CINTA PALSU 2 (Bayang Masalalu)

CINTA PALSU 2 (Bayang Masalalu)
Boyongan


__ADS_3

Dengan baju


santai sungguh mempesona, melihat baju mencari ganti ternyata "sayang


pakai ini saja rok


 Span jeans


dengan kaos atau blus ini baru ?" erik  "mas," tyo


"iya aku suka saat kamumemakaiknya" impal erik


Tyo melepas


daster dengan sengaja menampilkan sikembar juga segitiga menawan "sayang jadi


berangkat ?"erik menanyakan itu,  tanpa doso melihat suami yang


menanyakan hal itu "iya kenapa maz ?"tyo dijawab pelukan dan


seterusnya sampai setengah jam saja mereka keluar untuk sama-sama masuk kamar


mandi untung tidak ada orang bukan langsung mandi malah mereka bermain


lain, hasrat yang telah terpenuhi akhirnya bisa berganti dan pergi kerumah


sakit


Bunda dengan


senang melihat bunda sudah bisa berjalan jalan di taman sayang bunda mau


pulang dengan nampak bahagia erik menyalami orang tua keduanya, "erik urus


semuanya bund," pinta erik sembari melihat dengan pertanyaan lirih masih


terdengar "mana tondua ?" bundapun menjelaskan "dikamar mereka


barusan tidur semalam jagain bunda bergantian kasihan mereka" tyo tahu


akan sesuatu "maz inget janjimu" pernyataannyanya dengan sigap erik


pun memberiakn jawaban " iya mas urus sendiri ,mas tinggal sebentar"


"sayangnya


bunda" dengan pelukan penuh hangat "bagaimana kuliahmu"


"iya bund, maz juga segera sidang skripsi tyo masih semester 6 masih bisa


santai" jawab tyo "kalian harus segera pulang nanti lburan baru


pulang lagi, bukannya bunda mengusirmu sayang, bunda hanya ingin kuliahmu selesai.


Apalagi suamimu habis mengeluarkan banyak uang" bunda mengatakan sembari

__ADS_1


menerawang "tenang bund semua terserah maz saja tyo ngikut".


Berpegangan


masuk keruangan melihat toni masih tertidur, dengan berlahan masuk tono yang


keluar dari kamar mandi heboh "maaf non" dengan terbata "sudah


kalian bisa sarapan dulu ini" tyo melihatnya penuh kasih bukan seorang


bawahan atau pembantu "makasih non kami memang lapar, tontoni bangun


nontyo sudah" tono membangunkan kembarannya "datang" dengan


gelagapan toni melihat sekitar dan berhenti di depan tempat tidur khusus itu


mengatakan "ma maaf non" tyo hanya tersenyum "sudah mandilah


segera sarapan" "baik non permisi " toni ingin keluar


"mandi disini saja mau kemana ?"tyo mengisyaratkan sesuatu


"baiknon" dengan sigap jawaban toni


 


Ceklek


Nampak


Mereka


saling berpelukan dan pastilah dengan banyak mata memandang "apa kabarmu


sayang ?"tyo"baik"wanda  "ayo kukenalkan


ibuku"timpal tyo "bund ini sahabatku selain memey juga dewi, bund ini


wanda"hay nak, anak bunda jadi banyak semoga kerasan nanti" bunda


"pasti bunda"jawaban wanda pasti


"om


dianggurin nich,"dokter sekaligus om erik "eh iya maaf, om irfan ini


omnya maz erik dokter juga bund"tyo kembali menjelaskan,


merekapun dengan berjabat tangan.


"om


sudah datang?!"  erik ndak bilang bilang naik apa kesini di


beritahu tondua dengan menyewa mobil pastinya

__ADS_1


"maaf


hp erik mati lupa ngecas, dirumah lagi hehehehe" erik dengan wajah sedikit


bersalah "sudah om gpp, ini permintaanmu"om irfan dengan memberikan


amplop ke aaerik " makasih om, aku pikir sekalian ngurus pernikahan"


"husst jaga bicaramu, nanti malah lari duluan, om yang kerepotan" om


irfan "serahkan istriku saja" timpal erik "terserah kamu, om mau


makan lapar ini" "om bisa ber empat makan masakah khas


pedesaan"pinta tyo tanpa menunggu ternyata lahap juga om erik makan,


dokter visite datang ternyata sahabat om erik dengan lahap menikmati makanan


soktak kaget melihat salah satu sahabatnya mengatakan "herman?!"


"eh lo fan" berpelukan saling memuji gimana sudah gol belum maunya


segera cuman belum ada yang pas juga sedikit melirik tyo


"bentar


menyelesaikan tugas negara dulu" dokter rupawan itu memeriksa dan


merekomkan pulang dengan catatan "jaga kesehatan bunda ya" berlalu


"fan nanti telp2nan yaa" "okey" sahut om erik


"sayang


tanda tangan dulu sini" setelah meneliti buku dua warna ndan tyopun


menitikkan air mata melihat buku nikahnya "maass, makasih"tyo dengan


masih berkaca kaca "tanda tangan dulu, jangan membuatku tegang karena


takut kamu tinggalkan lagi" erik "ndak akan maz, tidak akan makasih


yang tahu cerita mengapa kenapa menatap haru tanda tangam usai resmi sudah


suami istri secara hukum yang terlebih dulu secara agama, bunda melihat itu


bahagia dan mereka pulang sesuai jadwal rekomendasi dokter


Like vote


komen


Ditunggu ya


sababat novel ter......

__ADS_1


__ADS_2