Cinta Jarak Jauh (LDR)

Cinta Jarak Jauh (LDR)
Episode 10


__ADS_3

*Berita Kecelakaan dari rumah sakit bandung*


Bagai petir di siang bolong Ryan mendapat kabar Buruk tiba tiba telepon dari Rmh sakit Bandung Hasan Sadikin mengabarkan Kejadian kecelakaan adik bungsu Ryan Boy.


Setelah menerima telepon dari rumah sakit bahwa adik bungsu Ryan mengalami kecelakaan di Dago Bandung dan harus segera dioperasi, Ryan langsung memberitahu keluarganya yang sedang menginap di rumahnya.


Dengan nada terbata bata Ryan menelepon Mamah nya dirumah mengabarkan Kecelakaan Boy adik bungsu nya Ryan.


Betapa kaget dan sedihnya Mamah dan papah Ryan mendengar kabar buruk ini..


Ya Allah gimana sekarang Boy keadaan nya Ryan ... Sambil terisak menangis mamah Ryan menanyakan.


Mamah ... Mamah sabar tenang dulu kita berdoa saja terbaik buat Boy ..sahut Ryan menenangkan kan Mamah ... Tar Ryan jemput manah dan papah.


Mamah Heni dan Papah Andi segera memutuskan untuk kembali ke Bandung bersama Ryan untuk menemani anak bungsu di rumah sakit.


Dalam perjalanan menuju rumah sakit, suasana mobil terasa begitu tegang.


Ryan merasa sedih dan khawatir dengan kondisi adiknya, sedangkan Mamah Heni dan Papah Andi mencoba memberikan semangat dan doa agar anak bungsu nya segera pulih.


Dalam perjalanan mamah Heni tidak henti henti nya mereka berdoa seraya bersedih mamah Heni.


Mamah ... Mah jagan sedih maah ... tetap tenang mamah .... Berkata Papah Andi penuh haru kepada mamah Heni.


Iya ... papah mamah coba tenang .... Jawab mamah Heni kepada papah Andi mencoba menenangkan diri.


iya ... Mamah .. Kita semua juga sedih maah ... Sahut Ryan.. Kita pasrah kan pada Tuhan dan selalu berdoa untuk keselamatan dan kesehatan Boy.


mobil melaju kencang menuju rumah sakit Hasan Sadikin Bandung.


Perjalan mereka sangat jauh dari jakarta menempuh kurang kebih satu jam setengah.


20 menit lagi kita sampai tetaptenang kita memasuki tol padalarang sebentar lagi cimahi kita sudah dekat.


mereka sampao pintu keluar padalarang dan meneruskan tol cimahi kopo.


Sesampainya di rumah sakit Hasan Sadikin Bandung dan memarkirkan mobil mereka, Ryan dan keluarganya langsung berlari menuju ruang operasi dimana adik bungsu Ryan sedang menjalani operasi.


Mereka melihat dokter dan perawat yang sedang sibuk melakukan operasi, Ryan merasa tak sabar menunggu dan hanya bisa berdoa agar adiknya segera diberikan kesembuhan.

__ADS_1


Setelah beberapa jam berlalu, akhirnya dokter keluar dari ruang operasi dan memberikan kabar bahwa operasi telah berhasil dilakukan dengan sukses.


Bagaima dokter keadaan adik saya Boy ... Bertanya Ryan kepada dokter.


Alhamdulilah pak operasi berjalan lancar tidak ada kendala apa pun sekarang Pasien akan menjalani beberapa pemeriksaan lain secara insentiv.


Adik bungsu Ryan masih harus dirawat di rumah sakit selama beberapa hari, namun kondisinya sudah membaik dan stabil.


Ryan dan keluarganya merasa sangat bersyukur atas kesembuhan adik bungsu Ryan.


Mereka menunggu di rumah sakit dan Boy sudah di kamar VIP dengan penangan maksimal dokter dan suster.


Mereka menghabiskan waktu di rumah sakit untuk menjaga dan merawat adik bungsu Ryan sampai kondisinya benar-benar stabil dan siap untuk pulang ke rumah.


Dan Bella pulang duluan ke rumah Mamah Heni di bandung daerah Dago.


yuk mamah .. Papah kita pulang dulu sebentar sambil kita bersih bersih badan dan mengambil


keperluan yang akan di bawa kembali ke rumah sakit.


Iya .. Ryan yuk kita pulang..jawab mamah.


Ketika mereka tiba di rumah, Bella sudah menunggu di depan pintu dengan senyum bahagia.


Dia merasa lega karena keluarga Ryan sudah kembali dengan selamat dan adik bungsu Ryan sudah berhasil dioperasi dengan sukses.


Malam itu, keluarga Ryan berkumpul di ruang keluarga dan mengucapkan terima kasih kepada Tuhan atas kesembuhan adik bungsu Ryan.


Mereka merasa bersyukur karena telah diberikan kekuatan dan kesabaran untuk menghadapi situasi yang sulit tersebut.


Dengan perasaan lega dan bahagia, keluarga Ryan mengakhiri hari tersebut dengan berdoa dan beristirahat untuk menghadapi hari-hari yang akan datang.


Esok paginya, Ryan dan keluarganya kembali ke rumah sakit untuk menemani adik bungsu Ryan.


Mereka membawa bunga dan buah-buahan untuk memberikan semangat dan menghibur adik bungsu Ryan.


Di rumah sakit, Ryan dan keluarganya bertemu dengan dokter yang menjelaskan kembali kondisi adik bungsu Ryan dan memberikan saran-saran untuk menjaga kesehatannya.


Mamah Heni dan Papah Andi memutuskan untuk menginap di rumah sakit untuk menjaga adik bungsu Ryan, sedangkan Ryan dan Bella kembali ke rumah untuk menyiapkan keperluan lain.

__ADS_1


Selama beberapa hari, Ryan dan Bella terus menghubungi Mamah Heni dan Papah Andi untuk mengetahui kabar adik bungsu Ryan.


Mereka berusaha memberikan semangat dan dukungan agar Mamah Heni dan Papah Andi tetap kuat dan sabar menjaga adik bungsu Ryan.


Setelah beberapa hari dirawat di rumah sakit, akhirnya adik bungsu Ryan diperbolehkan untuk pulang ke rumah.


Ryan dan keluarganya merasa sangat bahagia dan bersyukur karena adik bungsu Ryan sudah sembuh dan bisa kembali bersama keluarga.


Keluarga Ryan menghabiskan waktu bersama-sama untuk menjaga dan merawat adik bungsu Ryan di rumah.


Mereka saling bergantian menjaga dan memberikan perhatian kepada adik bungsu Ryan. Ryan dan Bella juga turut membantu dengan membersihkan rumah dan memasak makanan untuk keluarga.


Beberapa minggu kemudian, adik bungsu Ryan sudah pulih sepenuhnya dan bisa kembali beraktivitas seperti biasa.


Keluarga Ryan merasa sangat bersyukur dan berterima kasih atas dukungan dan doa dari keluarga dan teman-teman mereka.


Dalam kejadian tersebut, Ryan dan keluarganya belajar untuk lebih menghargai keluarga dan menjaga kesehatan mereka.


Mereka merasa bersyukur karena telah diberikan kekuatan dan kesabaran untuk menghadapi situasi yang sulit, dan bersyukur atas kesembuhan adik bungsu Ryan yang menjadi berkat bagi keluarga mereka.


Setelah kejadian tersebut, Ryan dan keluarganya menjadi lebih dekat dan saling mendukung satu sama lain.


Mereka belajar untuk lebih menghargai waktu bersama dan mengambil tindakan preventif untuk menjaga kesehatan mereka.


Ryan dan Bella juga menjadi lebih peka terhadap kondisi orang-orang di sekitar mereka.


Mereka berusaha untuk selalu membantu dan mendukung orang-orang yang membutuhkan, seperti memberikan donasi ke lembaga-lembaga sosial dan relawan di sekitar mereka.


Keluarga Ryan juga menjadi lebih sadar akan pentingnya asuransi kesehatan dan perlindungan finansial.


Mereka memutuskan untuk mengambil asuransi kesehatan dan mengelola keuangan mereka dengan lebih bijak agar bisa menghadapi situasi darurat seperti yang mereka alami sebelumnya.


Ryan dan Bella juga belajar untuk lebih menghargai hidup dan menikmati setiap momen yang mereka miliki bersama.


Mereka lebih sering melakukan kegiatan bersama keluarga dan teman-teman, seperti piknik, hiking, dan berkemah di alam bebas.


Dalam perjalanannya, Ryan dan keluarganya mengalami banyak pengalaman yang merubah hidup mereka.


Mereka belajar untuk selalu bersyukur atas berkat-berkat yang diberikan dan mengambil tindakan positif untuk mencapai tujuan hidup mereka.

__ADS_1


__ADS_2