CINTA PERAN DAN TANGGUNG JAWAB

CINTA PERAN DAN TANGGUNG JAWAB
Kali Pertama


__ADS_3

Ke esokkan harinya Hyeon Ju bangun lebih awal karena Ia harus bersiap-siap untuk melakukan testnya yang kedua sekaligus testnya yang terakhir di USCF.Setelah mempersiapkan diri Hyeon Ju akhirnya turun ke lantai bawah beserta barang bawaannya yang akan Ia gunakan nanti.


.


Setelah Hyeon Ju menyelesaikan test yang terakhirnya dikampus waktu sudah menunjukan pukul 17.00 waktu setempat yang artinya Hyeon Ju melewatkan waktu makan siangnya.


"Aigooo baegopeuda...." katanya sambil memegang perutnya yang memang sudah meronta untuk diisi,tanpa berlama-lama Ia pun bergegas kerestoran yang ada didekat kampus.


"Permisi.." katanya sambil memanggil pelayan,


"Iya,ada yang bisa saya bantu.." kata pelayan tersebut,


"Saya mau pesan steaknya 1 dan minumnya air putih saja.." jawab Hyeon Ju,


"Mohon tunggu sebentar yah.." sahut pelayan sambil mengantarkan catatan pesan ke meja pemesanan. Tak lama kemudian pesanan Hyeon Ju tiba, "Silahkan dinikmati.." kata pelayan. Sambil menikmati makanannya Hyeon Ju sesekali juga menikmati angin hembusan sore hari tersebut,setelah menyelesaikan makanannya Hyeon Ju kemudian ke kasir untuk membayar tagihannya setelah itu meninggalkan tempat tersebut. Dikarenakan jarak dari kampus ke appartementnya dapat dijangkau dengan berjalan kaki Ia pun memutuskan untuk mencoba berjalan kaki sembari menikmati kota yang akan Ia tinggali beberapa tahun kedepan ini.


.


Diperjalanannya :


"Ahh..." teriaknya kaget,kemudian berlari karena melihat seseorang yang jatuh tak jauh dari tempatnya berdiri,


"Are you okay..?" tanyanya,sambil membantu orang tersebut.

__ADS_1


"It's okay..it's okay..." kata orang tersebut kepada Hyeon Ju,


"Seriously..?" kata Hyeon Ju tak percaya,


"Yess I'm okay.." sambil mencoba beranjak duduk ditempat duduk disamping mereka dengan dibantu Hyeon Ju. Hyeon Ju memperatikan gadis tersebut kemudian berkata "Lututmu berdarah.." sambil menunjuk kelutut gadis tersebut. Mendengar itu gadis tersebut spontan mengahlikan pandangannya ke lututnya yang terluka sambil berkata "Ahhh..".


"Sini biar ku bantu.." kaya Hyeon Ju,sambil mengoleskan obat yang sering Ia bawah kemanapun ke luka gadis tersebut namun sebelum itu Hyeon Ju membersihkannya memakai antiseptik terlebih dahulu,


"Ahhh.." teriak gadis tersebut,melihat itu Hyeon Ju tertawa sambil menggurutu "Apaan yang katanya ngak apa-apa.." mendengar itu mau tak mau membuat gadis tersebut tertawa meski menahan sakit dari lukanya,jadinya mereka tertawa bersama.


"Kamu tinggal disekitar sini..?" tanya Hyeon Ju,mengarah kelingkungan tempat tinggalnya di Pacific Heights area yang terkenal mahal.


"Iya.." jawab gadis tersebut yang sontak membuat Hyeon Ju membelalakkan matanya,melihat Hyeon Ju membelalakan mata Ia lantas berkata "Karena ayahku.." mendengar itu Hyeon Jo mengangguk mengerti maksudnya.


"Michella Lee.." katanya sambil tersenyum,kemudian balas bertanya "namamu..?"


"Ha Jin Ah.." jawabnya yang membuat Hyeon Ju semakin kaget lagi.


"Kamu dari korea..?" sahutnya menunggu jawab dari pihak lain,


"Yah aku dari korea,kamu juga.." kata Jin Ah yang membuat mereka berdua sama-sama bingung dan berakhir tak percaya.


"Dunia ini memang sempit sepertinya!" kata Hyeon Ju

__ADS_1


"Hahaha maybe.." jawab Jin Ah,diikuti dengan tawa keduanya.


Sejak saat itu dan seterusnya Jin Ah dan Hyeon Ju berteman dekat dan menjadi sahabat sekaligus patner untuk bersenang-senang.


Setelah mengantar Jin Ah pulang ke Appartemntnya yang ternyata tak jauh dari tempatnya tinggal kemudian Hyeon Ju pulang untuk membersihkan dirinya kemudian beristirahat.Tapi tepat dipintu masuk Gedung Appartement tempatnya tinggal,Ia bertemu dengan pria jangkung yang tinggi,tampan tapi sayangnya berpenampilan dingin yah he is Park Woo Jin yang saat itu baru tiba dan dikawal dengan ketat oleh pengawalnya serta mendapat perhatian lebih dari pihak keamanan,mereka berdua tak sengaja bertatapan muka,mata dengan mata tapi sayangnya tak berlangsung lama karena Hyeon Ju langsung pergi setelahnya seakan tak ada yang terjadi termasuk tatap bertatap tersebut.Tapi tanpa Ia sadari perlakuannya tersebut meninggalkan kesan yang mendalam terhadap pihak yang lain.


Setelah kejadian tatap menatatap tersebut Hyeon Ju yang saat itu tak berlama-lama kemudian masuk kedalam berlaga seakan-akan tak ada yang istimewa dari kejadian tersebut,kemudian Ia memperhatikan orang-orang disekitarnya yang terpaku pada satu sosok yang masih diluar "Aigoooo..aigooo.." katanya sambil menggelangkan kepalanya kemudian masuk kedalam lift.Berbeda dengan orang diluar yang saat itu masih terpaku diam keheranan terhadap sosok yang baru saja menghilang dari pandangannya.


"Tuan..!" kata asisten Woo Jin.


"Yah.." jawab Woo Jin seketika sadar dari lamunannya tentang kejadian yang barusan,kemudian Ia melangkah masuk memasuki gedung Appartemntnya dan diikuti oleh asistennya,penasaran akan gadis tersebut Woo Jin pun bertanya pada resepsionis yang sedari tadi memperhatikannya tanpa berkedip.


"Siapa gadis tadi..?" merujuk pada Hyeon Ju,


"Maksud anda..?" tanya resepsionis tak mengerti,


"Gadis yang masuk tadi.." jawabnya kesal.Woo Jin dikenal tak suka mengulangi perkataanya.


"Ahh maksud anda nona Michella.." jawab sang resepsionis.


"Iya siapapun namanya kenapa dia disini? Apakah kalian merekrut orang baru.." tanya Woo Jin yang dengan PDnya merasa tebakannya benar.


"Ahh sayang sekali kami belum merekrut orang dalam hal ini,tapi mengenai nona Michella Ia adalah salah satu penghuni appartement dilantai 29 nomor 999" jawab sang resepsionis.Mendengar hal itu senyum diwajah Woo Jin seketika menghilang dengan tak percaya dia pun bertanya sekali lagi "Kamu ngak salahkan..?" semabari menatap sang resepsionis dan dibalas dengan senyum menyakinkan dari sang resepsionis.Merasa tak puas dengan jawaban sang resepsionis kemudian Ia memanggil Pak Han untuk memeriksa kebenaranya tapi tak membuahkan hasil seolah Hyeon Ju telah memperkirakannya yang membuat Woo Jin semakin penasaran,tapi sayangnya rasa penasarannya tak berlangsung lama hingga Ia pun segera melupakan hal tersebut.Kemudian kembali fokus dengan pekerjaan serta meeting-meeting yang menunggunya.

__ADS_1


__ADS_2