Cinta Milik Cia

Cinta Milik Cia
minta nomor hp


__ADS_3

indah sedang mengaji tapi aku tidak menyimak,karena pikiranku sedang bercabang,terlintas di pikiranku tentang saembara yang temanku bicarakan.


"ciaa giliran kamu!!".


"cici kamu di panggil ustadz umar tu,ci cici". mumut menyenggolku dan membuatku tersadar atas lamunanku.


"eeeem sorry apa mut?".


"cia sekarang giliran kamu yang mengaji". ulang ustadz umar.


"baik ustadz".


aku benar benar kesal pada diriku sendiri,saat membaca alquran aku malah banyak salah,dan bacaanku sering di perbaiki sya dan ustadz umar,aku benar benar malu.


"shodaqallahul adzim".


"ukhty membaca alquran itu pelan pelan saja asal huruf,tajwid dan panjang pendeknya benar,dan saat membaca alquran usahakan fokus saja pada ayat yang terdapat dalam alquran".


"saya paham ustadz maaf". aku menundukkan kepalaku merasa tertampar atas ucapan sya,dalam hati aku terus beristighfar.


🌺🌺


"cici kamu jadi ikutkan saembaranya kita,ayok putuskan sekarang mumpung sya lagi sendirian".


"ish aku gak mau ikut saembara gak menguntungkan kalian,gara gara saembara kalian aku jadi gak fokus ngaji".


"yeeee itu mah salah kamu sendiri, so kamu yakin gak ikut?, ni ya kalau salah satu di antara kami dapat nomor nya sya kami gak akan bagi ke kamu loh".


"bodo amat". aku meninggalkan fitri yang menjegatku di depan toilet.


"badmood kenapa ci?".


"karena cewek sekomplek yang ganjen".


"lah apaan sih ci gak jelas, btw cici gak ikut saembara yang mereka lakukan?".


"gak ah gak penting,ngapain juga ".


"ayolah ci,siapa tau cici menang bisa minta nomor hp bang sya".


"bang? sejak kapan kamu panggil dia abang?".


"mmmm barusan,ya lagian kan emang dia lebih tua dari indah tapi indah serius ini,cici ikutan aja minta nomor hp bang sya,kalau cici menang cici bisa minta apa aja sama mereka yang kalah kan".


"iya juga sih,yaudah kamu tunggu disini cici kesana temuin mereka".


"semangat ci,cici pasti bisa".


aku bergabung dengan teman ku,aku melihat ada riska di dekat sya yang sedang main hp,dari raut wajah riska mungkin aja sya mengabaikan nya.


"cici ngapain? mau ikutan kah?".


"iiish siapa juga yang mau ikutan, no banget".


"heleh,terus kalau gak ngapain kamu disini?".


"dengar ya desri,whatever me kalau aku mau dimana,disana disini atau dimana mana terserah aku".


"hehehehe,riska gimana dapat?".


"gak des di kacangin mulu".


"hahaha kasihan deh lu emang enak".

__ADS_1


"cici iiih kamu mah jahat banget,emang kamu bisa dapatin nomor sya?enggak kan mangkanya jangan songong".


"ya aku emang gak mau".


"tinggal mumut dan sinta kalau kalian gagal,sudahlah kita memang bukan type nya".


"emang bukan kalian type nya dewi".


"kamu banyak omong ya".


"realita kan kalian gak dapetin nomornya udah banyak yang coba malah, kalau aku yang minta pasti dapat,cuma aku gak mau".


"diiih PD banget kamu ci,buktiin kalau emang bisa".


"fitri sebenarnya aku gak mau,tapi yaudah deh kalau kalian maksa". aku berjalan ke arah sya yang masih fokus pada hp nya,aku berniat akan mengancam sya agar bisa memeberikan nomor hp nya padaku.


"ekhm".aku kesal karena sya hanya diam tanpa menoleh.


"ekhm". sekali lagi aku mencoba berdehem tapi sya seperti tidak mendengar. aku mencoba lagi hingga aku terbatuk batuk


"ekhm ekhm ekhm uhuk uhuk uhuk".


"kamu kenapa cia?".


"uhuk. itu kamu lagi ngapain?". aku mencoba menetralkan suaraku.


"aku sedang menghafal,ada apa cia?". aku melihat sya mematikan hpnya.


"aku itu aku mau".


"aku mau apa cia?kalau bicara yang jelas".


"aku mau minta nomor hp kamu". aku menjawab cepat dan langsung menutup mataku tidak melihat ekspresi sya.


"itu saja?? harusnya kamu bilang dari tadi ,nii kartu nama aku".


bukan hanya aku yang terkejut melihat sya memberikan kartu namanya,tapi juga temanku yang yang masih menganga melotot seakan tidak percaya.


"kamu minta kan?".


"yes thanks hehe". aku mengambil kartu itu melihat nomor hp sya,dan aku membalikkan kartu itu aku lebih terkejut melihat nama kepanjangan sya, aku langsung menyodorkan kembali kartu itu kepada sya.


"apa?".


"aku gak jadi minta nomor nya,aku duluan assalamu'alaikum".


🌺🌺


"cici bangun ayuk sahur!".


"iya ndah bentar".


kliiiik


"lah cici udah bangun ternyata".


"udah mandi pun sudah".


"oiya ci indah mau tanya,kenapa cici balikin lagi nomor hp bang sya,padahal yang lain udah pada senang cici dapat nomor hpnya bang sya,eh malah cici balikin lagi".


mendengar ucapan indah aku langsung menarik indah ke dalam kamar ku dan menutup pintu kamar.


"ndah kamu tau nama kepanjangan sya?".

__ADS_1


"gak, yang indah tau cuma syawal,kenapa ci?".


"syawal syafi'i azzarat".


"terus kenapa sama namanya ci?".


"azzarat ndah AZZARAT". ucapku kembali menekan kata azzarat.


"ya allah dunia sempit banget ya,tapi dia siapa nya? kenapa nama belakangnya sama?".


"mana cici tau,pokoknya cici gak mau lagi ketemu sama dia".


"cici indah kenapa pintunya di kunci".


kliiiik..


"maaf bun hehehe".


"ya ampun indah,kamu bunda suruh bangunin cici malah nyangkut disini,udah ah ayuk sahur dulu!!".


hari ini begitu cepat berlalu,pulang dari kantor aku langsung ke toko kue jena,karena aku mendapat pesan semua sahabatku sudah berkumpul disana.


"assalamu'alaikum".


"wa'alaikumsalam sini ci!!".


"gak usah modus fuji".


"eeee madan yang kosong cuma bangku di sebelah aku,terus kamu mau suruh cio duduk dimana ha?".


"dik lu geser ke samping fuji,sofi kamu geser di samping dika,cio duduk di samping sofi!".


"aelah riza posesif banget sih lu".


"masa??".


"iya".


"bodo".


"hahahahaha".


"jen kamu bilang ada hal penting,hal penting apa?".


"oiya jadi gini puasa ke lima pak sya ngundang kita semua ke rumah nya untuk buka puasa bersama,dia juga mengharapkan ke hadiran kita semua".


"wah gua pasti datang".


"lu mau bawa bungkusan kan? hahaha gua udah baca fikiran lu tofa".


"iiih riza suudzon aja kamu".


"kok kamu cubit aku sih jen,sakit tau".


"mamam tu cubitan dari ketupat lu".


"khoir". tegur madan.


"guys i am so sorry because I can't come".


"but why cio?".


( duh aku jawab apa ke riza,gak mungkin juga kan aku bilang salah satu alasan nya untuk menghindari sya).

__ADS_1


"cia kamu ada masalah?".


"oh gak kok jen,tapi aku di ajak ayah ke rumah teman nya,kebetulan juga teman nya juga ngadain buka bersama dirumahnya".


__ADS_2