hati lebib baik mencintai dalam diam walau menyakitkan pasti ada hikmah dalam sebuah kejadian s3moga aku slalh diberi kesabaran ketegaran dalam menjalani hidup ini akj pun tak mau mengenal cinta lagi cukup jalanni hidup inj dengan ikhlas pasti semua akan mudah"bahatin asti
lama dalam pemikrannya sendiri membuat asti ter tisur kembali
__ADS_1
bah kan evi pun tak tau kalau asti mendengar semua apa yang dibicarakan nya dengan ayah nya evi tak tau dia akan kehilangan sosok asti
*maafkan aku asti aku masih tak tau dengan perasaanq apakah aku iba atau ada cinta tapi hati masih ada dia aku blum sepenuhnya percaya d3ngan apa yanv aku lihat karna tak semua aku lihat" bhatin evi
akhirnya evi terlelpa juga dalam pemikirannya
entalah hari esok akaan mulai terjadi perubahan antara asti dan evi atau kah tidak semua akan terjadi seperti apa yang diingkan mereka masing masing
pagi hari yanv cerah semua terbangun dari tidur asti pun sudah bangjn dan infus pun sudah lepas dan dia pun sudah bangun dan membersihka dirinya dan sekarang dia menikmati pemandangan pagi dari jend3la rumah sakit pagi yang cerah tapi tak secerah ahatinya dia harus mulai semua dengan baik dan hati ikhlas beljaar tersenyum menghadapi kenyataan didepan mata nya
sudab bangun nak"ucap bunda
eh bunda iya bun kapan asti pulang bun asti pengen cepat pulang"ucap asti
__ADS_1
sebentar lagi sayang ayok kluar yuk tunggu diluar"ucap bunda
ya bun ayok asti udah bosen disini bun"ucap asti
uluh uluh anak bunda udah bosen ya ayuk kluar"ucap bunda
meraka berjalan kluar rungan itu diluar sudah ayah dan juga evi yang sudab menunggu mereka untuk segera pulang
ayok nak waktunya pulanv ayah rindu masakan mu nak"ucap ayah
ayok yah nanti sampai rumab asti masak in buat ayah ya"ucap asti
ok lah mari princes kita pulang"ucap ayah
__ADS_1
mereka berjalan kluar ya sekrang tersa berbeda asti lebih memilih menggadeng bunda evi dibandingkan berjalan bersama evi seperti biaanya membuat semua bingung apalagi ayah dan bunda mereka bingunf dengan sikap asti bah kan evi pun bingung dengan sikap asti.