CINTA PALSU 2 (Bayang Masalalu)

CINTA PALSU 2 (Bayang Masalalu)
Kembali


__ADS_3

Om Erik datang meminta persetujuan untuk melakukan tindakan medis untuk kedua anaknya dimana salah satunya melemah. Erik berlari sedangkan Tyo kembali mengalami reaksinya, detak yang tadi hilang kini mulai berbunyi di layar detektor Om Irfan segera mengambil tindakan, sedangkan Erik tak tau itu, kini Tyo tengah kembali stabil berkat gerak cepat om Erik juga perawat, Erik melakukan permintaan dokter dengan persetujuannya kini jagoannya satu mulai stabil tidak untuk yang satunya.


Kini kembali kenyataan Erik temukan kehilangan lagi, disisi lain wanitanya sadar dalam lemah meminta bayinya kepada Irfan dan benar ifran Om Erik mengerti itu. Tanpa jeda dengan keterampilannya mengerti kata dan mengambil bayi yang di ruang sebelah dengan perselisihannya tapi senioritas yang kental membawa kemenangan, kakek ingin melihat kalian bahagia dan membawa yang tengah dinyatakan tidak bernyawa untu digendongnya dan di berikan diatas pelukan Tyo yang kini hanya mampu bergerak tangan saja.


Dengan air mata Tyo membelai jagoanya dan seakan satunya menginginkan itu juga dengan nyaringnya menangis dan mata yang memandang itu seakan tidak yakin karena dokter berlebel spesialis tahu tadi wanita itu tengah dinyatakan mati, dan bayi yang tengah di atas dadanya kinipun mulai terusik tangis sang ibu juga kembarannya. kembali keajaiban Tuhan turun diwaktu bersamaan gerakan mungil itu seakan mencari sesuatu. Dan usaha yang ia lakukan membuatnya geram hingga bersaing dengan kembarannya saling menangis kencang.


semua orang tengah tercengang dengan melihat keajaiban hari ini, Erik terlebih lagi. Acara menangis usai dengan senyum kebahagiaan jagoannya mulai stabil dengan perawatan ekstra di tempatkan di tempat yang sama. setelah yang sehat ikut juga dalam pelukan Bundanya.

__ADS_1


Erik tak kuasa menanti diluar setelah semuanya harus dilakukan pemeriksaan baik jagoanya juga sang istri.


Tangis yang pecah diluar di tambah Wanda tengah hadir juga dengan bibik saling berpelukan, kini nampak Erik menimbulkan tangisnya sendiri.


"mas Tyo ?" pertanyaan Wanda tergantung penuh emosi sedih. "semyamya baik baik saja" Erik masih penuh ketidak percayaan atas anugrah besar yang tengah Tuhan berikan tadi.


Beberapa jam berlalu membawa semua orang dalam rasa syukur bahkan Tono bersujud syukur atas berita itu.

__ADS_1


"Istirahatlah dulu, masih banyak waktu Esok" Wanda penuh cinta mengatakan itu. Anggukan Tyo memberikan ketenangan untuk semua.


Sayangnya itu tidak terlalu lama beberapa jam kemudian mereka menangis dan memerlukannya untuk minum dan makan secara alami.


Erik yang mendengarpun segera mendekat dan meminta perawat membantunya dengan bantuan Erik Tyo mulai setengah duduk dan memberikan ASI perdananya. Bukan hanya Rintihan tangisanpun bersamaan dengan esapan pertama mereka begitu lahap hingga terlelap, dengan bantuan perawat mereka dipindahkan ke box bayi mereka.


Dengan bahagia Erikpun menitikkan air matanya, dan memberikan kecupan diujung rambut sang istri penuh cinta.

__ADS_1


"Ingin makan apa mam ?" Tanya Erik, "Pingin nasi panas, soto ayam" Tyo sungguh mengatakan itu. "bibik bikinkan" istri pak mamat semangat "beli saja buk" jelas wanda "ayo Ton" ajak Wanda.


"Makasih" Erik berucap itu dengan penuh cinta untuk semua orang yang ikut berbahagia tengah malam menuju pagi


__ADS_2