
trimakasih vani kau memang yang terbaik"ucap asti
trus selanjutnya bagaimana rencanamu asti"ucap vani
aku mau tinggal sama kamu dikos mu ya dan maslah kerja aku tetap kerja di cafe kita frofesional aja dalam bekerja masalb pribadi kita buang jauh aja"ucap asti
hah beneran kamu mau tinggal sama aku diizinni gak sama kakak kamu sama ayah bunda evi juga"ucap vani
biar akh yang bicara sama mereka pasti mereka akan mengizik kan tenang saja"ucap asti
langsung sekarang atau kita menginap dulu"ucap vani
kita nginap disini dulu untuk beberapa hari"ucap asti
*tok tok tok*
non ditunggu untun makan kata bibi
ya bi"ucap serempak
akhirnya asti dan vani keluar kamar dan berjalan menuju meja mekan dan asti langsung duduk disebelah bian
__ADS_1
membuat semua orang saling pandang dan asti hanya diam da langsung makan tak ada sepatah kata pun yang kluar dari mulut mereka semua semua merasa heran dengan prilaku asti yang berubah tak seperti biasanya
setelah selesai makan mereka berkumpul diruang tengah dan kali inii pun semua dibuat melongo dengan tingkah asti yang memilib duduk di tengah tengah weni dan bian evi hanya dapat melihat saja
kenapa terasa da yang anech dengan perasananq saat asti tk memperdulikan ku dan kenapa asti berubah seperti itu bhatin evi
oh ya ayah mah kasih tau kalau evi dan abi akan berangkat ke kota xx untuk menangani perusahan disana untuk beberapa hari"ucap ayah
oh kapan berangkat om"ucap bian
nanti sore aku titip cafe ya kamu awasi semua untuk beberapa hari kedepan"ucap evi
pasti tenang saja"ucap bian
sedangkan asti lebih sibuk dengan hp dan diam hanya mendengarkan saja
nak kamu gak pa pa kan kalau evi pergi"ucap bunda
hah gak pa pa bun kalau mas evi mau pergi ya silahkan ngapain izin asti bun kan harusnya izin ayh bunda**"ucap asti
semua diam tercekat mendengar perkataan asti evi hnya diam saja melihat tingkah asti yang sama sekali tak mau meilhat nya
__ADS_1
apakah aku berbuat salah padamu dek sampaek kau tak mahmelihat ku bhatin evi
asti yang merasa kalau jawabnya membuaf semua orang bingung pun mulai bicara lagi
oh ya bun yah asti mau bilang asti mau kerja besok dan setlah ini asti mau tinggal sam vani aja"ucap asti
lho emang kenapa vam tinggal disini aja sayang"ucap bunda
asti mau mandiri gak mau ngerepoti bunda sama ayah lagi udab banyak asti ngerepoti kalian jadi biarrin asti pilih untuk mandiri"ucap asti
sayang kamu gak pernah ngerepotin sayang kamu udah bunda anggap anak sendiri jadi jangan seperti itu ya kan lagian bentar lagi kamu kan nikah sama evi"ucap bunda
trima kasih buat bundah yang udah mau anggap asti seperti anak sendiri
tapi untuk menikah maaf bun asti blum bisa banyak yanv harus dipertimbangkan bun untuk menata masa depan lagi dan untuk menikah asti blum bisa bun karna menikah adalah ikatan suci bun aku gak mau main main dalam ikatan janji suci dan aku gak mau ter ulang untuk kedua kali atau ketiga kalinya aku gak mau sebuah hubungan dibangun dari rasa iba kasihan bah kan keterpakasaan untuk itu asti tidak mau bun"ucap asti
*deggg* semua saling pandang mendengar ucapan asti bagai petir di siang hari ucapan asti sungguh diluar dugaan mereka
dehg nafas evi seakan berhenti memdengar ucapan aasti yang terasa menuauk di jantung nya
dan untuk mas evi trima kasih undah baik sama asti selama ini aku gak mah bebano mas evi jadi tak usah difikirkan masalah meinakh dengan saya karna sejati nya tidak ada hubungan apa apa hanya sebatas karyawan dan bos pemilik cafe jadi untuk mas evi semoga mas evi cept mendapat kan kebahagian"ucap asti
__ADS_1
**deghh evi terkulai lemas mendengar semua ucapan asti barusan ya memang mereka tak ada hubungan apa apa tapi tak pernah terbesit pun untuk membtalkan pernikahan mereka walaupun evi masih binghng dengan perasaanya