
waktu terus berganti begitu pun bulan,sudah hampir enam bulan gia dan luna kembali bertugas sebagai abdi negara,yang menjaga perdamaian negara tercinta walau nyawa mereka yang jadi taruhannya, karena itu lah resiko dari cita-cita mereka sendiri.
di rumah keluarga revin semua sarapan pagi bersama-sama di meja makan,di tambah Revi yang sudah melahirkan.
"mama,papa kami berangkat ya duluan ya,ada kuis di kampus hari takut telat"ucap Rey ke-dua orang tuanya.
"iya kalian berangkat lah,dan hati-hati jangan ngebut-ngebut kalian bedua"sahut revin ke-dua remaja itu.
"baik"jawab Rey yang berdiri dan menyalami mereka semua.
"kalau gitu kami berangkat"ujar Yuda yang berganti menyalami Meraka.
mereka pun berangkat ke kampus dengan mengendarai motor mereka masing-masing, hingga sampai di kampus.
"ayo"kata Yuda
"hmmm"jawab Rey datar
Yuda hanya terkekeh melihat Rey sifat Rey yang datar dan dingin.
sementara dari jauh ada sepasang mata mengawasi mereka.
__ADS_1
"aku akan membuat mu bertekuk lutut pada ku Rey,jangan sebut aku tepat Anastasia jika aku tidak bisah menaklukkan mu"batin Reva
"ayu kita masuk,bentar lagi akan mulai masuk"kata enjel
mereka bertiga pun masuk ke kelas mereka dengan gaya mereka yang sok cantik dan centil.
Rey yang melihat reva dan yang lain pun ga perduli dan bersikap seolah-olah mereka tidak ada.
setelah sejam belajar,kini waktunya nya istri mereka pun keluar berjalan ke kantin.
"hai,apa kami boleh duduk"tanya Reva yang langsung Duduk di samping Rey.
"sialan,awas kau Yuda akan ku balas penghinaan ini" batin Reva sambil melihat Yuda sinis
"ga usah milihat ku, dengan sinis begitu"sambung Yuda datar
tiba-tiba Aldo datang membawakan pesanan mereka.
"mari makan"kata Aldo tanpa peduli dengan Reva dan teman-teman nya
"hmmm"jawab Rey
__ADS_1
mereka pun langsung memakan makanan mereka,dan ga ambil pusing dengan Reva dan yang lain.yang masih setia duduk di samping mereka.?
reva yang kesal di cuekin pun memilih pergi dari sana dengan tangan nya yang di remas.
"reva apa selanjutnya, mereka sampai sekarang belum bisah kita taklukkan"kata enjel
"kita jebak mereka,dengan begitu kita bisah mengamca mereka "jawab Revan tersenyum licik.
"cara nya Rev,aku ga mau yang aneh-aneh ,atau membunuh ya"kata enjel
Revan yang mendengar nya pun mejintak kidal enjel.
"ya ga lah, apa menurut mu aku gila,kita hanya akan menjebak mereka dengan tidur bersama kita"ucap Reva
"hah"apa kau yakin bahwa,aku takut justru kita yang malah kena"ujar Nia ke Reva yang tersenyum licik
"tenang saja biar aku yang urus"saja reva enteng.
Rey dan dua sahabat nya yang dari tadi mendengar pembicaraan mereka pun kaget,tapi mereka cepat sadar dan mengikuti rencana Revan dan ke dua teman nya.
"kita ikuti permainan mereka, berpura-pura lah seolah-olah tidak mendengar kan pembicaraan mereka,aku sudah punya rencana buat membalas mereka"kata Rey yang masuk ke kls dengan wajah datar yang di ikuti Yuda dan aldo
__ADS_1