
"assalamu'alaikum jen".
"wa'alaikumsalam ci,sendiri??".
"iya nih,madan ngabarin aku dan nyuruh kesini".
"ooo,eh kamu mau minum apa ci?".
"biasa".
"bentar ya aku buatin".
"assalamu'alaikum cioooo". teriak riza yang baru sampai dan langsung duduk di hadapan ku.
"wa'alaikumsalam za, tofa, eh ada cewek juga".
"nama aku fuji utama,dan aku cowok cia". jawab fuji yang di tertawakan oleh kami.
"madan belum datang??,kemana tu anak,?".
"madan chat kalian juga?". tanya ku pada tofa.
"yoi".
"loh kalian ngapain kesini??". tanya jena yang datang dengan segelas capucino.
"madan bilang ada hal penting yang mau dia bicarakan". ujar fuji.
"jena tolong buatin......".
"assalamu'alaikum huyuuuu sorry all,jalanan macet,jena buatin yang segar segar ya!". kedatangan madan memotong ucapan tofa.
"wa'alaikumsalam nyambar aja lu dan".
"eh dika sama sofi udah datang,sini duduk". ucapan tofa membuat ku menoleh.
"duh duh udah komplit ni geng gesrek, bentar ya aku buatin minuman dulu".
"jen aku bantuin yuk,pelanggan kamu udah pada berdatangan".
"iya ci,udah jam makan siang,yuk lah".
"madan bicara nya ntar aja ya,aku bantuin jena dulu".
"woiiii liatin cia nya biasa aja donk ji,segitunya banget". teguran riza mengagetkan fuji yang menatap kepergianku.
"lu mau buat gua mati muda ya,ngagetin aja lu".
"gays kayak nya aku sama kak madan harus bantuin kak jena dan kak cia, yuk kak madan".
"tapi kakak masih capek sof".
"ih ayuk kak!!".
"kalau di perhatiin cia makin makin ya".ucap dika yang melihat sofi sudah memasuki pintu dapur.
"eh dik,awas ya lu dekatin cia lagi,gak ridho gue".
"kenapa sih loh riz,posesif banget ke cia ingat lu itu pacar nya jena,bukan cia".
"gua sahabat nya gak sembarang orang bisa dekatin cia,apalagi lu".
__ADS_1
"huuust malu tau sama pelanggan jena". tegur tofa menengahi.
di dapur aku membantu jena membuat minuman,melihat kehadiran sofi dan madan memasuki dapur dan mengambil celemek,aku punya ide jahil untuk mengerjai mereka.
"jen,kamu udah buat adonan untuk ayam cryspi belum?".
"belum ci,kenapa?".
"eh ada madan dan sofi,mau bantuin kita ya,kebetulan nih,jena belum buat adonan ayam scryspi,padahal banyak yang mesan,tolong ya kalian berdua buat adonan nya".
"ciaaaa". teriak ketiga sahabat ku memandang ku aneh.
"biarin aja jen,sekali kali kan ngerjain dua tuan putri ini". bisik ku pada jena,dan di setujui oleh jena.
"iya madan,sofi pesanan ayam cryspi lagi banyak,tolong buatin ya adonan nya".
"duh jena,kamu kan tau aku baru selesai manicure padicure,gak ah kalian aja".
"kamu deh sof,nangung nih kalau aku yang kerjain,aku masih buat minuman".
"aduh kak cia, sofi gak pernah buat begituan,lagian sofi juga baru kutek an,masa mau ngaduk ngaduk adonan".
"kalian niat nolongin gak sih??".
"iya jen iya,mana nih bahan buat adonan nya?".
"itu udah di siapin".
"kak cia niat banget nyuruh kitanya".
"jen,gimana ngaduknya nih?".
"iya cia,tapi nanti kuku aku patah gimana".
"kak cia tolong tuangin tepung nya".
"jena,tambahin lagi airnya".
saatnya kami beraksi aku melihat ke arah jena jena pun melihat ke arahku dan langsung mengedipkan mata,aku menuangkan tepung ke dalam mangkuk,tapi dengan sengaja tepungnya tertumpah di tangan sofi,yang habis perawatan,sedangkan jena sengaja memasukan air dalam porsi yang banyak,hingga sampai tumpah mengenai sepatu madan yang kelihatan masih baru.
"aaaaaaaa"
"sepatu aku jenaaaa".
"tangan aku kena kak cia".
"hahaha,emang enak di kerjai??hahah".
"awas ya kamu cia,nih rasain nih".madan mengejarku berniat untuk mencemongkan muka ku dengan adonan cair di tangan nya.
"kak jena juga rasain nih". sofi pun melakukan hal yang sama,hingga akhirnya dapur jena menjadi makin berantakan.
bugh...
"aduh".
"hahaha,nagkap kodok sof,dapet kodoknya?".
"kak cia jahat banget sih sakit ini tau".
"madan masih aman??hahah".
__ADS_1
"kok banyak burung yang muter muter di depan aku".
"hahahaha,sini aku bantuin". aku dan jena membantu madan dan sofi berdiri,saat acara kejar kejaran tadi tanpa sengaja sofi terpeleset dan menabrak madan,dan berakhir membuat mereka jatuh.
beberapa menit kemudian kami melanjutkan pekerjaan kami yang tertunda.
"cia tolong anterin ke meja nomor 10 bisa?".
"bisa sini aku yang anter".
🌺🌺
"selamat menikmati". aku memberikan senyuman pada pemilik pesanan yang aku antarkan,aku berjalan ke meja nomor sebelas dan mengambil gelas dan piring kotor,saat akan berbalik tanpa sengaja aku menabrak seseorang.
bugh..
"astaghfirullah maaf saya gak sengaja". aku panik dan menunduk kan pandangan,aku melihat ke arah sepatu orang yang tabrak ternyata dia seorang lelaki.
"aduuuh cia kamu gak apa apa?".
"aku gak apa apa kok jen,tapi abangnya...".ucapan ku terpotong oleh perkataan jena.
"udah gak apa apa cia biar aku yang urus,kamu istirahat aja".
"sekali lagi saya minta maaf ya,jen maaf ya". aku masih merasa tidak enak hati,aku terus menunduk karena merasa bersalah dan tidak berani melihat siapa yang telah aku tabrak.
"maafin teman saya pak,saya akan bertanggung jawab atas ketidak nyamanan ini".
"tidak perlu jena,oiya saya mau pinjam mushola boleh?".
"iya pak boleh,ini kuncinya".
aku kembali bergabung dengan teman ku,dan duduk di sebalah riza.
"cioo kenapa tu muka di tekuk aja,you have a problem?".
" i am oke za,kita ke mushola yuk udah mau azan tuh".
"iya jena sama yang lain mana?".
"paling ntar nyusul".
aku sudah memasuki mushola tapi aku tertegun mendengar suara azan yang sangat indah di lantun kan oleh seseorang,karena penasaran aku berjalan mengendap endap berniat mengintip.
"masya allah bagus banget suara azan nya,tapi kok gak kelihatan ya wajahnya".
"ngapain kamu ngintip ngintip saf depan?".
"allahu akbar terkejut aku,madan kamu ngapain ngejutin aku gitu,kamu mau liat aku mati muda apa ya?".
"astaghfirullah haladziim cia ngomong nya ngelantur ih,lagian kamu kenapa ngintip ngintip gitu sih?, hayoo kamu liatin siapa?".
"liatin malaikat atid".
"hah kenapa?".
"mau aku aduin tingkah buruk kamu yang ngejutin aku kayak tadi". aku langsung meninggalkan madan untuk melaksanakan solat sunah.
"dih kamu yang kagetan malah nyalahin aku".
hai man teman cerita pertama aku ini,mudah mudahan dapat menghibur teman teman semua,mohon kritik dan saran ya,trimakasih.
__ADS_1