
saat mereka sampai di kampus, mereka kaget karena banyak mahasiswa yang menggosip.
"ada apa ini,koq rame benar ga biasa nya"tanya Yuda
"Lo nanya ke gue, terus gue mau jawab apa,kita kan baru nyampe anjir"ucap Rey kesal ke sahabat nya itu
Yuda hanya cengengesan, sambil menggaruk kepalanya yang tak gatal itu.
"kalian tau ga berita pagi ini"ujar Aldo yang datang ga tau dari mana
"ga"Jawab Rey dan Yuda
"cihh, dasar sahabat ga ada laknat,belum juga selesai ngomong sudah di potong"kata Aldo
"hahaha,puas rasa nya ngejailin Lo pagi-pagi gini"sahut Yuda sambil menepuk pundak Aldo
"cihhh,umpat Aldo yang kesal
"maaf,ada apa "kata Rey
"Vidio Reva dan kedua sahabat nya itu, tersebar luas di internet bro"kata Aldo
"apa!kata Yuda yang kaget,dan langsung membuka hp nya"
"sudah kuduga,cihhh itu lah akibat nya jika berani bermain-main dengan ku"batin Rey
__ADS_1
aldo yang memperlihatkan, gelagat Rey yang ga kaget sama Sekali pun tersenyum.
"sudah kuduga jika Rey tidak akan kaget, karena ini semua rencana nya"batin Aldo
"ayo kita ke kelas saja"kata Rey yang pergi meninggalkan kedua sahabat nya itu tanpa mendengar jawaban kedua sahabat nya itu
"apa dia ga kaget sama sekali do"kata Yuda
"gue rasa ga,dia sudah memprediksi ini akan terjadi"jawab Aldo yang lari mengejar Rey yang sudah jauh
"woiiii... tungguin gue"kata Yuda yang berlari mengejar Aldo dan Rey
saat berjalan, banyak orang-orang yang menghina Reva dan kedua sahabat nya itu.
Rey pun tersenyum,
"gue rasa ga.pasti mereka sudah melihat nya
kata Rey
setelah sampai sekelas nya pun Rey masih mendengar gunjingan orang tentang Vidio syur Reva.
"woiiii... sahabat laknat, kalian berdua emang ya,ga ada perasaan sama sekali Sahabat sendiri di tinggal"kata Yuda sambil duduk di bangku nya.
"berisik"ucap Rey
__ADS_1
Aldo tersenyum melihat,Yuda yang kesal.
di kampus rey dan ke dua sahabat nya tertawa bahagia, berbeda denga Reva yang habis-habisan di marahin ke dua orangtuanya.
"kau...kau dasar anak sialan gak tau diri"bentak papa Reva
"maaf pa,hiks hiks,Reva ga tau siapa yang melakukan ini"kata Reva menangis Sambil memegang pipi nya yang di tampar papa nya
"cihh apa kau pikir dengan maaf mu itu semua akan baik-baik saja,hah,"bentak Doni papa Reva
"sudah sayang jangan marah terus,kasian putri kita"kata Hanum mama Reva
"ini semua juga karena mu, lihat lah hasil didikan mu itu yang hanya bisah bikin malu
saja"kata Doni papa Reva
"siapa yang melakukan ini,pasti ada yang sengajak melakukan nya"batin Revan yang marah.
"mulai sekarang kau di larang keluar,dan kau urus putri mu itu"kata papa Reva yang pergian
ke kamar nya.
Reva bukan lah anak orang kaya dan juga bukan anak orang miskin, karena papa Reva punya usaha cafe walau kecil tapi cukup untuk makan mereka sehari-hari.
"apa kau sudah puas mempermalukan kami Reva ,hah,"bentak mama Reva
__ADS_1
"maaf ma"jawab reva